Persija Soal Drama Latihan Borneo FC di JIS: Tak Ada Diskriminasi

- Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, menegaskan tidak ada diskriminasi terkait polemik latihan resmi Borneo FC di JIS dan menjelaskan aturan penggunaan lapangan utama berlaku untuk semua tim.
- Ferry mengungkapkan sempat terjadi miskomunikasi dengan pihak Borneo FC soal lokasi latihan, namun akhirnya mereka diizinkan menggunakan stadion demi menghindari perdebatan panjang.
- Borneo FC menjadi tim pertama yang melakukan latihan resmi di dalam JIS sejak awal musim, setelah sebelumnya tidak ada klub yang dijadwalkan berlatih di lapangan utama stadion tersebut.
Jakarta, IDN Times - Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, akhirnya buka suara soal drama latihan resmi Borneo FC Samarinda. Dia menegaskan, tak ada niat untuk diskriminasi.
"Tidak ada niat diskriminasi dari Persija maupun panitia pelaksana kepada siapa pun. Setiap kali kami bermain di JIS, selalu ada permintaan untuk tidak menggunakan lapangan utama untuk latihan resmi. Selama ini semua tim bersikap kooperatif," ujar Ferry kepada awak media.
1. Akui sempat tak ada respons dari pihak Borneo FC

Ferry mengungkapkan, terkait sempat tak bisanya Borneo FC berlatih resmi di JIS, pihak panpel sempat memberitahukan hal itu kepada Borneo FC. Namun, tak ada respons dari pihak tim 'Pesut Etam'.
"Bahwa latihan akan dilakukan di lapangan latihan. Namun, pada saat itu belum ada respons. Ketika mereka berangkat dari hotel, barulah muncul permintaan agar latihan dilakukan di dalam stadion," ujar Ferry.
"Walaupun sudah dijelaskan sebelumnya, mereka tetap bersikeras untuk berlatih di dalam. Manajemen mereka kemudian mengabarkan kepada kami yang berada di stadion. Mereka menyampaikan bahwa tidak ada surat resmi," lanjutnnya.
2. Akhirnya dipaksakan, beruntung rumput aman

Karena Borneo FC ngotot untuk latihan resmi di JIS, Bung Ferry meminta kepada pengelola JIS untuk memberikan izin. Persoalan mengapa tak ada jadwal latihan resmi di JIS bertujuan untuk menjaga lapangan dan rumput untuk laga.
"Saya kemudian berpikir, daripada terjadi perdebatan berkepanjangan, lebih baik dipersilakan saja dengan risiko kondisi lapangan pada hari pertandingan belum tentu bisa dijamin dalam keadaan baik," tutur Bung Ferry.
"Setelah saya lihat langsung, alhamdulillah kondisi lapangan masih layak. Bahkan menurut saya, kualitasnya lebih baik dari melawan PSM Makassar," tambahnya.
3. Borneo FC jadi tim pertama latihan resmi di JIS

Buntut dari hal ini, Borneo FC menjadi klub pertama yang bisa melakukan latihan resmi di JIS karena sejak awal musim Persija tidak pernah menjadwalkan latihan resmi di JIS bagi tuan rumah maupun tim tamu.
"Bisa dibilang Borneo FC jadi tim pertama yang melakukan OT di dalam stadion. Setelah itu, Persija juga menyampaikan, 'Kalau tim tamu boleh, kami juga boleh' Akhirnya kami persilakan juga untuk menggunakan lapangan utama," ujar Ferry.
















