Rapor Wakil Asia pada Fase Grup Piala Dunia 2026, Mayoritas Gagal!

- Dari sembilan wakil Asia di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang berhasil lolos ke babak 32 besar, sementara tujuh tim lainnya tersingkir di fase grup.
- Korea Selatan, Iran, Arab Saudi, Irak, Yordania, Uzbekistan, dan Qatar gagal melangkah lebih jauh meski beberapa sempat tampil menjanjikan di laga awal.
- Hasil ini menyoroti kesenjangan kualitas sepak bola Asia di level global, terutama kegagalan Qatar sebagai juara bertahan Piala Asia untuk bersaing di turnamen dunia.
Bertambahnya jumlah peserta di Piala Dunia 2026 menjadi keuntungan tersendiri bagi negara-negara yang tergabung dalam Asian Football Confederation (AFC). Alhasil, terdapat sembilan tim yang mewakili Benua Kuning di panggung sepak bola terbesar di dunia tersebut. Sayangnya, hasil yang didapat pada fase grup cukup mengecewakan dengan hanya dua tim yang melaju ke fase gugur.
1. Korea Selatan tak termasuk ke dalam daftar peringkat ketiga terbaik
Korea Selatan hanya menempati peringkat ketiga klasemen akhir grup A. Dengan hanya meraih tiga poin, mereka tak layak lolos ke babak 32 besar lewat jalur peringkat tiga terbaik. Setelah sempat menang atas Ceko pada laga pertama, Taegeuk Warriors kalah tipis 0-1 dari Meksiko dan Afrika Selatan dalam dua laga berikutnya.
2. Sebagai juara bertahan Piala Asia, Qatar menjadi juru kunci grup B
Qatar tampil mengecewakan meski menyandang status sebagai juara Asia dalam dua edisi ke belakang. Tergabung di grup B bersama Swiss, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina, mereka finis sebagai juru kunci di klasemen akhir. Setelah sempat menahan imbang Swiss 1-1 pada laga pertama, mereka dibantai Kanada 0-6 pada laga kedua dan kalah 1-3 dari Bosnia pada laga terakhir.
3. Australia lolos ke fase gugur sebagai runner-up grup D
Australia mampu tampil kompetitif hingga menempati peringkat kedua grup D. Mereka mengumpulkan empat poin, sama dengan Paraguay di peringkat ketiga yang kalah dari segi produktivitas gol. Poin-poin itu didapat berkat kemenangan 2-0 atas Turki pada laga pertama dan imbang 0-0 dengan Paraguay pada laga ketiga. Selanjutnya pada babak 32 besar, Socceroos akan bertemu Mesir.
4. Setelah finis sebagai runner-up grup F, Jepang akan bertemu Brasil
Selain Australia, Jepang juga berhasil menembus babak 32 besar. Mereka layak melangkah lebih jauh usai menempati peringkat kedua grup F. Setelah memberi perlawanan apik hingga menahan imbang Belanda pada laga pertama, Samurai Biru membantai Tunisia 4-0 pada laga kedua. Perjalanan mereka pada fase grup ditutup dengan menahan imbang Swedia 1-1. Berikutnya, mereka harus melewati perlawanan Brasil pada babak 32 besar dan akan bertemu pemenang antara Norwegia dan Pantai Gading pada babak 16 besar.
5. Iran gagal lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik
Iran hampir lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu peringkat tiga terbaik. Sayangnya, torehan tiga poin membuat mereka kalah bersaing dengan Senegal yang lebih unggul dari segi produktivitas gol. Selama fase grup, Iran tak pernah kalah dan meraih hasil imbang melawan Mesir, Belgia, serta Selandia baru. Di grup G, mereka hanya unggul atas Selandia Baru yang finis di peringkat terbawah.
6. Kegagalan menang atas Cape Verde memastikan Arab Saudi sebagai juru kunci grup H
Arab Saudi sempat membuat kejutan dengan menahan imbang Uruguay 2-2 pada laga pertama. Namun, mereka harus mengakui keunggulan Spanyol dengan kalah telak 0-4 pada laga kedua. Kesempatan untuk menembus fase gugur terbuka ketika bertemu Cape Verde pada laga ketiga. Sayangnya, mereka ditahan imbang tanpa gol hingga harus puas finis di peringkat terakhir grup H.
7. Irak tak meraih satu poin pun dan finis sebagai juru kunci grup I
Dari segi produktivitas gol dan perolehan poin, Irak menjadi wakil Asia terburuk pada fase grup. Mereka hanya mencetak 1 gol dan kebobolan 12 gol. Pada laga pertama, mereka takluk 1-4 dari Norwegia. Performa buruk berlanjut dengan kalah 0-3 dari Prancis dan 0-5 dari Senegal. Dengan tanpa poin, mereka finis di peringkat terbawah grup I. Di sisi lain, tiga tim lainnya di grup tersebut lolos ke babak 32 besar.
8. Yordania menjadi juru kunci grup J meski selalu mencetak gol dalam tiga laga
Sebagai debutan, Yordania berhasil mencetak gol dalam tiga laga berbeda selama fase grup. Sayangnya, mereka selalu menelan kekalahan. Selain takluk 1-3 dari Argentina dan Austria, mereka juga kalah 1-2 dari Aljazair. Dengan demikian, Yordania finis di peringkat terbawah grup J.
9. Uzbekistan tak meraih satu poin pun selama bersaing di grup K
Uzbekistan mengikuti jejak Yordania dan Irak sebagai wakil Asia yang tak meraih poin pada fase grup. Setelah kalah 1-3 dari Kolombia pada laga pertama, mereka dilibas Portugal lima gol tanpa balas pada laga kedua. Kiprah mereka lantas ditutup dengan kekalahan 1-3 dari Kongo. Di grup K, mereka menjadi satu-satunya tim yang tak lolos ke fase gugur.
Kegagalan 7 dari total 9 wakil AFC di Piala Dunia 2026 seakan-akan menegaskan kualitas sepak bola Benua Kuning di panggung global. Sorotan tertuju kepada Qatar yang tak mampu bersaing meski mendominasi Piala Asia dalam dua edisi ke belakang.


















