Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Senegal vs Norwegia: Misi Berat Raksasa Afrika Buktikan Diri

Senegal vs Norwegia: Misi Berat Raksasa Afrika Buktikan Diri
ilustrasi jaring gawang (pexels.com/Clement Lepetit)
Intinya Sih
  • Senegal wajib menang atas Norwegia setelah kalah dari Prancis agar peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tetap terbuka.
  • Norwegia datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 4-1 atas Irak, dengan Erling Haaland menjadi ancaman utama bagi lini belakang Senegal.
  • Pelatih Pape Thiaw menegaskan laga ini sebagai ujian karakter dan kesempatan bagi Senegal untuk membuktikan statusnya sebagai raksasa sepak bola Afrika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nasib Timnas Senegal di Piala Dunia 2026 mulai berada di titik krusial. Setelah kalah dari Prancis pada laga pembuka Grup I, Singa Teranga wajib bangkit saat menghadapi Norwegia demi menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Pertandingan Senegal vs Norwegia bukan sekadar perebutan tiga poin. Laga yang bakal dihelat di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, Selasa (23/6/2026) pagi WIB ini menjadi ujian karakter bagi Senegal yang membawa nama besar Afrika di panggung sepak bola dunia.

Pelatih Senegal, Pape Thiaw, meminta para pemainnya tampil dengan mental petarung. Ia ingin timnya menunjukkan skuad Les Lions de la Teranga masih layak disebut sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Afrika.

“Kami siap mati-matian untuk Afrika dan Senegal. Kami harus mewakili Afrika dan negara kami dengan baik,” ujar Thiaw, dikutip laman resmi konfederasi sepak bola Afrika, CAF.

1. Senegal wajib bangkit setelah tumbang dari Prancis

Tekanan besar mengiringi langkah Timnas Senegal setelah kalah 1-3 dari Prancis pada pertandingan pertama Piala Dunia 2026.

Hasil negatif kembali saat menghadapi Norwegia bisa membuat peluang Senegal menuju babak 32 besar sirna. Karena itu, kemenangan menjadi target utama bagi pasukan Pape Thiaw.

Senegal datang ke turnamen ini dengan harapan besar. Kekuatan fisik, organisasi permainan yang disiplin, serta pengalaman tampil di level internasional menjadi modal utama Singa Teranga.

Namun, kekalahan dari Prancis membuat Senegal harus segera menemukan respons terbaik.

Bagi Thiaw, laga melawan Norwegia adalah kesempatan untuk menunjukkan karakter asli timnya.

2. Norwegia datang dengan ancaman Erling Haaland

Tantangan Senegal semakin berat karena Timnas Norwegia berada dalam kondisi lebih percaya diri.

Pasukan Stale Solbakken membuka perjalanan di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Irak. Hasil tersebut membuat Norwegia memiliki modal kuat sebelum menghadapi Senegal.

Ancaman terbesar tentu datang dari Erling Haaland. Striker Norwegia itu menjadi pemain yang harus mendapat perhatian khusus karena kemampuan mencetak gol dan kekuatan fisiknya.

Lini belakang Senegal harus tampil disiplin untuk menghentikan pergerakan Haaland dan menjaga peluang meraih kemenangan.

3. Thiaw minta Senegal buktikan status raksasa Afrika

Pape Thiaw memahami duel melawan Norwegia memiliki arti besar bagi perjalanan Senegal di Piala Dunia 2026.

Menurutnya, laga ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang membuktikan identitas Senegal sebagai salah satu kekuatan utama Afrika.

“Kami berada di grup yang sulit, dan kami sudah mengetahuinya sejak awal. Semua pertandingan seperti final. Kami kalah di pertandingan pertama, tetapi semuanya masih mungkin terjadi. Kami tidak boleh membuat kesalahan saat menghadapi Norwegia. Semua pemain siap dan ingin memberikan segalanya,” kata Thiaw.

Senegal harus tampil agresif, tetapi tetap berhati-hati menghadapi permainan cepat dan kekuatan fisik Norwegia.

Jika mampu meraih kemenangan, Senegal akan kembali membuka peluang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Namun, kegagalan mendapatkan poin akan membuat tekanan semakin besar.

Duel Senegal vs Norwegia akan menjadi ujian mental bagi Pape Thiaw dan anak asuhnya. Dengan membawa nama besar Afrika, Senegal harus membuktikan bahwa mereka masih pantas berdiri sebagai raksasa sepak bola Afrika.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ilyas Listianto Mujib
EditorIlyas Listianto Mujib

Related Articles

See More