Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
PSSI Apresiasi Performa Wasit Super League, VAR Masih Jadi Masalah
Wasit berkomunikasi dengan wasit VAR untuk memeriksa proses terjadinya gol saat pertandingan Liga 1 2024/2025 antara Bali United melawan PSM Makassar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (7/12/2024). (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)
  • Komite Wasit PSSI menilai performa perangkat pertandingan di Super League pekan keenam dan Championship pekan ketujuh 2026/27 secara umum memuaskan setelah mengevaluasi berbagai insiden.

  • Yoshimi Ogawa menyatakan masih ada sejumlah aspek perwasitan yang perlu dibenahi, terutama penerapan VAR agar lebih optimal dalam mendukung keputusan di lapangan.

  • Ogawa menekankan wasit wajib memeriksa tayangan ulang di lapangan saat VAR mengintervensi insiden, demi memastikan keputusan akhir sesuai kejadian.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa memberikan penilaian positif terhadap performa perangkat pertandingan di Super League dan Championship 2026/27. Namun, penerapan VAR masih jadi pekerjaan rumah.

Meski mengapresiasi performa wasit sejauh ini, Ogawa menyebut masalah pemakaian VAR masih jadi problem yang harus diselesaikan. Kadang, wasit tidak tepat dalam penerapannya.

1. Komite Wasit PSSI sudah lakukan evaluasi kinerja

Pelatihan VAR untuk Liga 1 masih berlanjut. (Dok. PT LIB)

Memasuki pekan keenam Super League dan dan pekan ketujuh Championship 2026/27, Komite Wasit PSSI telah mengevaluasi berbagai insiden pertandingan untuk menilai kualitas pengambilan keputusan wasit. Ogawa menyebut, secara keseluruhan, semua bagus.

"Setelah enam pekan, secara umum, kami telah memeriksa setiap insiden. Kemudian, secara umum, kami merasa puas dengan wasit kami. Mereka menunjukkan performa yang baik," kata Ogawa di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Menurut Ogawa, para wasit telah menjalankan tugas dengan baik. Sejumlah keputusan yang diambil di lapangan juga dinilai tepat sehingga kinerja perangkat pertandingan sejauh ini cukup memuaskan.

2. Komite Wasit PSSI masih menemukan sejumlah kekurangan

Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa di GBK Arena, Selasa (10/3/2026). (IDN Times/Tino).

Meski demikian, apresiasi tersebut bukan berarti seluruh aspek perwasitan sudah berjalan sempurna. Ogawa menegaskan, evaluasi tetap diperlukan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan pertandingan seiring berjalannya kompetisi.

Ogawa mengakui masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki berdasarkan hasil evaluasi. Dia menegaskan bahwa pembenahan tetap menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas perwasitan.

Ia kemudian secara khusus menyoroti penerapan VAR. Menurutnya, penggunaan teknologi tersebut masih perlu dievaluasi agar dapat mendukung pengambilan keputusan wasit secara optimal.

"Jika ditinjau secara detail, ada beberapa aspek, saya tidak ingin mengatakan banyak, tapi ada beberapa aspek yang harus kami perbaiki. Kami harus memperbaikinya, terutama penerapan VAR," kata Ogawa.

3. Wasit harus memeriksa tayangan ulang saat VAR melakukan intervensi

Wakil Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshimi Ogawa. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ogawa juga menekankan pentingnya pemeriksaan tayangan ulang ketika VAR melakukan intervensi terhadap suatu insiden. Dalam situasi tersebut, wasit di lapangan perlu melihat dan memeriksa tayangan ulang untuk memastikan keputusan yang diambil sesuai dengan kejadian.

Menurutnya, proses tersebut menjadi salah satu poin penting dalam penerapan VAR. Pemeriksaan yang cermat diperlukan agar wasit dapat mengevaluasi insiden secara tepat sebelum menetapkan keputusan akhir.

"Ketika VAR ikut campur, maka wasit harus melihat dan memeriksa tayangan ulang di lapangan. Ini benar-benar poin yang penting," ucap Ogawa.

Evaluasi soal VAR tersebut menjadi bagian dari upaya Komite Wasit PSSI untuk menjaga kualitas perwasitan di Super League dan Championship 2026/27. Ke depan, tentu diharapkan para pengadil lapangan bisa menunjukkan kinerja yang lebih baik.

Curated For You

Editorial Team

Related Article