Kerja Sama PSSI dan FFF, Bagian Dari Upaya Diplomasi Indonesia-Prancis

- PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) meresmikan program Next Goal sebagai bentuk diplomasi olahraga Indonesia–Prancis, dengan dukungan Menpora Erick Thohir dan Dubes Prancis Fabien Penone.
- Kerja sama ini menyoroti kesetaraan gender serta pengembangan sepak bola putri melalui pelatihan, pertukaran pengalaman, dan dukungan konkret dari FFF untuk memperkuat hubungan antarnegara.
- Program mencakup pelatihan bagi 400 pemain muda, 60 pelatih, serta 25 peserta manajemen olahraga perempuan, termasuk sesi imersif di Prancis dan pembahasan struktur kompetisi sepak bola putri.
Jakarta, IDN Times - PSSI bersama Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) dan baru saja meresmikan sebuah kerja sama lewat program Next Goal. Lebih dari sekadar kolaborasi, kerja sama ini adalah upaya diplomasi antara Indonesia dan Prancis.
Peresmian program Next Goal antara Indonesia dan Prancis ini digelar di Institut Francais d’Indonesie (IFI), Rabu (16/4/2026). Turut hadir dalam peresmian itu Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, serta Duta Besar Prancis Fabien Penone.
1. Agar Prancis dan Indonesia jadi lebih erat

Erick mengungkapkan, diplomasi olahraga tidak hanya mempererat hubungan antar negara, tetapi juga membawa pesan penting seperti kesetaraan gender. Dalam olahraga, perempuan memiliki posisi yang setara dengan laki-laki.
Erick juga menyebut, isu ini juga menjadi salah satu bagian dari pembahasan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron, terutama terkait upaya mempererat kerja sama olahraga antara Indonesia dengan Prancis.
"Prancis ingin mendorong diplomasi olahraga, karena ini sangat baik untuk membangun fondasi hubungan kemasyarakatan," kata Erick dalam paparannya.
2. Prancis dan FFF sambut baik kerja sama ini

Head of International FFF, Ludovic Debru, mengungkapkan kerja sama dengan PSSI membuka pintu bagi banyak hal, salah satunya pengembangan sepak bola putri di Indonesia. Plus, akan ada ajang tukar pengalaman antara sepak bola Indonesia dan Prancis.
"Pengembangan itu adalah proses yang tidak pernah berhenti, yang penting adalah memulai. Sangat menarik bagi kami untuk memahami bagaimana sepak bola dikelola di Indonesia," kata Debru.
Sementara, Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, menyambut baik atas program pengembangan sepak bola wanita tersebut. Dia menyebut, diplomasi olahraga sangat penting dalam memperkuat hubungan antarnegara.
"Kami meluncurkan program-program konkret, yang pada dasarnya adalah untuk mendukung dan melatih serta membantu mengidentifikasi pemain muda terbaik, terutama pemain (sepak bola) putri. Ini adalah prioritas bagi kami yaitu kesetaraan olahraga," kata Penone.
3. Daftar program komprehensif dari kerja sama ini

Inisiatif ini akan secara langsung memberikan manfaat bagi lebih dari 500 peserta dan secara tidak langsung berdampak pada lebih banyak orang di seluruh negeri melalui transfer pengetahuan dan penguatan kelembagaan.
Untuk pengembangan pemain, total 400 pemain putri usia tujuh sampai 12 tahun akan bermain dalam Grassroots Festival di Indonesia. Kemudian, 19 pemain Timnas U-17 Putri mengikuti training camp yang dilatih langsung oleh pelatih tim Prancis di Clairefontaine.
Kemudian, untuk pelatihan bagi para pelatih, total 60 pelatih dilatih di Indonesia, dengan lima pelatih Indonesia mengikuti sesi imersif di Prancis. Akan ada juga pedagogi inklusif dan metodologi pelatihan modern
Terkait manajemen dan hukum olahraga, program ini diikuti oleh 25 peserta perempuan di Jakarta, yang fokus pada pengembangan kepemimpinan, manajemen, administrasi, dan tata kelola olahraga, khususnya sepak bola putri.
Selain itu, nantinya program ini akan mencakup pembahasan struktur kompetisi sepak bola putri serta pengembangan federasi. Termasuk dialog kelembagaan dengan pemangku kepentingan sepak bola Prancis.
Sebagai bagian dari program Next Goal, Kolaborasi Pemberdayaan Wanita dalam Sepak Bola Klinik Pelatihan tuntas diselenggarakan pada 11 sampai 12 April 2026 di Lapangan Sidolig, Bandung.
Nantinya, akan ada sesi pelatihan di Prancis pada 3 sampai 9 Mei 2026, mencakup kegiatan di pusat pelatihan nasional Timnas Prancis di Clairefontaine, serta kunjungan ke kantor FFF dan FIFA di Paris guna memperkuat kerja sama dengan PSSI ini ke tingkat strategis.



![[FOTO] Atmosfer Megah Allianz Arena Sambut Kelolosan Bayern Munich](https://image.idntimes.com/post/20260309/maximilian-kunstwadl-zgn2nlb_630-unsplash_8ade26f2-9e6d-4518-8660-c97eddc1f06f.jpg)













