Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Rekrutan Tottenham dari West Ham sebelum Mateus Fernandes

5 Rekrutan Tottenham dari West Ham sebelum Mateus Fernandes
potret stadion West Ham United, London Stadium (unsplash.com/reganography)
Intinya Sih
  • Tottenham Hotspur memecahkan rekor transfer klub dengan mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham senilai 99 juta euro pada musim panas 2026.
  • Sejak awal abad ke-21, Spurs telah merekrut lima pemain dari West Ham seperti Kanoute, Defoe, Carrick, Parker, dan Kudus dengan hasil yang cukup sukses.
  • Rekrutan-rekrutan tersebut menunjukkan kontribusi signifikan di berbagai periode, menjadikan hubungan transfer antara kedua klub ini menarik untuk disimak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Mateus Fernandes menjadi rekrutan teranyar Tottenham Hotspur pada musim panas 2026. Manajemen mendatangkannya dari West Ham United senilai 99 juta euro atau Rp2,03 triliun. Spurs rela memecahkan rekor transfernya demi memboyong gelandang 21 tahun ini. Meski jarang, ini bukan kali pertama Spurs merekrut pemain dari West Ham. Sejak abad 21, ada lima pemain yang dibeli Spurs dari West Ham. Lalu, seperti apa performanya?  

1. Frederic Kanoute tampil menjanjikan meski hanya singkat di Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur merekrut Frederic Kanoute pada musim panas 2003. Spurs kepincut setelah penampilannya yang menjanjikan dengan 33 gol dan 9 assist dari 99 laga. Biaya transfernya 5,25 juta euro atau sekitar Rp108 miliar. Namun, kariernya hanya singkat selama 2 tahun. 

Sejatinya, Kanoute cukup tajam melalui 21 gol dan 11 assist dari 71 laga. Namun, ketatnya persaingan dengan Robbie Keane dan Jermain Defoe membuatnya terpinggirkan. Ditambah lagi, hubungannya merenggang dengan pelatih Spurs saat itu, Martin Jol. Dengan kondisi tersebut, Spurs akhirnya melegonya kepada Sevilla pada musim panas 2005. 

2. Jermain Defoe menjelma sebagai mesin gol Tottenham Hotspur

Jermain Defoe merupakan salah satu pembelian sukses Tottenham Hotspur dari West Ham. Pada Februari 2004, Spurs menebusnya seharga 10,5 juta euro (Rp2116 miliar). Kala itu, ia masih berusia 22 tahun. Namun, performanya bersama West Ham impresif. Selama 3,5 tahun, ia mengemas 40 gol dan 4 assist dari 104 laga. Penampilan ini yang membuat Spurs tergoda.

Benar saja, Defoe menjelma sebagai mesin gol bagi Spurs. Selama 4 tahun, ia membuat 64 gol 17 assist dari 177 laga. Namun, ia memutuskan pergi setelah kurangnya menit bermain pada paruh pertama 2007/2008. Defoe hengkang ke Portsmouth, tetapi hanya bertahan setahun. Pada Januari 2009, Spurs membelinya lagi. Pada periode keduanya ini, Defoe bermain hingga 2014. Secara total, Defoe membukukan 143 gol dan 32 assist dari 363 laga di lintas ajang. 

3. Michael Carrick menjadi gelandang andalan Tottenham Hotspur selama 2 musim

Tottenham Hotspur merekrut Michael Carrick pada musim panas 2004. Setelah bermain reguler selama 4 tahun di West Ham, Spurs membajaknya seharga 4,1 juta euro atau Rp84,3 miliar. Meski terbilang murah, performa yang ditunjukkan Carrick impresif bersama Spurs. 

Carrick berkarier selama 2 musim hingga 2006. Kendati hanya singkat, ia diandalkan dalam 71 laga dengan 2 gol 11 assist. Performa apik ini membuat Manchester United merekrutnya. Spurs akhirnya melepas sang gelandang seharga 27,2 juta euro atau Rp559 miliar.

4. Scott Parker diandalkan di lini tengah meski hanya 2 tahun di Tottenham Hotspur

Setelah hampir sedekade, Tottenham Hotspur kembali berbelanja di West Ham. Kali ini, Scott Parker direkrut pada musim panas 2011. Spurs menebusnya senilai 5,75 juta euro atau Rp118 miliar. Spurs merekrutnya setelah kontribusi 12 gol dan 10 assist dari 129 laga di West Ham.

Selama di Spurs, Parker memainkan 63 laga dengan kontribusi 4 assist. Namun, ia hanya bertahan selama 2 musim. Pada musim panas 2013, Spurs merekrut sejumlah gelandang anyar  Faktor ini yang membuat Parker memilih pergi demi menit bermain reguler. Parker lalu berlabuh ke Fulham yang saat itu baru promosi. Ia bertahan di sana hingga pensiun pada 2017.

5. Mohammed Kudus hingga kini masih bermain untuk Tottenham Hotspur

Mohammed Kudus berlabuh ke Tottenham Hotspur pada musim panas 2025. Kala itu, Spurs membelinya dengan mahal seharga 63,8 juta euro atau Rp1,31 triliun. Spurs kepincut setelah Kudus mengemas 19 gol dan 13 assist dari 80 laga bersama West Ham. 

Musim debutnya pada 2025/2026 tidak berjalan sesuai harapan. Sejatinya, Kudus tampil menjanjikan dengan 3 gol dan 6 assist dari 26 laga paruh pertama musim. Namun, cedera hamstring parah dideritanya pada Januari 2026. Ini membuat musimnya berakhir lebih cepat dan mesti melewatkan kesempatan memperkuat Ghana di Piala Dunia 2026.

Melihat para pemain di atas, semuanya mampu menjadi andalan. Kendati jarang, pembelian yang dilakukan Spurs dari West Ham selalu berhasil. Kini, Mateus Fernandes punya kans mengikutinya. Terlebih lagi, pemain asal Portugal ini dibeli mahal hingga memecahkan rekor transfer klub. Menarik dinantikan kiprah pemain 21 tahun ini pada 2026/2027 mendatang. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More