Pengalaman Fans Usai Digocek Chelsea: Cuma Nengok, Gak Nyamperin

- Pendukung Chelsea di Hotel Fairmont Jakarta tidak sempat bertemu pemain yang langsung memasuki hotel.
- Zaky menilai kekecewaan lebih tertuju pada pengamanan dan jarak antara penggemar dengan pintu masuk pemain.
- Enrico memaklumi kelelahan pemain di tengah jadwal padat, sementara keduanya tetap senang Chelsea kembali ke Indonesia.
Jakarta, IDN Times - Fans harus menelan kenyataan pahit saat menunggu para pemain Chelsea datang ke hotel tempatnya menginap, Jumat (7/8/2026). Mereka tak bisa berinteraksi dengan para pemain idolanya, karena kena gocek usai masuk lewat pintu berbeda.
Terasa mengecewakan, karena fans sudah menunggu kedatangan Chelsea sejak siang di Hotel Fairmont, Jakarta. Tapi, ternyata tak semuanya kecewa. Adapun, kekecewaan itu juga tak dialamatkan kepada para pemain dan manajer Xabi Alonso, tapi pihak lain.
1. Kecewa dengan pengamanan, bukan pemain

Seorang penggemar Chelsea asal Tangerang Selatan, Zaky, mengaku kecewa karena gagal berinteraksi secara langsung dengan tim kesayangannya.
"Tadi kami sudah menunggu di sini. Sudah ada barikade. Tertib juga. Aman sih, tadi gak ada yang gimana-gimana. Gak terlalu chaos juga. Tapi ternyata Chelsea-nya timnya datang dari jauh sana. Dan lewat saja. Sama nengok doang. Gak ada yg nyamperin," kata Zaky, kepada IDN Times di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Namun, kekecewaan yang dirasakan bukan ditujukan kepada pemain melainkan kepada pihak pengamanan.
"Kalau kecewa sama pemainnya, enggak sih. Wajar kan karena kami terlalu jauh juga dari kami. Mereka nyamperin kami juga terlalu jauh," kata Zaky.
Zaky berharap ke depannya pihak keamanan memberikan kesempatan lebih kepada para penggemar untuk bisa lebih dekat dengan idolanya.
"Jadi lebih ke, kami disediain lah pengamanannya kalau bisa lebih welcome lagi ketika fans ketemu sama idolanya, sama pemain-pemainnya. Karena belum tentu ada tahun depan. Itu saja dari 2013 berapa tahun tuh sampai 2026 baru datang lagi kan? Harapannya, harusnya kami bisa difasilitasi lebih dekat. Kalau sudah dikasih, kami pasti jaga kok, gak mungkin aneh-aneh," kata Zaky.
2. Dari Solo rela cuti demi Chelsea

Lain halnya dengan Enrico, fan asal Solo, yang rela ke Jakarta untuk menonton aksi Chelsea saat jumpa AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Sabtu (8/8/2026). Enrico mengaku sudah berada di Jakarta sejak Kamis (6/8/2026) lalu, hingga mengambil cuti sampai Senin (10/8/2026) mendatang demi memenuhi impiannya untuk berinteraksi langsung dengan para pemain kesayangannya.
Sejak pagi hingga sore, Enrico menunggu di sekitar hotel dengan harapan bisa bertemu para pemain Chelsea. Baginya, kesempatan seperti ini sangat langka mengingat terakhir kali Chelsea datang ke Indonesia pada 2013, saat dia masih duduk di bangku SMP.
"Asal dari Solo. Dari Kamis sudah di Jakarta. Ambil cuti, sampai Senin. Saya datang untuk menonton pertandingan Chelsea vs AC Milan. Di hotel dari pagi udah sempat cek lokasi hotelnya. Sampai sore," kata Enrico.
Terkait para pemain yang tak sempat menyapa penggemar,Enrico memilih memaklumi situasi tersebut. Menurut Enrico, jadwal Chelsea sangat padat sehingga kelelahan menjadi alasan yang bisa dimengerti.
"Tadi banyak kebingungan. Fans kan ada clear area itu. Ini tempat penginapan, jadi gak boleh ada sign atau pertemuan. Dan pemainnya memang capek. Saya lihat tadi memang banyak pemain yang langsung masuk. Mungkin karena padatnya jadwal dan berpindah-pindah tempat. Besok, kan langsung ke Malaysia. Faktor utama keletihan pemain," kata Enrico pada kesempatan yang sama.
"Gak kecewa. Karena tahu itu kan kerjaan. Kan mereka bekerja ya. Kita saja kadang merasa capek bekerja. Jadi maklum. Sebagai fans setia, harus maklum," lanjutnya.
3. Senang Chelsea datang ke Indonesia

Zaky dan Enrico mengaku senang Chelsea akhirnya kembali datang ke Indonesia setelah 13 tahun. Ini dianggap oleh keduanya sebagai kesempatan berharga dan langka.
"Senang banget karena sudah cukup lama. Dulu, waktu 2013 juga aku datang masih SMA dulu; sekarang, sudah beberapa tahun kemudian, datang lagi. Aku senang banget. Sesuatu yang jarang juga. Spesial aja buat fans Chelsea," kata Zaky yang sudah menyukai Chelsea sejak 2005 lalu.
"Sebagai fans, senang banget apalagi lawannya bukan Indonesia All-Star. Kayak yang dibilang Erick Thohir, lebih baik melawan klub-klub yang sama selevel. Sehingga bisa ditonton entertainment-nya," sambung Enrico yang mengidolakan legenda Chelsea, Didier Drogba.

















