Arsenal resmi memperkenalkan Christos Tzolis dari Club Brugge pada musim panas 2026. Demi mendaratkannya ke Emirates Stadium, klub London Utara ini harus membayar 40 juta euro (sekitar Rp821,6 miliar) kepada Blauw-Zwart. Termasuk penyerang sayap kiri yang kini berusia 24 tahun ini, ada tiga rekrutan termahal The Gunners dari klub yang berkompetisi di Jupiler Pro League (JPL) Belgia per 27 Juli 2026.
3 Rekrutan Termahal Arsenal dari Jupiler Pro League per 27 Juli 2026

1. Christos Tzolis dibeli dari Club Brugge dengan biaya 40 juta euro pada musim panas 2026
Setelah kurang lebih 2 tahun mengembangkan potensi bersama Club Brugge, Christos Tzolis mengambil kesempatan merasakan atmosfer persaingan English Premier League (EPL) dengan merapat ke Arsenal pada musim panas 2026. Pemain yang kini berusia 24 tahun ini dibeli 40 juta euro (sekitar Rp821,6 miliar) serta memperoleh kontrak 5 tahun yang berlangsung sampai 2031. Dirinya diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan penyerang sayap kiri yang ditinggalkan oleh Leandro Trossard lantaran memilih berlabuh ke Besiktas.
Sebelum pergi ke Inggris, Tzolis direkrut Club Brugge dari Fortuna Duesseldorf pada musim panas 2024. Pemain berkebangsaan Yunani ini cepat melakukan adaptasi sehingga kerap dipercaya menempati posisi penyerang sayap kiri. Dia juga pernah dirotasi ke penyerang sayap kanan, penyerang tengah, penyerang tengah, dan gelandang serang tergantung kebutuhan taktik Blauw-Zwart.
Tzolis sendiri merupakan pilar penting saat berseragam Club Brugge lantaran mempunyai kemampuan dribel mumpuni, kelincahan, dan visi bermain untuk menciptakan peluang. Ia juga rajin bergerak memperkaya opsi umpan bagi rekan dan bisa menarik bek lawan agar keluar dari posisi. Selain itu, kehadirannya dibutuhkan guna membantu pressing. Dia ikut membawa Blauw-Zwart mendapat berbagai piala di kancah domestik. Pemain bertinggi 179 cm tersebut merumput 108 kali dengan menorehkan 43 gol dan 45 assist.
2. Albert Sambi Lokonga didapatkan dengan mahar 17,5 juta euro dari RSC Anderlechts
Berkat rekam jejak selama berseragam RSC Anderlecht, Arsenal kepincut performa Albert Sambi Lokonga sehingga diperkenalkan ke Emirates Stadium pada musim panas 2021. Dia didapatkan dengan mahar 17,5 juta euro (sekitar Rp359,2 miliar). Ini menjadi pengalaman pertamanya merasakan atmosfer persaingan sepak bola Inggris. Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut dianggap sebagai sosok menjanjikan sehingga The Gunners memberi kontrak jangka panjang 5 tahun yang rencananya berlangsung sampai Juni 2026. Dirinya diproyeksikan memperdalam kekuatan sektor tengah.
Tak berjalan mulus, Sambi Lokonga ternyata kesulitan merumput secara reguler lantaran ketatnya persaingan sektor tengah Arsenal. Ini berdampak terhadap menit bermain yang didapatkan. Dirinya tercatat pernah ditugaskan oleh Mikel Arteta untuk menempati posisi gelandang tengah atau gelandang bertahan sesuai kebutuhan taktik klub yang berbasis di London Utara tersebut.
Sambi Lokonga sendiri dibekali ketenangan dan keterampilan dribel sehingga dibutuhkan untuk membantu mengalirkan bola. Selain itu, pemain kelahiran Verviers ini aktif bergerak mencari ruang demi menawarkan opsi umpan bagi rekan. Ketika bertahan, kehadirannya membantu memotong jalur umpan lawan. Tak masuk skema taktik Arsenal, dirinya sempat dipinjamkan kepada Crystal Palace, Luton Town, dan Sevilla. Dia tercatat dipasang dalam 39 pertandingan (2.371 menit) bersama The Gunners. Ia kemudian dilepas permanen ke Hamburg SV pada tenggat waktu musim panas 2025.
3. Arsenal merekrut Emmanuel Eboue dengan mahar 2,2 juta euro dari KSK Beveren
Emmanuel Eboue memilih meninggalkan KSK Beveren setelah menerima tawaran Arsenal pada musim dingin 2005. Pemain berkebangsaan Pantai Gading tersebut direkrut dengan mahar 2,2 juta euro (sekitar Rp45 miliar). Dia untuk pertama kali mengambil kesempatan mengembangkan potensi bersama klub Inggris. Kehadirannya saat itu dibutuhkan demi memperdalam kekuatan di sisi kanan pertahanan The Gunners.
Selain bek kanan, Eboue ternyata merupakan sosok versatile yang pernah ditugaskan oleh Arsene Wenger untuk menjalankan beberapa peran di area belakang, tengah, dan depan tergantung kebutuhan taktik. Ini membuatnya cukup sering diturunkan sejak menit awal. Berkat kecepatan dan stamina mumpuni, dia rajin naik membantu serangan karena bisa membuka ruang sekaligus menambah opsi umpan bagi rekan. Saat fase bertahan, dirinya tidak ragu melakukan duel demi merebut bola.
Seiring waktu, Wenger lebih sering menurunkan Bacary Sagna ketimbang Eboue di posisi bek kanan utama Arsenal. Pemain kelahiran Abidjan ini tercatat ikut berjuang mengantar The Gunners memenangkan FA Cup 2004/2005. Dirinya mengumpulkan 10 gol dan 20 assist dari total 214 (14.482 menit) pertandingan di berbagai kompetisi. Pada musim panas 2011, dia hengkang ke Galatasaray.
Ketiga pemain di atas menjadi rekrutan termahal Arsenal dari klub yang berada di Jupiler Pro League (JPL). Tzolis diproyeksikan untuk memperdalam kekuatan di posisi penyerang sayap kiri. Sementara, Sambi Lokonga sedang membangun karier bersama Hamburg SV dan Eboue telah pensiun dari dunia sepak bola profesional sejak Maret 2016.
Curated For You
- 5 Pemain Arsenal dari Yunani sebelum Christos Tzolis26 Jul 2026, 17:22 WIB
- Sepak Terjang Leandro Trossard di Arsenal, Sosok Serbabisa!26 Jul 2026, 11:14 WIB
- 4 Penjualan Termahal Arsenal kepada Klub Turki per 20 Juli 202623 Jul 2026, 09:08 WIB