4 Kekalahan Arsenal Melalui Adu Penalti pada Era Mikel Arteta

Arsenal disingkirkan Fleetwood Town pada putaran keempat Piala Liga Inggris 2026/2027. The Gunners takluk melalui adu penalti setelah skor imbang 1-1 pada waktu normal. Kekalahan tersebut terbilang memalukan karena Fleetwood Town merupakan penghuni League Two atau kasta keempat Liga Inggris.
Arsenal beberapa kali takluk melalui adu penalti sejak ditangani Mikel Arteta pada 2019 lalu. The Gunners tercatat tiga kali meraih kemenangan melalui adu penalti yang semuanya terjadi di Community Shield. Sementara, mereka sudah empat kali kalah melalui adu penalti per 29 Oktober 2026.
1. Arsenal dikalahkan Sporting CP pada 16 besar Liga Europa 2022/2023
Arsenal menghadapi Sporting CP pada 16 besar Liga Europa 2022/2023. Pada leg pertama di Estadio Jose Alvalade, kedua tim bermain imbang 2-2. Gol William Saliba dan gol bunuh diri Hidemasa Morita mampu dibalas oleh Goncalo Inacio dan Paulinho.
Pada leg kedua di Emirates Stadium, Arsenal unggul pada menit ke-19 melalui Granit Xhaka. Sporting mampu menyamakan kedudukan berkat aksi Pedro Goncalves pada menit ke-62. Agregat sama kuat 3-3 serta keuntungan gol tandang yang sudah dihapus membuat pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Tiga penendang pertama Arsenal, Martin Odegaard, Bukayo Saka, dan Leandro Trossard, sukses mencetak gol. Begitu pula tiga penendang pertama Sporting. Sayang, Gabriel Martinelli yang tampil sebagai penendang keempat gagal membobol jala Antonio Adan. Arsenal dipastikan tersingkir setelah tendangan Nuno Santos tak mampu ditepis Aaron Ramsdale.
2. Arsenal kalah dari Manchester United pada putaran ketiga Piala FA 2024/2025
Arsenal menjamu Manchester United di Emirates Stadium pada putaran ketiga Piala FA 2024/2025. Manchester United unggul lebih dahulu pada menit ke-52 melalui Bruno Fernandes. Namun, The Red Devils harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Diogo Dalot mendapat kartu merah pada menit ke-61.
Arsenal yang unggul jumlah pemain berhasil menyamakan kedudukan melalui Gabriel pada menit ke-63. The Gunners berpeluang unggul setelah mendapat hadiah penalti pada menit ke-72. Sayang, Martin Odegaard yang maju sebagai eksekutor gagal membobol jala Altay Bayindir.
Skor yang tak berubah hingga 120 menit waktu pertandingan membuat pertandingan berlanjut ke adu penalti. Kai Havertz menjadi satu-satunya penendang Arsenal yang gagal mencetak gol. The Gunners tersingkir setelah kelima eksekutor Manchester United sukses menjalankan tugasnya.
3. Arsenal kalah dari Paris Saint-Germain pada final Liga Champions 2025/2026
Arsenal berhasil menembus final Liga Champions Eropa 2025/2026. The Gunners bertemu raksasa Prancis sekaligus juara bertahan, Paris Saint-Germain (PSG). Itu merupakan final kedua Arsenal di Liga Champions setelah 2005/2006 ketika takluk dari Barcelona.
Arsenal unggul cepat pada menit keenam melalui Kai Havertz. PSG mendapat hadiah penalti pada menit ke-65 yang sukses dieksekusi oleh Ousmane Dembele. Adu penalti menjadi penentu juara setelah skor 1-1 tak berubah hingga babak perpanjangan waktu.
Eberechi Eze yang maju sebagai eksekutor kedua gagal menemui sasaran. Beruntung, David Raya sukses menepis sepakan Nuno Mendes. Sayang, tendangan Gabriel yang melambung membuat Arsenal gagal menjadi juara Liga Champions untuk kali pertama.
4. Arsenal kalah mengejutkan dari Fleetwood Town pada putaran keempat Piala Liga Inggris 2026/2027
Mikel Arteta memainkan banyak pemain cadangan ketika menjamu Fleetwood Town pada putaran keempat Piala Liga Inggris 2026/2027. Strategi tersebut dilakukan karena Fleetwood Town hanya menghuni kasta keempat Liga Inggris. Arsenal juga akan menghadapi Liverpool pada pekan kesembilan English Premier League (EPL).
Fleetwood Town sukses unggul lebih dahulu pada menit ke-21 melalui Aaron Loupalo-Bi. Arsenal baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-50 berkat aksi Viktor Gyokeres. The Gunners bahkan harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Max Dowman mendapat kartu merah pada menit ke-86.
Pertandingan langsung berlanjut ke adu penalti setelah waktu normal berakhir. Arsenal gagal lolos ke putaran berikutnya setelah tendangan Bruno Guimaraes mampu ditepis Jay Lynch. Fleetwood Town menjadi tim kasta keempat kedua yang mampu menyingkirkan Arsenal dari Piala Liga Inggris setelah Bradford City pada 2012/2013 juga melalui adu penalti.
Arsenal beberapa kali kalah melalui adu penalti pada era kepelatihan Mikel Arteta. Kekalahan atas Fleetwood town menjadi yang paling mengejutkan.























