Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prediksi Jerman vs Paraguay: Die Mannschaft Favorit Menang
Penyerang Jerman, Deniz Undav, merayakan kemenangan timnya di akhir pertandingan sepak bola Grup E Piala Dunia 2026 antara Jerman dan Pantai Gading di Stadion Toronto, Toronto, pada 21 Juni 2026. (AFP/Cole Burston)

  • Jerman datang ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 dengan status unggulan setelah tampil impresif di fase grup, meski sempat kalah dari Ekuador pada laga terakhir.
  • Paraguay lolos sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan bertekad menciptakan kejutan, bermodal sejarah sukses menembus perempat final Piala Dunia 2010.
  • Pertandingan diprediksi akan didominasi Jerman berkat kualitas skuad dan penguasaan bola, namun Paraguay tetap berpotensi mengancam lewat serangan balik cepat dan permainan disiplin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jerman akan menghadapi Paraguay pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Duel menarik ini dijadwalkan berlangsung di Boston Stadium, Amerika Serikat, pada Selasa (30/6/2026) dini hari WIB.

Die Mannschaft datang dengan status unggulan setelah tampil meyakinkan sepanjang fase grup. Sementara itu, Paraguay melaju ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dan bertekad menghadirkan kejutan.

1. Jerman lebih diunggulkan berkat kualitas skuad

Jerman tampil impresif pada fase grup Piala Dunia 2026. Mereka membuka turnamen dengan kemenangan telak 7-1 atas Curacao, lalu mengalahkan Pantai Gading 2-1.

Namun, langkah sempurna Jerman terhenti setelah takluk 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir grup. Kekalahan tersebut menjadi peringatan mereka masih memiliki celah yang harus diperbaiki sebelum memasuki fase gugur.

Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, menegaskan timnya telah melakukan evaluasi menyeluruh setelah kekalahan tersebut. Menurutnya, menghadapi ekspektasi besar harus dibarengi kepercayaan diri dan persiapan yang matang.

"Menghadapi ekspektasi berarti memiliki rasa percaya diri yang baik, memiliki rencana yang matang, dan memberikan para pemain rencana yang membuat mereka merasa nyaman di lapangan, sehingga mereka mampu melakukan hal-hal yang benar," ujar Nagelsmann dikutip Sunday Independent.

Dengan begitu, Nagelsmann optimistis para pemain dapat menunjukkan kualitasnya sebagai pemain hebat, dan akhirnya memenangkan pertandingan,

"Sepak bola pada dasarnya adalah tentang kemenangan. Jika menang, semuanya terasa sempurna. Jika kalah, semuanya terasa buruk. Jadi kami harus menang besok," katanya.

2. Paraguay siap jadi kuda hitam babak gugur

Mantan pelatih Bayern Munchen itu mengatakan timnya telah melakukan "bunuh diri secara taktis" saat kalah dari Ekuador, meskipun sempat unggul lebih dulu.

Meski demikian, kualitas skuad Jerman tetap membuat mereka lebih difavoritkan. Kehadiran Kai Havertz, Florian Wirtz, dan Jamal Musiala diyakini menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Paraguay.

Selain itu, Jerman membawa motivasi besar untuk menghapus catatan buruk setelah tersingkir pada fase grup Piala Dunia 2018 dan 2022. Piala Dunia 2026 menjadi kesempatan Florian Wirtz dan kolega kembali bersaing dalam perebutan gelar juara.

Namun, misi itu tak akan berjalan mudah. Walau tak diunggulkan, Paraguay bakal tampil tanpa beban. Alhasil, mereka berpotensi tampil mengejutkan dalam duel nanti.

Paraguay memastikan tempat di babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik. Mereka mengawali Grup D dengan kekalahan telak 1-4 dari tuan rumah Amerika Serikat.

Pada pertandingan kedua, Paraguay bangkit dengan mengalahkan Turki 1-0. Setelah itu, mereka menutup fase grup dengan hasil imbang tanpa gol pada laga terakhir.

Meski tidak diunggulkan, Paraguay memiliki sejarah menciptakan kejutan di Piala Dunia. Prestasi terbaik mereka diraih pada edisi 2010 ketika berhasil menembus babak perempat final.

Rekor tersebut menjadi modal berharga bagi Los Guaranies untuk kembali memberikan kejutan pada Piala Dunia 2026.

3. Jerman diprediksi mendominasi pertandingan

pendukung Timnas Jerman (pixabay.com/Ganossi)

Jerman dipastikan kehilangan Nico Schlotterbeck yang mengalami cedera pergelangan kaki serius. Sebagai pengganti, Antonio Ruediger diperkirakan kembali berduet dengan Jonathan Tah di jantung pertahanan.

Di kubu Paraguay, Diego Gomez berpotensi absen akibat akumulasi kartu kuning. Sementara itu, kondisi Omar Alderete dan Ramon Sosa masih menunggu hasil pemeriksaan kebugaran.

Berkaca pada performa sepanjang fase grup, Jerman diprediksi akan lebih mendominasi jalannya pertandingan. Penguasaan bola, kualitas individu, dan kedalaman skuad menjadi keunggulan utama Die Mannschaft.

Meski demikian, Paraguay tetap memiliki potensi memberikan kejutan melalui serangan balik cepat dan permainan disiplin. Karena itu, Kai Havertz dan rekan-rekannya tidak boleh meremehkan perlawanan wakil Amerika Selatan tersebut.

Editorial Team

Related Article