Saran Legenda Inggris ke Thomas Tuchel: Bukayo Saka Ganti Rio Ngumoha

- Gabby Agbonlahor mengkritik keputusan Thomas Tuchel membawa Bukayo Saka ke Piala Dunia 2026 karena kondisi sang pemain belum sepenuhnya fit.
- Agbonlahor menyarankan agar Tuchel mempertimbangkan Rio Ngumoha sebagai pengganti Saka, menilai performanya lebih menjanjikan dibanding pemain yang masih cedera.
- Tuchel menegaskan tetap percaya pada Saka dan memastikan tim medis akan mengelola kebugarannya secara hati-hati selama turnamen berlangsung.
Jakarta, IDN Times - Keputusan manajer Thomas Tuchel membawa Bukayo Saka ke Piala Dunia 2026 menuai kritik. Langkah tersebut dianggap berisiko untuk kedalaman Timnas Inggris, karena Saka masih belum fit 100 persen.
Salah satu kritik datang dari mantan penyerang The Three Lions sekaligus legenda Aston Villa, Gabby Agbonlahor. Menurutnya, Tuchel tidak perlu memaksakan membawa Saka karena Inggris memiliki segudang opsi pemain berkualitas di posisi sayap.
1. Rio Ngumoha layak dipertimbangkan
Agbonlahor bahkan menyarankan agar Tuchel mempertimbangkan untuk mencoret Saka. Membawa wonderkid Liverpool, Rio Ngumoha, dinilai lebih menjanjikan ketimbang memaksakan bintang Arsenal tersebut.
Selain Ngumoha, opsi lainnya ada pada Phil Foden, Jarrod Bowen, dan Cole Palmer. Agbonlahor mengakui kualitas Saka, tetapi kondisinya saat ini kurang memungkinkan untuk dibawa bertarung di level Piala Dunia.
"Lihat Rio Ngumoha. Lihat penampilannya melawan Selandia Baru. Lihat juga pemain-pemain yang kita tinggalkan di rumah seperti Phil Foden, Jarrod Bowen, dan Cole Palmer. Dia memang hanya absen tujuh pertandingan Premier League, yang sebenarnya tidak terlalu buruk. Tapi apakah kita harus membawa pemain yang masih memiliki masalah cedera?" kata Agbanlahor dikutip dari Talk Sport.
2. Akan berbahaya di fase gugur
Pernyataan Agbonlahor memang ada benarnya. Bertarung di turnamen paling prestisius, apalagi jadwalnya yang padat, semua kontestan membutuhkan kedalaman skuad yang mumpuni.
Pria berusia 39 tahun itu dapat mengatasi Kroasia, Ghana, dan Panama dengan mudah untuk ke fase gugur. Namun, dengan membawa pemain yang kurang fit 100 persen dan dihantui gelombang panas ekstrem Amerika Serikat, Agbonlahor khawatir The Three Lions pincang di babak tersebut.
"Di fase grup saya tidak terlalu khawatir karena saya rasa semuanya akan berjalan cukup mudah. Cedera Achilles bisa membutuhkan waktu yang sangat lama untuk sembuh. Saya tahu apa yang sedang dialami Saka dan terkadang Anda tidak pernah benar-benar pulih sepenuhnya. Saya rasa banyak orang akan setuju dengan saya dan bertanya, apakah dia sebaiknya diganti oleh Ngumoha?" ucap Agbonlahor.
3. Apa kata Tuchel?
Tuchel mengakui Inggris harus memberikan perawatan ekstra untuk Saka yang memaksakan diri bermain di akhir musim. Namun, dia tak khawatir sedikit pun tentang keputusannya.
"Kami masih harus sedikit berhati-hati dengan Bukayo yang mengalami cedera pada Maret dan terus membawanya hingga akhir musim bersama klub. Dia bersedia tetap bermain di penghujung musim dan melakukannya dengan sangat baik. Namun, kondisinya tetap harus dikelola di antara pertandingan. Saat ini kami masih berusaha meningkatkan kebugarannya secara bertahap," kata Tuchel.


















