Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Setelah 114 Tahun, Brescia Si Legendaris Akhirnya Bangkrut
ilustrasi Serie A (IDN Times/Mardya Shakti)
  • Brescia resmi mengakhiri perjalanan di sepak bola profesional setelah Pengadilan Brescia menetapkan likuidasi yudisial, mengakhiri 114 tahun kiprah klub di Serie A dan Serie B.
  • Krisis dipicu utang sekitar 20 juta euro dan kegagalan registrasi ulang; dana solidaritas transfer Sandro Tonali senilai 6 juta euro tidak mampu menutup defisit.
  • Brescia dikenal sebagai klub yang melahirkan dan menaungi talenta besar, termasuk Andrea Pirlo, Roberto Baggio, Luca Toni, Pep Guardiola, dan Mario Balotelli.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Brescia adalah klub legendaris Italia. Namun, status legendaris, dalam hal ini 114 tahun perjalanan, tak serta merta bisa menyelamatkan klub berjuluk La Leonessa d'Italia dari jerat kebangkrutan.

Dilansir Football Italia, Brescia akhirnya resmi mengakhiri perjalanan mereka di panggung sepak bola profesional. Nahasnya, hal ini terjadi tepat di hari ulang tahun ke-70 sang pemilik, Massimo Cellino, pada 28 Juli 2026.

1. Brescia terkena likuidasi yudisial

Bangkrutnya Brescia ini didasari keputusan Pengadilan Brescia, yang menyebut klub terkena likuidasi yudisial. Perjalanan 114 tahun klub di Serie A dan Serie B pun tuntas.

Buntut dari kegagalan likuidasi yudisial ini juga, status profesional Brescia tercabut dan mereka dapat status pengecualian dari Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Mereka tamat.

2. Beban utang dan kegagalan registrasi

Krisis keuangan yang menimpa Brescia dipicu beban utang yang mencapai sekitar 20 juta euro (sekitar Rp350 miliar). Upaya pendaftaran ulang yang dilakukan pada 30 Juni lalu tidak cukup menyelamatkan finansial klub.

Bahkan, potensi dana dari mekanisme solidaritas pemindahan Sandro Tonali senilai 6 juta euro juga tidak mampu menutup defisit klub. Malah, dana transfer Tonali tersebut kini tidak lagi bisa diterima oleh Brescia dan akan dialihkan ke dana FIFA.

Selain masalah keuangan, persoalan identitas klub turut berakhir. Pihak Union Pasini telah mengakuisisi merek Brescia dari keluarga Corioni. Hal ini membuat Cellino tidak lagi memiliki hak untuk melarang penggunaan simbol khas V putih pada jersey.

3. Salah satu klub produsen talenta ciamik

Sepanjang sejarah, Brescia dikenal sebagai tim yang kerap menembus kasta tertinggi Serie A. Italia mengenal klub Lombardia ini sebagai tempat lahir dan bernaungnya nama-nama besar sepak bola dunia.

Andrea Pirlo memulai karier profesionalnya di sini pada rentang 1995 sampai 1998. Selain Pirlo, pemain bintang seperti Roberto Baggio, Luca Toni, Pep Guardiola, hingga Mario Balotelli pernah memperkuat Brescia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article