5 Pemain Tertua Prancis di Piala Dunia 2026, Termasuk N'Golo Kante

- Skuad Prancis di Piala Dunia 2026 tetap mengandalkan lima pemain senior, termasuk Mike Maignan, Adrien Rabiot, Brice Samba, Lucas Digne, dan N’Golo Kante untuk menjaga keseimbangan tim.
- Mike Maignan dan Adrien Rabiot tampil konsisten bersama AC Milan sepanjang musim 2025/2026, menjadi pilar utama di posisi kiper dan gelandang bagi Les Bleus.
- N’Golo Kante menjadi pemain tertua dengan usia 35 tahun, tetap tampil reguler di dua klub berbeda serta menunjukkan stamina dan pengalaman tinggi yang masih dibutuhkan Deschamps.
Prancis memang tidak pernah kehabisan talenta muda berbakat. Kendati demikian, dalam turnamen sebesar Piala Dunia 2026, kehadiran para pemain senior tetap penting untuk menjaga kedalaman taktik dan kestabilan mental tim. Sebagai gambaran, begini daftar pemain tertua Les Bleus untuk Piala Dunia 2026 per 29 Juni 2026:
1. Mike Maignan (30 tahun) menjadi andalan Prancis di bawah mistar gawang
Kiper utama Prancis saat ini, Mike Maignan, telah menginjak usia 30 tahun. Sesuai catatan Transfermarkt, Maignan mencatatkan 16 clean sheet bersama AC Milan di semua ajang sepanjang 2025/2026, sehingga menjadi modalnya sebelum terjun ke Piala Dunia 2026. Lebih jauh, ia terpilih masuk Team of the Season Serie A Italia pada musim lalu.
Kiper kelahiran French Guyana ini sudah mengoleksi 42 penampilan bersama Prancis. Maignan sendiri baru menjadi kiper utama pada Januari 2023 setelah Hugo Lloris memutuskan pensiun. Piala Dunia 2026 menjadi ajang internasional kedua dalam kariernya setelah Piala Eropa 2024.
2. Adrien Rabiot (31 tahun) menjadi salah satu sosok penting di sektor tengah
Selanjutnya adalah rekan setim Maignan di AC Milan, Adrien Rabiot. Menginjak usia 31 tahun, ia menjelma sebagai salah satu gelandang paling matang di Eropa. Sepanjang 2025/2026, pemain bertubuh jangkung ini menjadi dinamo lini tengah I Rossoneri dengan menorehkan 6 gol dan 5 assist.
Statistiknya sebagai gelandang box-to-box sangat mencolok. Dilansir WhoScored, jebolan akademi Paris Saint-Germain tersebut mencatatkan akurasi operan mencapai 89 persen di Serie A 2025/2026. Tak pelak, Didier Deschamps membutuhkan Rabiot untuk mengendalikan sektor tengah Prancis di tiap pertandingan.
3. Brice Samba (32 tahun) tetap memiliki kualitas meski berstatus kiper pelapis
Posisi penjaga gawang Prancis diisi para pemain matang, salah satunya adalah Brice Samba yang berusia 32 tahun. Bersama Rennes pada 2025/2026, Samba tampil impresif dengan mengemas 10 clean sheet dari 34 pertandingan di semua ajang. Lebih jauh, kiper kelahiran Republik Demokratik Kongo tersebut menjadi bagian krusial dari keberhasilam Rennes finis di peringkkat 6 Ligue 1 Prancis 2025/2026 dan lolos ke UEFA Europa League.
Samba sendiri masih berstatus sebagai kiper pilihan kedua setelah Mike Maignan. Namun, ia sudah menorehkan empat penampilan bersama Prancis sejauh ini. Pilihan Didier Deschamps untuk menunjuk kiper domestik jempolan membuat kualitas sektor kiper hampir merata.
4. Lucas Digne (32 tahun) baru saja menjalani musim luar biasa bersama Aston Villa
Selanjutnya, ada bek kiri berpengalaman milik Aston Villa, Lucas Digne, yang menginjak usia 32 tahun. Di level klub, Digne baru saja menyelesaikan 2025/2026 yang luar biasa. Menurut catatan Transfermarkt, ia membukukan 7 assist dari total 44 pertandingan di semua ajang.
Lebih jauh, Digne menjadi bagian penting dalam keberhasilan Aston Villa menjuarai UEFA Europa League 2025/2026 serta finis di peringkat empat English Premier League 2025/2026. Sempat absen di Qatar, bek kiri lincah tersebut akhirnya kembali masuk ke skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026. Kemampuannya membangun serangan dari sisi kiri menjadi alasan Didier Deschamps memberinya kesempatan. Terlebih Digne unggul dari segi pengalaman.
5. N'golo Kante (35 tahun) selalu menjadi starter di 2 klub berbeda sepanjang musim 2025/2026
Gelang jangkar legendaris ini adalah pemain tertua Prancis di Piala Dunia 2026 dengan usia mencapai 35 tahun. Sepanjang 2025/2026, N'Golo Kante bermain untuk dua klub berbeda. Pada putaran pertama, ia bermain untuk Al-Ittihad di Arab Saudi. Setelahnya, Kante pindah ke Fenerbahce pada Februari 2026. Ia selalu menjadi pilihan utama di masing-masing klub.
Masih menurut Transfermarkt, pemain murah senyum ini telah mencatatkan 2 gol dan 1 assist dari 26 pertandingan di semua ajang bersama Al-Ittihad. Saat berseragam kuning-hitam khas Fenerbahce, Kante menyumbang 2 gol dari total 18 laga. Uniknya, dari total 44 penampilan sepanjang 2025/2026, ia selalu tampil sejak menit awal. Ini menunjukkan staminanya belum habis dimakan usia.
Pengalaman dan jam terbang tinggi bersama klub menjadi alasan Didier Deschamps masih menggunakan jasa lima pemain senior tersebut. Memang hanya Mike Maignan dan Adrien Rabiot yang tampil reguler di Piala Dunia 2026 sejauh ini. Namun, Kante, Digne, dan Samba bisa menjadi pembeda pada masa genting.


















