Jakarta, IDN Times - Gelombang boikot terhadap Kylian Mbappe setelah komentarnya tentang Mao Zedong terus mengalir. LaLiga ikut menyampaikan permintaan maaf dan berjanji mengambil langkah untuk meredakan kontroversi tersebut.
Mbappe sebelumnya menuai kecaman setelah menyebut Mao Zedong, tokoh revolusioner sekaligus pendiri Republik Rakyat China, ketika ditanya mengenai meme favoritnya. Kontroversi itu membuat dua merek besar asal China, Dongpeng dan Mengniu, memutus kerja sama dengannya.
Dampaknya tidak berhenti di situ. Stasiun televisi China juga dikabarkan akan memboikot siaran LaLiga, kompetisi yang diikuti Real Madrid, klub Mbappe saat ini.
