Comscore Tracker

Memori Belanda vs Argentina 1998: Menikmati Magis Dennis Bergkamp

Bergkamp jadi pembeda di laga ini

Jakarta, IDN Times - Laga antara Belanda lawan Argentina, dalam ajang apa pun, acap menghadirkan tensi tersendiri. Selain status kedua negara yang dikenal sebagai negara sepak bola, kerap ada bumbu-bumbu tersendiri yang hadir.

Dilansir 11vs11, Belanda dan Argentina sudah berjumpa sebanyak sembilan kali sejak 1974. Dari sembilan pertemuan itu, Oranje unggul dengan empat kemenangan, berbanding tiga kemenangan milik Argentina.

Nah, salah satu kemenangan bersejarah Belanda atas Argentina terjadi pada 1998 silam. Ketika itu, kedua tim berjumpa dalam laga perempat final Piala Dunia 1998. Ada satu pemain yang menunjukkan magisnya di laga itu: Dennis Bergkamp.

1. Belanda dan Argentina lolos ke fase gugur sebagai juara grup

Memori Belanda vs Argentina 1998: Menikmati Magis Dennis BergkampInggris vs Argentina Piala Dunia 1998 (dailymail.co.uk)

Di ajang Piala Dunia 1998, Belanda dan Argentina lolos ke fase gugur dengan status sama, yakni sebagai juara grup. Belanda menjuarai Grup E yang berisikan Meksiko, Belgia, dan juga Korea Selatan.

Sedangkan Argentina, mereka menjuarai Grup H yang berisikan Kroasia, Jamaika, dan Jepang. Dengan status juara grup, keduanya terhindar dari pertemuan di babak 16 besar. Argentina akhirnya jumpa Inggris, sedangkan Belanda jumpa Yugoslavia.

Sama-sama meraih kemenangan di babak 16 besar, apalagi Argentina yang diwarnai dengan drama David Beckham vs Diego Simeone, keduanya akhirnya berjumpa di babak perempat final. Laga pun berlangsung ketat kala itu.

Baca Juga: Berusia 51 Tahun, Ini 10 Gol Indah Dennis Bergkamp Sepanjang Masa

2. Bergkamp si pengubah situasi

Memori Belanda vs Argentina 1998: Menikmati Magis Dennis BergkampDennis Bergkamp (twitter.com/squawka)

Tidak bisa dimungkiri, baik Argentina maupun Belanda berisikan pemain-pemain ciamik saat itu. Belanda diperkuat nama-nama macam Frank dan Ronald de Boer, Bergkamp, Phillip Cocu, Edgar Davids, Marc Overmars, hingga Patrick Kluivert.

Sementara Argentina, mereka berisikan nama-nama macam Roberto Ayala, Matias Almeyda, Ariel Ortega, Javier Zanetti, Hernan Crespo, Claudio Lopez, Diego Simeone, hingga Gabriel Batistuta. Alhasil, pertemuan kedua tum berjalan ketat.

Babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-1, usai gol cepat Kluivert dibalas dengan ciamik oleh Lopez, yang melesakkan bola di antara kaki Edwin van der Sar. Skor 1-1 ini bertahan hingga laga memasuki menit 90.

Laga ini juga dihiasi oleh dua kartu merah, yang masing-masing diterima oleh Arthur Numan dari Belanda, dan Ortega dari Argentina. Numan melanggar keras Diego Simeone, sedangkan Ortega kedapatan menanduk Van der Sar.

Namun, laga ketat itu akhirnya tuntas, kala Bergkamp menunjukkan magisnya di menit akhir. Semua berawal dari kartu merah Ortega. Frank de Boer yang menerima bola, langsung melepaskan umpan panjang ke kotak penalti.

Nah, Bergkamp yang sejatinya tengah dikawal Ayala, mampu melepaskan diri dengan apik. Dengan satu tekukan, dia menipu Ayala dan melepaskan sepakan dengan kaki kanan luarnya. Sepakan ini pun sukses membobol gawang Carlos Roa.

Gol Bergkamp ini pun jadi penutup laga. Argentina tak mampu membalas, dan akhirnya Belanda keluar sebagai pemenang. Mereka melenggang ke semifinal.

3. Belanda terhenti di semifinal

Memori Belanda vs Argentina 1998: Menikmati Magis Dennis BergkampDennis Bergkamp di Piala Dunia 1998 (fifa.com)

Pada akhirnya, perjalanan Belanda terhenti di babak semifinal pada Piala Dunia 1998. Di babak tersebut, mereka kalah dari Brasil, yang akhirnya keluar sebagai runner-up usai kalah dari Prancis di final.

Belanda finis di peringkat empat dalam ajang ini, usai kalah dari Kroasia di laga perebutan tempat ketiga. Akan tetapi, pertemuan dengan Argentina ini jadi salah satu laga paling dikenang di Piala Dunia 1998. Ada magis Dennis Bergkamp di situ.

Baca Juga: Argentina Terancam, Pelatih Belanda Sudah Tau Kelemahan Lionel Messi

Topic:

  • Ilyas Listianto Mujib

Berita Terkini Lainnya