Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Persib Gugur, Habis Sudah Wakil Indonesia di ACL2 2025/26

large_haye_gol_nando_malut_6cc4392de4.jpg
Pemain Persib merayakan gol melawan Malut United. Dok Persib
Intinya sih...
  • Persib Bandung gugur di ACL2 2025/26 setelah kalah agregat 1-2 dari Ratchaburi.
  • Indonesia kehilangan wakil di ACL2 2025/26 setelah Persib tersingkir, berbeda dengan negara lain yang mengirimkan lebih dari satu klub.
  • Kegagalan Persib membuat Indonesia tak bisa melaju jauh di ACL2 musim ini dan gagal mengulang capaian pada 1995 silam.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Persib Bandung harus mengakhiri perjalanan mereka di AFC Champions League Two (ACL2) 2025/26. Mereka tak berdaya di hadapan wakil Thailand, Ratchaburi.

Bertanding dua leg di babak 16 besar, Persib harus mengakui keunggulan Ratchaburi dengan total agregat 1-2. Dengan begini, habis sudah wakil Indonesia di ACL2 2025/26.

1. Indonesia ikuti jejak Vietnam di ACL2 2025/26

532cea56-7aa1-42e3-8957-fd6347c50f1a.jpeg
Persib lawan Ratchaburi di 16 besar ACL2 2025/26. (Dok. Persib)

Seiring gugurnya Persib, tak ada lagi perwakilan dari Indonesia di ACL2 2025/26. Tim Merah Putih hanya mengirimkan satu klub ke ajang tersebut, tidak seperti negara-negara lain.

Indonesia pun harus mengikuti jejak Vietnam di ACL2 2025/26. Menempatkan dua wakil, yakni Nam Dinh dan Cong An Ha Noi, tak ada satu pun dari mereka yang lolos ke perempat final.

Nam Dinh kalah saing di fase grup dari Ratchaburi dan Gamba Osaka, sedangkan Cong An Hanoi dihancurkan Tampines Rovers di 16 besar dengan agregat 6-1.

2. Persib sulit melaju jauh di ACL2

Persib lawan Ratchaburi di ACL2 2025/26
Persib lawan Ratchaburi di ACL2 2025/26. (Dok. Persib)

Kegagalan Persib di ACL2 2025/26 ini memastikan mereka tak bisa melaju jauh lagi di ajang tersebut. Memang, torehan mereka lebih baik ketimbang musim lalu, kala harus terhenti di fase grup.

Akan tetapi, dengan persiapan dan skuad yang lebih matang, Persib ternyata tak berkutik di tangan Ratchaburi. Harapan lolos perempat final dan membawa panji Indonesia melangkah jauh pun sirna sudah di ACL2 musim ini.

3. Gagal ulangi capaian 1995, malah ulangi torehana 2015

Pemain baru Persib, Layvin Kurzawa
Pemain baru Persib, Layvin Kurzawa. (Dok. Persib)

Kegagalan melaju ke perempat final ini juga membuat Persib gagal mengulang capaian pada 1995 silam. Ketika itu, mereka sukses menembus perempat final kompetisi Asia, tepatnya Asian Club Champions.

Malah, Persib mengulangi kegagalan pada 2015 silam, kala mereka terhenti oleh Kitchee SC di 16 besar AFC Cup (cikal bakal ACL2). Setelah 1995, Persib tak pernah lagi masuk delapan besar kompetisi Asia manapun lagi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib
Follow Us

Latest in Sport

See More

Persib Gugur, Habis Sudah Wakil Indonesia di ACL2 2025/26

18 Feb 2026, 23:56 WIBSport