Mantan pelatih Bayern Munchen itu mengatakan timnya telah melakukan "bunuh diri secara taktis" saat kalah dari Ekuador, meskipun sempat unggul lebih dulu.
Meski demikian, kualitas skuad Jerman tetap membuat mereka lebih difavoritkan. Kehadiran Kai Havertz, Florian Wirtz, dan Jamal Musiala diyakini menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Paraguay.
Selain itu, Jerman membawa motivasi besar untuk menghapus catatan buruk setelah tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2018 dan 2022. Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan Florian Wirtz dan kolega kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.
Namun, misi itu tak akan berjalan mudah. Walau tak diunggulkan, Paraguay bakal tampil tanpa beban. Alhasil, mereka berpotensi tampil mengejutkan dalam duel nanti.
Paraguay memastikan tempat di babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Mereka mengawali Grup D dengan kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah Amerika Serikat.
Pada pertandingan kedua, Paraguay bangkit dengan mengalahkan Turki 1-0. Setelah itu, mereka menutup fase grup dengan hasil imbang tanpa gol pada laga terakhir.
Meski tidak diunggulkan, Paraguay memiliki sejarah menciptakan kejutan di Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka diraih pada edisi 2010 ketika berhasil menembus babak perempat final.
Rekor tersebut menjadi modal berharga bagi Los Guaranies untuk kembali memberikan kejutan pada Piala Dunia 2026.