Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Persija Susah Menang Atas Persib, Bisakah Shin Tae Yong Mengubahnya?

Persija Susah Menang Atas Persib, Bisakah Shin Tae Yong Mengubahnya?
Persija jalani TC di Thailand, fisik dan taktik digeber Shin Tae Yong. (Dok. Persija)
  • Persija Jakarta memburu kemenangan atas Persib Bandung di SUGBK, Sabtu 12 September 2026, untuk memutus rekor buruk sejak kemenangan terakhir 2-0 pada 31 Maret 2023.
  • Pelatih Shin Tae Yong berkomitmen menyiapkan Persija lebih siap menghadapi Persib, dengan modal catatan lima kemenangan, tiga imbang, dan tiga kalah dalam 11 laga Timnas di SUGBK.
  • Persija membawa modal kemenangan atas Borneo FC di Samarinda yang mengakhiri penantian delapan tahun, sementara Shin menyebut duel melawan Persib sebagai pertandingan sangat penting.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Persija Jakarta memiliki rekor buruk saat jumpa dengan Persib Bandung dalam beberapa kesempatan terakhir. Mereka sudah lama tak bisa menaklukkan seterunya itu di Super League dan ajang lain seperti Piala Presiden.

Terakhir, Persija kalah dari Persib di semifinal Piala Presiden dengan skor 1-2. Sementara, dalam lima laga sebelum Piala Presiden, mereka sudah sering dibuat gigit jari oleh Persib dengan maksimal hanya meraih hasil imbang dua kali.

Kemenangan terakhir Persija terjadi pada 31 Maret 2023 lalu. Berstatus sebagai tim kandang, Persija mampu menang atas Persib dengan skor 2-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, lewat gol Riko Simanjuntak dan Michael Krmencik.

  1. 1. Shin bisa jadi kunci?

    Pelatih Persija, Shin Tae Yong, menjalani sesi wawancara di area dalam ruangan bersama awak media.
    Pelatih Persija, Shin Tae Yong, dalam sesi wawancara. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Tentu, dalam duel yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026), Persija mengincar kemenangan demi bisa memutus rekor buruk tersebut. Apalagi, Persija tengah berada dalam misi juara demi memberikan kado kepada Jakarta di ulang tahun ke-500 pada 2027 nanti.

    Kunci utama dari misi Persija adalah pelatihnya, Shin Tae Yong. Selama bermain di SUGBK bersama Timnas, Shin punya rekor bagus.

    Sudah 11 laga Shin menemani Timnas di SUGBK, dan dari situ sudah lima kemenangan dikemasnya, berbalut tiga hasil imbang. Sementara tiga laga lainnya berakhir dengan kekalahan, yakni dari Irak, Jepang, dan Argentina.

  2. 2. Paham sadarnya penting duel kontra Persib

    Shin tahu rekor buruk Persija dari Persib. Maka dari itu, dia mau mengakhiri catatan buruk tersebut, sekaligus memberikan kemenangan dalam momen spesial kembalinya Persija ke SUGBK saat menjamu Persib.

    "Setelah mendengarnya, kami susah menang sejak 2023, saya jadi makin bersemangat menyiapkan tim agar lebih siap. Saya berkomitmen untuk menyusun tim ini agar bisa menang," ujar Shin dalam konferensi pers jelang laga kemarin.

  3. 3. Modalnya akhiri rekor kontra Borneo FC di Samarinda

    Para pemain Persija dan Borneo FC bertanding di lapangan hijau dalam laga Super League musim 2026/27.
    Persija lawan Borneo FC di Super League 2026/27. (Dok. Persija)

    Persija di musim ini juga sebenarnya sudah membuktikan bisa mengakhiri rekor buruk. Kemenangan atas Borneo FC di Samarinda telah menuntaskan penantian panjang Persija. Mereka akhirnya bisa menang di Samarinda usai menanti selama delapan tahun.

    "Ini (lawan Persib) akan menjadi salah satu pertandingan yang paling penting. Kami ingin memenangkan pertandingan besok. Kami sudah mempersiapkan diri untuk bisa meraih kemenangan," ujar Shin.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More