Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pokemon dan Eks Timnas Jepang Dukung Sepak Bola Putri Indonesia
Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)
  • Sebanyak 74 pesepak bola putri usia 10-13 tahun dari Jakarta, Tangerang, dan Bekasi mengikuti coaching clinic MLSC bersama Mana Iwabuchi dan Aya Miyama di Jakarta.
  • Iwabuchi dan Miyama, bagian dari tim Jepang juara Piala Dunia Putri 2011, melatih peserta MLSC Extra Training yang dipersiapkan tampil di MLSC All-Stars tahun depan.
  • Kolaborasi MLSC dan The Pokemon Company ditujukan mendukung pengembangan sepak bola putri usia dini melalui pengalaman olahraga yang menyenangkan, inklusif, dan pembelajaran dari figur internasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ada pemandangan berbeda dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Jakarta Raya pada Kamis (17/9/2026). Ada Pokemon dan eks Timnas Jepang yang hadir.

Hadirnya Pokemon dan eks Timnas Jepang ini merupakan bagian dari kegiatan coaching clinic bertajuk MilkLife Soccer Challenge with Pokemon di Kingkong Soccer Arena, Cijantung, Jakarta.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua legenda sepak bola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama. Coaching clinic ini menjadi bagian dari rangkaian MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026/27.

1. Diikuti 74 pesepak bola putri

Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

Sebanyak 74 pesepak bola putri berusia 10 hingga 13 tahun dari Jakarta, Tangerang, dan Bekasi mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan peserta MLSC Extra Training yang dipersiapkan untuk tampil pada MLSC All-Stars tahun depan.

Melalui coaching clinic ini, para peserta merasakan pengalaman berlatih dan bermain bersama Iwabuchi serta Miyama, dua pemain yang pernah menjadi bagian dari skuad Timnas Putri Jepang saat menjuarai Piala Dunia Putri 2011.

2. Dorong pemain muda berkembang bersama Pokemon

Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

President Director Djarum Foundation, Victor Rachmat Hartono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Dia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada perwakilan dari Jepang, termasuk Fukunaga, Mana Iwabuchi, dan Aya Miyama, serta The Pokemon Company dan Pikachu yang mendukung program MLSC.

"Semoga kita bisa tumbuh dan makin sukses bersama, dan MLSC ini akan makin populer bersama Pikachu," ujar Victor dalam keterangan resmi.

Program Director MLSC, Teddy Tjahjono, mengatakan coaching clinic bersama Pokemon merupakan bagian dari upaya menjaga kesinambungan program pengembangan pemain sepak bola putri usia dini.

Menurut Teddy, kegiatan tersebut melengkapi pengalaman yang diperoleh para pemain melalui kompetisi MilkLife Soccer Challenge. Para peserta juga mendapat pembelajaran secara langsung dari figur sepak bola perempuan yang memiliki pengalaman di level internasional.

"Aya dan Mana membuktikan, sepak bola yang ditekuni sejak kecil, jika dijalani secara konsisten akan memetik hasil luar biasa seperti mendapatkan medali Olimpiade dan Juara Piala Dunia Putri FIFA," kata Teddy.

3. Pokemon ingin ciptakan pengalaman olahraga yang menyenangkan

Pokemon dan eks Timnas Jepang beri pelatihan bagi atlet sepak bola putri Indonesia. (Dok. Megapro)

Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga, menjelaskan keterlibatan Pokemon dalam kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman baru kepada peserta. Menurutnya, kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendorong terciptanya ruang olahraga yang menyenangkan dan inklusif bagi para peserta.

Kerja sama dengan MLSC menjadi salah satu bentuk dukungan Pokemon terhadap perkembangan sepak bola putri Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, para peserta berbakat mendapat kesempatan belajar langsung dari sosok inspiratif di dunia sepak bola putri.

"Mereka mendapat kesempatan untuk bisa bermain bersama dan belajar dengan Miyama dan Iwabuchi, eks Timnas Jepang. Saya sangat berharap bisa melihat kalian semua (peserta MLSC extra training) tampil dan berprestasi di panggung dunia," tutur Fukunaga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article