Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Reaksi PSSI Usai Kena Sanksi AFC Buntut Duel Timnas U-22 vs Mali
Ketua BTN sekaligus Exco PSSI, Sumardji saat mendampingi Timnas Indonesia U-22 latihan di Stadion Madya, Senin (17/11/2025). (IDN Times/Tino).

Jakarta, IDN Times - PSSI mendapat sanksi dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Sanksi tersebut buntut uji coba internasional antara Timnas Indonesia U-22 kontra Mali, pada November 2025 lalu.

Keputusan itu terlampir dalam rilis hasil rapat Komite Disiplin dan Etik AFC, pada Rabu (25/2/2026). Laporan uji coba lintas konfederasi itu terlambat sampai ke meja AFC, yang membuat federasi melanggar Pasal 11 Kode Disiplin dan Etik AFC.

1. Sumardji angkat suara

Logo PSSI. (Dok.PSSI)

Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat suara terkait kasus tersebut. Sumardji menyatakan belum mendapatkan laporan dari departemen internasional PSSI.

"Belum dapat laporan, nanti akan saya cek. Saya belum dapat info mengenai sanksi tersebut," kata Sumardji ketika dihubungi awak media.

2. PSSI harus bayar Rp25 juta

Laga Timnas U-22 lawan Mali di Stadion Pakansari. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Akibat pelanggaran ini, AFC memberikan sanksi berupa denda sebesar 1.500 dolar Amerika Serikat, atau setara Rp25 juta. Denda ini harus dilunasi PSSI paling lambat 30 hari setelah putusan diterbitkan.

"Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan untuk membayar denda sebesar USD 1.500 atas pelanggaran Pasal 11.15 Regulasi AFC yang Mengatur Pertandingan Internasional," bunyi pernyataan AFC.

3. PSSI pasti bayar

Anggota Exco PSSI plus Ketua BTN, Sumardji. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Sumardji menegaskan federasi akan patuh pada sanksi yang diberikan AFC. Terlebih, denda itu tergolong begitu ringan.

"Kalau memang ada sanksi, pasti akan kami bayar," ujar Sumardji.

Editorial Team