Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sambut HUT PSSI ke-96, PSSI Pers Gelar Diskusi Menuju Piala Dunia 2030

Sambut HUT PSSI ke-96, PSSI Pers Gelar Diskusi Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (Dok. PSSI Pers)
Intinya Sih
  • PSSI merayakan usia ke-96 dengan refleksi perjalanan panjang sepak bola nasional, menyoroti kemajuan dan tantangan menuju target realistis tampil di Piala Dunia 2030.
  • Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendukung diskusi terbuka yang digelar PSSI Pers, menegaskan pentingnya peran pers dalam membangun ekosistem sepak bola yang sehat dan beretika.
  • Forum bertajuk '96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030' menjadi wadah pertukaran gagasan lintas pihak untuk menyusun peta jalan konkret serta membuka partisipasi publik demi kemajuan sepak bola Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - PSSI genap berusia 96 tahun pada 19 April 2026, menandai perjalanan panjang hampir satu abad sepak bola nasional yang diwarnai berbagai dinamika, mulai dari prestasi hingga tantangan besar.

Dalam rangka peringatan tersebut, PSSI Pers akan menggelar diskusi terbuka pada Kamis (16/4/2026) di GBK Arena, Jakarta, dengan melibatkan insan media dan pemangku kepentingan sepak bola nasional.

1. Berlikunya perjalanan PSSI sampai usia ke-96

WhatsApp Image 2025-09-06 at 02.56.43 (2).jpeg
Timnas U-23 lawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. (Dok. PSSI)

Perjalanan PSSI selama hampir satu abad tidak selalu mulus. Ada pencapaian yang patut diapresiasi, namun juga kegagalan yang menyisakan kekecewaan, termasuk belum berhasilnya Timnas Indonesia menembus Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, perkembangan positif mulai terlihat. Peningkatan ranking FIFA, munculnya pemain muda potensial, serta pembenahan kompetisi domestik menjadi indikasi adanya proses yang berjalan.

Target menuju Piala Dunia 2030 yang sebelumnya dianggap ambisius, kini mulai masuk dalam perhitungan realistis. Optimisme publik pun perlahan tumbuh.

Untuk pertama kalinya dalam waktu lama, peluang Indonesia tampil di Piala Dunia terasa lebih dekat. Pertanyaan publik kini bergeser dari "apakah bisa" menjadi "bagaimana caranya".

Melihat dinamika tersebut, PSSI Pers memandang usia ke-96 sebagai momentum tepat untuk membuka ruang diskusi. Tujuannya bukan sekadar perayaan, tetapi membangun dialog jujur dan terukur.

2. Dukungan dari PSSI untuk diskusi ini

WhatsApp Image 2025-09-02 at 01.22.56 (3).jpeg
Erick Thohir hadiri pameran foto PSSI Pers dan PFI Jakarta di Sarinah. (Dok. PSSI)

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendukung adanya dialog terbuka dari berbagai pihak terkait sepak bola nasional. Ia pun menekankan pentingnya peran pers dalam ekosistem sepak bola nasional.

"Pers sebagai bagian penting dari ekosistem sepak bola nasional. Tak hanya peliput pertandingan, tetapi juga mitra yang membantu membangun suasana sepak bola yang sehat melalui pemberitaan yang benar, berimbang, beretika, dan bertanggung jawab," kata Erick dalam keterangannya, Selasa (14/4/2026).

Ketua PSSI Pers, Robbi Yanto, menyebut forum ini penting untuk menyatukan cara pandang berbagai pihak terhadap masa depan sepak bola nasional.

"Momentum 96 tahun ini bukan hanya soal melihat ke belakang, tapi juga memastikan kita punya arah yang jelas ke depan. Diskusi ini kami buat supaya semua pihak bisa duduk bersama, bicara terbuka, dan mencari jalan yang realistis menuju Piala Dunia 2030," ujar Robbi.

3. Jadi wadah pertukaran gagasan

Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (Dok. PSSI Pers)

Diskusi bertajuk "96 Tahun PSSI: Fondasi Piala Dunia 2030" akan menjadi wadah pertukaran gagasan. Forum ini dirancang untuk menghadirkan perspektif dari berbagai pihak dalam ekosistem sepak bola.

Mulai dari federasi, pelaku lapangan, pengamat, hingga insan media akan dipertemukan. Diskusi diharapkan mampu menghasilkan peta jalan yang lebih konkret menuju target besar tersebut.

Selain itu, forum ini juga bertujuan mendorong komunikasi yang lebih terbuka antar pemangku kepentingan. PSSI Pers ingin memperkuat perannya sebagai jembatan antara dunia sepak bola dan media.

Ruang diskusi ini juga akan membuka partisipasi publik. Suara jurnalis dan warganet diharapkan dapat memperkaya arah pembangunan sepak bola nasional, demi Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2030.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More