Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Penjualan Termahal PSG ke Klub Italia, Terbaru Goncalo Ramos!

5 Penjualan Termahal PSG ke Klub Italia, Terbaru Goncalo Ramos!
ilustrasi stadion Paris Saint-Germain, Parc des Princes (unsplash.com/timlontano)
  • Goncalo Ramos menjadi penjualan termahal PSG ke klub Italia setelah pindah ke AC Milan pada musim panas 2026 senilai 74 juta euro, sekaligus rekor pembelian Rossoneri.
  • Randal Kolo Muani menyusul ke Juventus seharga 41 juta euro pada Agustus 2026, setelah sebelumnya mencetak 10 gol dan 3 assist dalam masa pinjaman paruh musim.
  • Daftar penjualan besar PSG ke Italia juga mencakup Blaise Matuidi, Javier Pastore, dan Leonardo; Matuidi serta Leonardo meraih trofi, sementara Pastore terkendala cedera berulang di Roma.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sebagai salah satu klub terkaya di dunia, Paris Saint-Germain (PSG) tidak hanya dikenal karena gemar mendatangkan bintang-bintang top dengan harga fantastis, tetapi juga kerap melepas pemain-pemain bintangnya ke liga-liga top Eropa, salah satunya ialah kompetisi Serie A Italia. Nama paling baru adalah kepindahan Goncalo Ramos ke AC Milan yang berhasil memecahkan rekor transfer klub.

Hubungan bisnis antara Les Parisiens dan klub-klub papan atas Italia telah menghasilkan berbagai kesepakatan besar dari masa ke masa. Berikut adalah lima penjualan termahal PSG ke klub Italia.

  1. 1. Goncalo Ramos (Rp1,2 triliun) kedatangannya menjadi pembelian termahal AC Milan

    Terbaru, ada ​Goncalo Ramos yang resmi dilepas Paris Saint-Germain ke klub raksasa Italia, AC Milan, pada bursa transfer musim panas 2026. Paris Saint-Germain rela melepas Goncalo Ramos setelah sebelumnya ia tampil mengesankan di Parc des Princes. Penyerang Timnas Portugal ini ditebus oleh Rossoneri dengan nilai transfer fantastis yang berhasil memecahkan rekor pembelian termahal klub, yakni mencapai 74 juta euro atau sekitar Rp1,2 triliun.

    Selama memperkuat Paris Saint-Germain, Ramos sukses membukukan total 45 gol dan 10 assist dari 131 penampilan di semua kompetisi. Meskipun tampil cukup produktif, ia gagal mengunci tempat utama di skuad Luis Enrique akibat ketatnya persaingan di lini depan. Selama dua musim di Parc des Princes, Ramos juga berhasil membantu PSG meraih berbagai gelar juara, termasuk ialah trofi Champions League selama dua musim berturut-turut. Kesuksesannya inilah yang diharapkan mampu ia bawa ke San Siro.

  2. 2. Randal Kolo Muani (Rp716 miliar) sebelumnya pernah menjadi pemain Juventus dengan status pinjaman

    ​Randal Kolo Muani resmi meninggalkan Paris Saint-Germain untuk melanjutkan kariernya di Liga Italia setelah bergabung dengan Juventus pada Agustus 2026. Penyerang asal Prancis ini dilepas oleh Les Parisiens dengan nilai transfer yang dilaporkan menyentuh angka 41 juta euro atau sekitar Rp716 miliar. Kepindahannya ke Allianz Stadium diharapkan mampu memberikan angin segar bagi lini serang Si Nyonya Tua di bawah arahan pelatih Luciano Spalletti.

    Menariknya, ini bukan pertama kali Kolo Muani menginjakkan kaki di Allianz Stadium untuk membela panji Juventus. Sebelumnya, ia sempat merasakan atmosfer kompetisi Serie A ketika bergabung dengan Si Nyonya Tua pada bursa transfer Januari 2025 dengan status sebagai pemain pinjaman. Selama menjalani masa peminjaman paruh musim tersebut, Kolo Muani berhasil mencetak 10 gol dan 3 assist dari 22 penampilannya untuk Si Nyonya Tua. Performa tajam dan kontribusi instan yang ditunjukkan selama periode peminjaman tersebut diharapkan mampu kembali diulang setelah ia kini resmi menjadi pemain Juventus.

  3. 3. Blaise Matuidi (Rp434 miliar) berhasil membantu Juventus meraih banyak gelar domestik

    Blaise Matuidi menjadi salah satu gelandang pekerja keras paling ikonik yang pernah dimiliki Paris Saint-Germain sebelum akhirnya dijual ke Juventus pada Agustus 2017. Gelandang Timnas Prancis ini dilepas ke Turin dengan nilai transfer mencapai 25 juta euro atau sekitar Rp434 miliar setelah enam musim membela klub asal ibu kota Prancis tersebut. Kepindahannya langsung memberikan dampak instan bagi lini tengah Si Nyonya Tua berkat visi bermain dan mobilitas tingginya.

    ​Selama berkarier di Italia bersama Juventus, Matuidi berhasil mencatatkan total 133 penampilan di semua kompetisi dengan menyumbangkan 8 gol dan 8 assist. Ia juga sukses mempersembahkan sejumlah gelar bergengsi domestik selama membela Juventus, diantaranya ialah 3 gelar Serie A, 1 gelar Coppa Italia, dan 1 gelar Supercoppa Italiana. Perjalanan Matuidi bersama Si Nyonya Tua harus berakhir setelah ia memutuskan melanjutkan kariernya ke klub MLS, Inter Miami, pada Agustus 2020.

  4. 4. Javier Pastore (Rp429 miliar) dinilai gagal di Serie A akibat masalah cedera betis yang berulang

    ​Javier Pastore yang sempat menjadi ikon awal era modern Paris Saint-Germain akhirnya dilepas ke klub Serie A, AS Roma, pada Juli 2018. Gelandang kreatif asal Argentina ini dijual dengan nilai transfer yang mencapai 24,7 juta euro atau sekitar Rp429 miliar untuk mencari petualangan baru dalam kariernya. Kedatangannya ke Stadio Olimpico disambut dengan antusiasme tinggi oleh para pendukung I Giallorossi yang mengharapkan kreativitas di lini tengah.

    ​Sayangnya, perjalanan kariernya di Italia tidak berjalan mulus akibat masalah cedera betis berulang yang kerap menghambat performa terbaiknya di lapangan hijau. Selama berseragam AS Roma, Pastore hanya mampu mengukir total 37 penampilan di berbagai ajang dengan menyumbangkan 4 gol dan 3 assist. Setelah periode yang cukup sulit tersebut, ia akhirnya memutuskan melanjutkan kariernya bersama klub LaLiga, Elche, pada September 2021.

  5. 5. Leonardo (Rp147 miliar) menjadi salah satu transfer paling sukses sepanjang sejarah sepak bola Italia

    Leonardo Araujo menorehkan sejarah sebagai salah satu penjualan lintas era yang paling sukses ketika dilepas PSG ke AC Milan pada Agustus 1997. Gelandang serang asal Brasil ini dijual ke klub Italia tersebut dengan nilai transfer yang diperkirakan berada di kisaran 8,5 juta euro atau sekitar Rp147 miliar pada masa itu. Kepindahan ini menjadi titik balik yang luar biasa bagi sang pemain untuk mencapai puncak keemasan dalam karier profesionalnya di Eropa.

    ​Bersama AC Milan, Leonardo tampil sangat luar biasa dengan mencatatkan total 124 penampilan serta menyumbangkan 30 gol dan 15 assist di semua kompetisi. Ia menjadi salah satu metronom lini tengah paling disegani di Serie A pada masanya, sekaligus sukses mengantar I Rossoneri meraih Scudetto musim 1998/1999 dan Coppa Italia musim 2002/2003. Penjualan Leonardo dari PSG ke AC Milan ini pada akhirnya dikenang sebagai salah satu transfer paling sukses sepanjang sejarah sepak bola Italia.

    Keputusan Paris Saint-Germain melepas Goncalo Ramos ke AC Milan melengkapi rangkaian transaksi megah Les Parisiens dengan klub-klub papan atas Serie A. Lewat catatan lima penjualan termahal pemain di atas, Les Parisiens juga membuktikan seperti apa kepiawaiannya dalam mengelola bisnis bursa transfer pemain bernilai selangit.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More