Performa 4 Bek Anyar AS Roma pada Awal Musim 2026/2027

- AS Roma belum terkalahkan dalam enam laga awal 2026/2027, memimpin Serie A, dan baru kebobolan empat gol setelah merekrut empat bek baru pada bursa musim panas.
- Leonardo Balerdi mencatat dua kemenangan dan dua imbang dari empat penampilan, sementara Daniele Ghilardi membantu dua kemenangan serta satu imbang dalam tiga laga meski menit bermain terbatas.
- Konstantinos Koulierakis baru dua kali tampil sebagai pengganti, sedangkan Nahuel Molina langsung tampil mengesankan dalam lima laga berkat fleksibilitas sebagai bek kanan atau gelandang sayap.
AS Roma menunjukkan performa mengesankan pada awal musim 2026/2027. Dari enam laga yang dijalani, pasukan Gian Piero Gasperini belum menderita kekalahan. Khusus di Serie A Italia, tim ibu kota mampu bertengger di posisi teratas. Konsistensi yang diperlihatkan tersebut tidak terlepas dari aktifnya klub di bursa transfer musim panas 2026. Dari delapan nama baru, separuhnya merupakan pemain bertahan. Per September 2026, AS Roma baru kebobolan 4 kali dari 6 laga. Lalu, seperti apa kiprah para bek anyar tersebut pada awal musim 2026/2027?
1. Leonardo Balerdi mampu tampil menjanjikan meski datang pada deadline day
Leonardo Balerdi menjalani masa peminjaman di AS Roma pada 2026/2027. Olympique Marseille mengirimnya ke AS Roma untuk mengembalikan kebugarannya setelah cedera. Sebelumnya, Balerdi gagal tampil bersama Timnas Argentina sebab mengalami robekan otot pada kaki kanannya. Demi bermain reguler, Marseille meminjamkannya.
Kepindahan Balerdi ke ibu kota ini didasarkan pada keinginannya terus berkarier di Eropa. Sebelumnya, ia mendapatkan tawaran untuk pulang ke Argentina membela Boca Juniors. Namun, tawaran yang diberikan AS Roma membuatnya memilih untuk berlabuh ke Ibu Kota Italia. Sejauh ini, penampilannya menjanjikan meski belum reguler bermain.
Balerdi baru mencatatkan 4 penampilan dengan starter 2 kali. Performanya menjanjikan dengan membantu AS Roma meraih 2 kemenangan dan 2 keimbangan. Meski datang ke Olimpico pada pengujung bursa transfer, bek 27 tahun ini tak butuh waktu lama nyetel dengan permainan tim. Ia berpotensi bermain reguler jika segera menemukan ritme bermainnya. Kendati baru awal musim, AS Roma juga mempersiapkan opsi permanen sebab terkesan dengan kualitasnya.
2. Daniele Ghilardi menunjukkan performa mengesankan setelah dipermanenkan
AS Roma mendatangkan Daniele Ghilardi berkat potensinya sebagai pemain muda. Pada 2025/2026, bek 23 tahun menjanjikan lewat 27 penampilan saat menjalani masa peminjaman. AS Roma lalu menebusnya dari Hellas Verona seharga 8 juta euro (Rp163 miliar).
Pada awal musim 2026/2027, Ghilardi masih minim menit bermain. Ia baru mencatatkan 142 menit dengan sekali starter. Kendati begitu, bukan berarti kontribusinya nihil. Dari 3 kali bertanding, ia membantu AS Roma mendapatkan 2 kemenangan dan 1 kali imbang.
Bakat muda yang masih bisa diasah membuat AS Roma percaya terhadap kualitasnya. Manajemen tidak terburu-buru memforsirnya untuk selalu bermain penuh. Dengan jadwal yang akan lebih padat, Ghilardi berpeluang besar mendapatkan kesempatan bermain lebih sering.
3. Konstantinos Koulierakis masih belum reguler meski punya potensi sebagai bek muda
Konstantinos Koulierakis berlabuh ke Olimpico setelah ditebus 16,5 juta euro (Rp337 miliar). AS Roma mengamankan tanda tangannya menyusul terdegradasinya VfL Wolfsburg dari Bundesliga Jerman. Salah satu alasan AS Roma membelinya adalah profilnya sebagai bek tengah dengan kaki kidal. Ini menjadi keuntungan sebab menambah kedalaman skuad.
Selain faktor tersebut, Koulierakis juga merupakan bek muda potensial. Usianya yang baru 22 tahun membuat kualitasnya masih bisa diasah agar lebih maksimal. Kondisi ini juga yang membuatnya tidak langsung bermain reguler. Ia baru mendapatkan kepercayaan bermain dua kali sebagai pemain pengganti. Pemain asal Yunani ini perlu menunjukkan bakatnya bisa memberikan dampak ke dalam permainan agar bisa diandalkan pada 2026/2027.
4. Nahuel Molina diandalkan berkat sosoknya sebagai bek serbabisa
Berbeda dengan tiga nama sebelumnya, Nahuel Molina datang sebagai bek kanan berpengalaman. Sosok berusia 28 tahun ini membawa fleksibilitasnya ke dalam permainan. Meski posisi aslinya adalah bek kanan, ia bisa dipasang sebagai gelandang sayap.
Dengan kelebihan tersebut, Molina langsung bisa menunjukkan kualitasnya. Dari 5 laga yang sudah dijalani, ia tampil mengesankan sebagai bek maupun gelandang sayap. Jika terus bermain konsisten, ia berpeluang menjadi sosok tak tergantikan sepanjang 2026/2027.
Tidak semua bek di atas bermain reguler. Sebagai pemain baru, hal ini wajar mengingat musim yang baru berjalan. Beberapa pemain juga bergabung pada pengujung bursa transfer. Meski begitu, mereka mampu berkontribusi terhadap rangkaian hasil positif AS Roma. Seiring waktu, kualitas yang dibawa mereka akan dibutuhkan untuk mengarungi padanya musim 2026/2027.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















