Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

IBL All Indonesian 2026, Saatnya Pemain Lokal Unjuk Kemampuan

3 min read
IBL All Indonesian 2026, Saatnya Pemain Lokal Unjuk Kemampuan
IBL All Indonesian 2026 siap digelar. (Dok. IBL)
  • IBL All Indonesian 2026 berlangsung 24 Oktober-1 November di GOR Laga Tangkas, Bogor, diikuti 10 klub dengan laga pembuka Pelita Jaya melawan Dewa United dan Bogor Hornbills menghadapi Satria Muda.

  • Turnamen tanpa pemain asing ini memberi ruang lebih besar bagi pemain lokal untuk tampil, meningkatkan kepercayaan diri, cara bermain, mentalitas, serta menjawab keterbatasan menit bermain.

  • Para pemain menilai kompetisi ini sebagai pemanasan sebelum liga, sarana mengasah kemampuan, dan kesempatan bagi pemain muda atau minim kesempatan tampil untuk membuktikan kontribusi kepada tim.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - IBL All Indonesian 2026 akan dimulai pada Sabtu (24/10/2026) di GOR Laga Tangkas, Bogor. Ajang yang berlangsung hingga 1 November 2026 ini menjadi kesempatan bagi pemain lokal unjuk gigi.

Sebanyak 10 klub akan bersaing dalam turnamen tersebut. Pada hari pembukaan, Pelita Jaya Jakarta dijadwalkan menghadapi Dewa United Banten, sedangkan Bogor Hornbills, juara IBL 2026, akan berhadapan dengan Satria Muda Bandung.

Salah satu hal yang membedakan turnamen ini adalah tidak diperbolehkannya penggunaan pemain asing. Kebijakan tersebut membuka peluang bagi pemain lokal untuk mengambil peran lebih besar.

  1. 1. IBL All Indonesian 2026 jadi kesempatan meningkatkan kemampuan

    Pertandingan final IBL 2026 antara Pelita Jaya dan Bogor Hornbills berlangsung di stadion indoor dengan penonton memenuhi tribun.
    Final IBL 2026 antara Pelita Jaya dan Bogor Hornbills. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Pemain Dewa United, Kennie Elbert Kristanto menyambut positif IBL All Indonesian 2026. Dia menyebut, ajang tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan individu serta memperkuat mentalitas saat bertanding.

    "Ya, aku melihat ajang ini sebagai kesempatan buat meningkatkan kemampuan diri sendiri. Misalnya, meningkatkan kepercayaan diri di lapangan, cara bermain, dan mentalitas," ujar Kennie kepada awak media.

    Pemain Pelita Jaya, Andrew Lensun menyambut antusias kesempatan tersebut. Menurutnya, ajang ini dapat menjawab evaluasi mengenai terbatasnya kesempatan bermain yang selama ini dirasakan sejumlah pemain lokal.

    "Jadi, seharusnya ini menjadi ajang bagi kami sebagai pemain lokal untuk bermain basket, bersenang-senang lagi, dan merasakan semangat berkompetisi di lapangan. Persiapannya juga sudah lama, jadi aku bakal sangat antusias untuk bermain di sini," ujarnya.

  2. 2. Jadi ajang pemanasan sebelum liga dimulai

    Pertandingan final IBL 2026 antara Pelita Jaya dan Bogor Hornbills berlangsung di arena basket dengan penonton memenuhi tribun.
    Final IBL 2026 antara Pelita Jaya dan Bogor Hornbills. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Antusiasme serupa disampaikan Patrick Nikolas, pemain baru Bogor Hornbills. Ia menilai, IBL All Indonesian 2026 dapat dimanfaatkan para pemain lokal untuk mengasah keterampilan sekaligus mempersiapkan diri untuk musim depan.

    "Ajang ini sangat baik bagi pemain-pemain lokal untuk mengasah kemampuan, istilahnya, karena turnamen ini juga bisa menjadi ajang pemanasan sebelum liga dimulai," kata Patrick.

    Menurut Patrick, turnamen ini juga penting bagi pemain yang belum banyak mendapatkan kesempatan tampil. Mereka dapat memanfaatkan kompetisi tersebut untuk menunjukkan kemampuan dan membuktikan bahwa mereka mampu memberikan kontribusi bagi tim.

    "Selain itu, turnamen ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi pemain lokal yang belum mendapatkan banyak kesempatan bermain. Sekarang, mereka punya kesempatan untuk membuktikan kemampuan masing-masing," ujarnya.

  3. 3. Siapa saja 10 klub yang ikut ajang ini?

    Pemain Bogor Hornbills merayakan kemenangan di lapangan basket IBL 2026 dengan ekspresi penuh semangat di depan penonton.
    Bogor Hornbiills hadirkan kejutan di IBL 2026. (Dok. IBL)

    IBL All Indonesian 2026 diikuti 10 klub, yakni Pelita Jaya Jakarta, Dewa United Banten, Bogor Hornbills, Satria Muda Bandung, Rajawali Medan, Pacific Caesar Surabaya, Rans Simba Bogor, Satya Wacana Salatiga, Hangtuah Jakarta, dan Kesatria Bengawan Solo.

    Sejumlah tim juga memanfaatkan IBL All Indonesian 2026 ini untuk memberikan pengalaman bertanding kepada pemain muda dan pemain yang membutuhkan menit bermain lebih banyak.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More