Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Performa 7 Pemain Bayer Leverkusen 2025/2026 di Piala Dunia 2026
ilustrasi penggemar Bayer Leverkusen (unspalsh.com/Sebastian Pociecha)
  • Tujuh pemain Bayer Leverkusen tampil di Piala Dunia 2026 dengan hasil beragam, dari jadi andalan tim hingga hanya duduk di bangku cadangan.
  • Malik Tillman mencuri perhatian lewat dua gol tendangan bebas untuk Amerika Serikat, sementara Patrik Schick dan Ibrahim Maza gagal memenuhi ekspektasi negaranya.
  • Beberapa pemain seperti Palacios dan Quansah bermain di luar posisi aslinya, sedangkan Grimaldo tak dimainkan sama sekali meski Spanyol keluar sebagai juara dunia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Terdapat tujuh pemain Bayer Leverkusen 2025/2026 di Piala Dunia 2026. Ketujuh pemain tersebut memiliki performa yang beragam di Piala Dunia 2026. Ada yang menjadi andalan negaranya dan ada pula yang menjadi penghangat bangku cadangan.

1. Mark Flekken (Belanda) menjadi pelapis Bart Verbruggen

Bart Verbruggen tampil gemilang dan menjadi andalan Belanda di Piala Dunia 2026. Hal tersebut membuat kiper utama Bayer Leverkusen 2025/2026, Mark Flekken, tak mendapat kesempatan tampil. Selama Piala Dunia 2026, ia hanya duduk di bangku cadangan karena menjadi pelapis kiper Brighton & Hove Albion tersebut. Belanda sendiri tersingkir pada 32 besar.

2. Patrik Schick (Republik Ceko) gagal mencetak gol maupun assist

Patrik Schick menjadi pencetak gol utama Bayer Leverkusen pada 2025/2026. Namun, saat bermain untuk Republik Ceko di Piala Dunia 2026, ia gagal menunjukkan tajinya. Penyerang berusia 30 tahun itu gagal mencetak gol maupun assist dari 3 laga dengan perincian 180 menit. Kegagalan tersebut turut menjadi faktor gagalnya Ceko menembus fase grup.

3. Malik Tillman (Amerika Serikat) ciptakan dua gol indah lewat tendangan bebas

Malik Tillman menjadi andalan di lini tengah Amerika Serikat selama Piala Dunia 2026. Kemampuannya dalam mengeksekusi bola mati juga turut diandalkan. Hasilnya, ia bisa mencetak dua gol melalui situasi tersebut, tepatnya pada laga melawan Bosnia & Herzegovina (32 besar) dan Belgia (16 besar). Tilmann sendiri mencetak 2 gol dan 1 assist dari 5 laga (354 menit) di Piala Dunia 2026.

4. Ibrahim Maza (Aljazair) gagal memenuhi ekspektasi

Ibrahim Maza diharapkan bisa memberi dampak besar untuk Aljazair. Sayangnya, gelandang berusia 20 tahun itu tak begitu menonjol di Piala Dunia 2026. Ia seolah-olah gagal memenuhi ekspektasi untuk menciptakan tambahan gol atau assist. Padahal, ia tampil 4 kali dengan perincian 352 menit. Aljazair sendiri dipulangkan Swiss pada 32 besar.

5. Exequiel Palacios (Argentina) bermain di luar posisi aslinya

Exequiel Palacios turut membawa Argentina hingga final Piala Dunia 2026. Namun, ia hanya tampil sekali dari delapan laga. Momen tersebut terjadi pada matchday ketiga fase grup ketika Argentina menang atas Yordania dengan skor 3-1. Pada laga tersebut, Palacios dimainkan sebagai bek kanan meski berposisi asli sebagai gelandang tengah.

6. Jarell Quansah (Inggris) dipasang sebagai bek kanan

Jarell Quansah dipanggil ke Piala Dunia 2026 untuk menjadi opsi di posisi bek tengah Inggris. Namun, krisis bek kanan memaksanya meninggalkan posisi aslinya. Hasilnya, ia bisa memainkan 3 laga dengan perincian 200 menit. Quansah sendiri sempat mendapatkan kartu merah di Piala Dunia 2026. Meski begitu, perannya turut mengantar Inggris mengakhiri turnamen ini sebagai peringkat ketiga.

7. Alejandro Grimaldo (Spanyol) tak bermain semenit pun

Alejandro Grimaldo tak dimainkan semenit pun di Piala Dunia 2026. Ia kalah saing dari Marc Cucurella yang tampil impresif nan konsisten di pos bek kiri Spanyol. Meski begitu, ia tetap menjadi bagian dari skuad Spanyol yang memenangkan gelar juara Piala Dunia 2026. Grimaldo sendiri tak akan bermain untuk Bayer Leverkusen pada 2026/2027 karena pindah ke Atletico Madrid pada 1 Juli 2026.

Piala Dunia 2026 menjadi pengalaman yang berbeda bagi ketujuh pemain Bayer Leverkusen 2025/2026. Meski kontribusinya tidak sama, mereka tetap menjadi bagian dari kiprah negaranya dan merasakan atmosfer kuat Piala Dunia 2026. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article