Kalah Dari Dewa United, Alarm Bagi Persija Agar Tetap Waspada

Persija Jakarta kalah 1-2 dari Dewa United pada pekan kedelapan Super League 2026/27, meski sempat unggul lebih dulu sebelum gol Denilson dan Taisei Marukawa.
Rizky Ridho menyebut kekalahan ini sebagai alarm agar Persija tidak lengah, sekaligus mengakui kesalahan individunya yang harus menjadi pelajaran untuk laga berikutnya.
Pelatih Shin Tae Yong menyoroti salah operan dan penyelesaian peluang, sementara Persija menghadapi jadwal padat melawan PSMS dan Persebaya.
Jakarta, IDN Times - Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyebut kekalahan dari Dewa United di laga pekan kedelapan Super League 2026/27 adalah alarm tersendiri. Itu pertanda bahwa mereka harus tetap waspada.
Bertanding di Banten International Stadium, Sabtu (31/10/2026), Persija kalah 1-2 dari Dewa United. Sempat unggul lebih dulu, dua gol dari Denilson dan Taisei Marukawa membawa Persija pada kekalahan.
"Lawan Dewa United kita kalah, jadi tentunya itu juga alarm bagi kita, bahwa kita enggak boleh leha-leha dan kita harus meraih kemenangan lagi ke depannya," kata Ridho dalam sesi jumpa pers pasca laga, Sabtu (31/10/2026).
1. Banyak kesalahan yang dilakukan Persija

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija) Ridho mengungkapkan, kekalahan dari Dewa United ini menghadirkan pelajaran tersendiri. Apalagi, secara pribadi, Ridho sadar ada beberapa kesalahan individu yang dia lakukan.
"Saya sendiri juga banyak kesalahan di hari ini, jadi itu jadi pelajaran agar pertandingan selanjutnya kita tetap fokus dan meraih kemenangan di kandang," kata Ridho.
2. Dua masalah utama di balik kekalahan Persija

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija) Sementara itu, pelatih Persija Shin Tae Yong mengungkapkan, ada dua masalah yang membuat timnya kalah di laga ini. Pertama, para pemain kerap melakukan kesalahan dalam akurasi operan. Kedua, mereka gagal memaksimalkan sejumlah peluang.
"Kami yang membuat diri kami runtuh dengan salah operan dan tidak bisa memanfaatkan peluang-peluang dengan baik. Itu yang harus kami perbaiki ke depannya," kata Shin.
3. Persija sudah ditunggu jadwal padat

Persija lawan Dewa United di Super League. (Dok. Persija) Persija pun harus segera berbenah agar tidak kehilangan posisi teratas. Namun, jadwal padat menjadi tantangan tersendiri bagi skuad asuhan Shin. Namun, jadwal padat menanti mereka.
Selepas lawan Dewa United, Persija dijadwalkan bertandang ke markas PSMS dalam laga pembuka League Cup 2026/27, Selasa (3/11/2026). Setelah itu, mereka akan jumpa Persebaya pada pekan kesembilan Super League, Sabtu (7/11/2026).

















