Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Shin Beberkan Ragam Kesalahan Persija Usai Kalah Dari Dewa United
Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija)
  • Shin Tae Yong menilai Persija kalah 1-2 dari Dewa United akibat akurasi operan buruk dan kegagalan memaksimalkan peluang, sehingga tim perlu segera berbenah.

  • Kartu merah Dony Tri pada menit ke-65, setelah dua kartu kuning, membuat Persija kehilangan kendali pertandingan dan disebut Shin sebagai salah satu penyebab kekalahan.

  • Persija tetap memuncaki klasemen dengan 18 poin, tetapi Dewa United berjarak satu angka; tim menghadapi PSMS Medan lalu Persebaya dalam jadwal berdekatan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, mengungkapkan sejumlah kesalahan yang dilakukan timnya setelah kalah 1-2 dari Dewa United dalam laga pekan kedelapan Super League 2026/27 di Banten International Stadium, Sabtu (31/10/2026).

Menurut Shin, ada dua masalah utama yang membuat Persija tak mampu meraih hasil positif. Pertama, para pemain kerap melakukan kesalahan dalam akurasi operan. Kedua, mereka gagal memaksimalkan sejumlah peluang untuk mencetak gol.

"Kami yang membuat diri kami runtuh dengan salah operan dan tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang dengan baik. Itu yang harus kami perbaiki ke depannya," kata Shin dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan, Sabtu (31/10/2026).

1. Shin soroti kartu merah Dony Tri

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija)

Selain kesalahan operan dan penyelesaian akhir, Shin juga menyoroti kartu merah yang diterima Dony Tri. Pemain Persija tersebut diusir wasit pada menit ke-65 setelah mendapatkan dua kartu kuning.

Menurut Shin, kehilangan satu pemain membuat Persija semakin kesulitan mengendalikan jalannya pertandingan. Situasi tersebut juga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kekalahan timnya.

"Ya, dengan adanya kartu merah Dony memang membuat pertandingan jadi sangat sulit bagi Persija. Itu mungkin bisa dibilang jadi salah satu penyebab kami kalah," ujar Shin.

2. Persija masih di puncak, tetapi mulai ditempel pesaing

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija)

Kekalahan dari Dewa United membuat posisi Persija di puncak klasemen Super League 2026/27 semakin terancam. Meski masih memimpin dengan koleksi 18 poin, jarak mereka dengan para pesaing semakin tipis.

Dewa United kini menempati peringkat kedua dengan 17 poin, hanya terpaut satu angka dari Persija. Sementara itu, Bali United dan Madura United berada di posisi ketiga serta keempat dengan koleksi masing-masing 16 poin.

3. Persija hadapi jadwal padat sebelum melawan Persebaya

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija)

Persija pun harus segera berbenah agar tidak kehilangan posisi teratas. Namun, jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Shin. Namun, jadwal padat menanti mereka.

Skuad Macan Kemayoran dijadwalkan bertandang ke markas PSMS Medan dalam laga pembuka League Cup 2026/27 pada Selasa (3/11/2026). Setelah itu, mereka akan menghadapi Persebaya Surabaya pada pekan kesembilan Super League, Sabtu (7/11/2026).

Jarak pertandingan yang berdekatan berpotensi membuat para pemain mengalami kelelahan. Shin perlu mengatur kondisi fisik dan rotasi pemain agar Persija tetap kompetitif dalam dua laga tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article