Shin Tae Yong Pasrah Persija Gak Bisa Pakai SUGBK, Minta JIS Berbenah

- Pelatih Persija Shin Tae Yong pasrah tim harus meninggalkan SUGBK yang direnovasi, meski menilai stadion itu ideal untuk menyajikan permainan atraktif bagi The Jakmania.
- Shin meminta pengelola JIS meningkatkan kondisi permukaan lapangan dan kualitas rumput agar skema permainan Persija tidak terganggu selama bermarkas di sana.
- Persija tidak dapat memakai SUGBK setidaknya hingga April 2027; JIS dan Stadion Patriot Candrabhaga menjadi opsi kandang, sementara Timnas juga terdampak agenda renovasi.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, mengaku pasrah tim asuhannya harus mengungsi dari Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang memasuki tahapan renovasi di field of play (FOP). Shin, bersama Persija, kini hanya bisa menunggu proses renovasi selesai.
Risikonya disadari oleh Shin, Persija main di Jakarta International Stadium (JIS). Shin tahu bagaimana efek yang ditimbulkan bermain di JIS, meski masih bisa didukung oleh The Jakmania, yakni skema permainan Persija bisa saja terganggu akibat kualitas rumput kurang prima.
1. Sebenarnya, butuh lapangan bagus seperti SUGBK

Pelatih Persija, Shin Tae Yong, di sesi latihan tim. (IDN Times/Sandy Firdaus) Sebenarnya, Shin tak cuma ingin Persija memuaskan The Jakmania dengan kemenangan, tapi juga dengan permainan atraktif. Semua baru bisa dilakukan jika bermain di SUGBK, karena kualitas rumputnya yang begitu memuaskan.
"Sangat disayangkan. Ya, untuk memberikan hiburan kepada suporter, sebenarnya dibutuhkan lapangan bagus seperti SUGBK. Tetapi ya mau bagaimana lagi, sudah ada keputusan seperti itu," kata Shin dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Dewa United, Jumat (30/10/2026).
2. Minta kualitas rumput JIS ditingkatkan

Pelatih Persija, Shin Tae Yong, dalam jumpa pers jelang melawan Java United, Jumat (18/9/2026). (Dok. Persija). Dengan begitu, Shin berharap bisa mendapatkan dukungan yang baik dari pengelola JIS selama Persija bermarkas di sana. Dia berharap JIS dibenahi kondisi permukaan lapangannya, hingga kualitas rumput, agar Macan Kemayoran bisa tampil lebih baik dan menghibur.
"Semoga lapangan JIS diperbaiki agar menjadi lebih baik," kata Shin.
3. Persija gak bisa pakai SUGBK hingga April 2027
Persija lawan Persik di Super League. (Dok. Persija) Renovasi SUGBK membuat Persija harus terusir setidaknya hingga April 2027. Sebab, dalam periodisasi yang ditetapkan oleh Pengelola Pusat Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK), proses renovasi baru selesai pada periode tersebut. Bukan cuma Persija, Timnas Indonesia juga belum tentu bisa memakai SUGBK pada FIFA Matchday Maret 2027 nanti.
Selain JIS, Persija sebenarnya juga sudah menyiapkan Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, sebagai alternatif. Sementara, opsi Timnas jika mau main di Jakarta tentu memakai JIS, tapi bisa juga bermain kota lain.




















