6 Rekrutan Awal Fenerbahce pada Musim Panas 2026, Ada Mason Greenwood!

- Fenerbahce aktif di bursa transfer musim panas 2026 dengan mendatangkan enam pemain baru untuk memperkuat skuad di bawah pelatih Ismail Kartal.
- Mason Greenwood menjadi rekrutan termahal senilai 39 juta euro, disusul Nathan Ake dan Vedat Muriqi yang menambah pengalaman di lini belakang dan depan.
- Selain pemain berpengalaman, Fenerbahce juga merekrut talenta muda seperti Sidiki Cherif, Adem Yesilyurt, dan Amara Diouf guna memperkuat masa depan klub.
Fenerbahce aktif di bursa transfer musim panas 2026. Kehadiran Ismail Kartal sebagai pelatih baru membuat manajemen berbenah. Sejumlah pemain baru telah didatangkan untuk memperkuat skuad. Per 19 Juli 2026, ada enam pemain yang sudah direkrut Fenerbahce.
1. Mason Greenwood direkrut untuk menambah daya gedor serangan
Mason Greenwood berlabuh ke Fenerbahce dengan status pembelian termahal. Klub memecahkan rekor transfer senilai 39 juta euro atau Rp800 miliar untuk memboyongnya dari Olympique Marseille. Pemain berpaspor Inggris ini diikat kontrak hingga 2030 mendatang.
Fenerbahce kepincut dengan Greenwood setelah performa gemilangnya di Marseille. Selama 2 tahun di klub Prancis tersebut, ia kembali menemukan sentuhan terbaiknya hingga mengemas 48 gol dan 17 assis dari 81 penampilan di berbagai ajang. Dengan statistik ini, manajemen berharap pemain berusia 24 tahun ini bisa lebih tajam di lini serangan Fenerbahce.
2. Fenerbahce berhasil mendapatkan tanda tangan Nathan Ake
Nathan Ake menjadi pemain berpengalaman yang berhasil direkrut Fenerbahce. Bek asal Belanda ini dibeli dari Manchester City seharga 8,17 miliar atau Rp167 miliar. Karier gemilangnya di klub Inggris tersebut membuat Fenerbahce tergoda.
Bersama Manchester City, Ake menjadi tumpuan pertahanan pada 2020–2026. Selama 6 tahun di Etihad Stadium, ia memainkan 177 laga dengan sumbangsih 10 gol dan 3 assist. Total 12 trofi berhasil dipersembahkan kepada Manchester City, termasuk Liga Champions Eropa. Pengalaman matangnya ini dinilai dapat membawa Fenerbahce kompetitif di berbagai ajang.
3. Vedat Muriqi kembali ke Fenerbahce demi meningkatkan produktivitas gol
Fenerbahce mendatangkan striker berpengalaman pada musim panas 2026. Vedat Muriqi direkrut dari RCD Mallorca setelah performa apiknya. Selama 4,5 tahun di klub Spanyol tersebut, ia produktif melalui gelontoran 58 gol dan 12 assist dari 155 penampilan.
Kendati sudah memasuki usia 32 tahun, Fenerbahce tetap percaya terhadap kualitasnya. Biaya transfernya juga murah, yakni hanya sebesar 15,5 juta euro atau Rp318 miliar. Terlebih lagi, ini bukan kali pertama Fenerbahce merasakan kontribusinya. Muriqi sempat berseragam Fenerbahce pada 2019/2020 dan tampil apik dengan 17 gol dan 7 assist dari 36 laga.
4. Fenerbahce mempermanenkan Sidiki Cherif setelah penampilan menjanjikan
Selain merekrut striker berpengalaman, Fenerbahce juga membeli penyerang muda potensial. Sidiki Cherif ditebus permanen dari Angers SCO seharga 18 juta euro atau Rp369 miliar. Sebelumnya, ia dipinjam pada Januari 2026 dan mampu tampil menjanjikan.
Pada paruh kedua 2025/2026, pemain berusia 19 tahun ini diandalkan dalam 16 laga. Kendati kontribusinya baru 3 gol dan 1 assist, Fenerbahce memercayai talentanya. Striker berpaspor Guinea diharapkan makin berkembang mengingat kontraknya berjalan hingga 2030.
5. Adem Yesilyurt bergabung dengan status pemain muda potensial
Adem Yesilyurt merapat ke Fenerbahce pada musim panas 2026. Baru berusia 19 tahun, winger Turki ini menarik minat berkat performa menjanjikan di Karsiyaka pada 2025/2026. Meski klub berkompetisi di kasta keempat Liga Turki, penampilannya mengesankan.
Tercatat, Yesilyurt memainkan 23 laga dengan koleksi 2 gol dan 2 assist. Meski secara statistik tak begitu tajam, Fenerbahce berani untuk merekrutnya. Sebab, manajemen hanya mengeluarkan 500 ribu euro atau Rp10,2 miliar. Ia dinilai bisa berkembang lebih baik.
6. Amara Diouf direkrut secara bebas transfer pada musim panas 2026
Fenerbahce mendapatkan tanda tangan Amara Diouf secara cuma-cuma. Pemain berusia 18 tahun ini sempat menganggur selama semusim setelah kontraknya berakhir bersama akademi Generation Foot. Namun, Fenerbahce percaya terhadap potensinya.
Bisa dibilang, Fenerbahce bertaruh besar merekrut Diouf. Maklum saja, ia sempat tidak bermain kompetitif selama setahun. Sang pemain belum pasti langsung diikutsertakan ke tim utama. Namun, berada di akademi Fenerbahce membuatnya berpeluang berkembang.
Mayoritas pemain yang direkrut beroperasi di lini serangan. Ini menunjukkan keseriusan Fenerbahce untuk kompetitif di berbagai ajang. Terlebih lagi, beberapa di antaranya merupakan pemain berpengalaman. Dengan pasar transfer yang masih lama, sejumlah pemain berpotensi kembali didatangkan Fenerbahce pada musim panas 2026.
















