Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sudah Debut Manis di Liga Champions, Como Tak Boleh Sombong
ilustrasi suasana kandang Como 1907, stadion Giuseppe Sinigaglia (commons.wikimedia.org/FraCasa)
  • Como 1907 menang 4-1 atas RB Leipzig pada debut Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, lewat gol Martin Baturina, Tasos Douvikas, Nico Paz, dan Assane Diao.
  • Meski penguasaan bola dan jumlah tembakan kedua tim sama-sama 50 persen serta 14 percobaan, Como lebih efektif, sementara Leipzig hanya membalas melalui Andrija Maksimovic.
  • Pelatih Cesc Fabregas memuji penampilan bersejarah timnya, tetapi meminta pemain tetap rendah hati; kemenangan ini membawa Como ke papan atas klasemen fase liga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Como 1907 mengawali debutnya di Liga Champions dengan hasil gemilang. Mereka menghajar RB Leipzig 4-1 di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Jumat (11/9/2026) dini hari WIB.

Ini menjadi penampilan perdana Como di Liga Champions. Nico Paz dan kolega langsung mendapat tantangan berat dengan menghadapi Leipzig di hadapan fans mereka.

Namun, Como justru tampil spektakuler. Mereka mampu mengamankan kemenangan telak 4-1 sekaligus mencatatkan sejarah manis pada debutnya di Liga Champions.

1. Como lebih efektif di depan gawang

Berdasarkan catatan ESPN, Como dan Leipzig sama-sama menguasai 50 persen penguasaan bola. Kedua tim juga sama-sama melepaskan 14 tembakan.

Perbedaannya terlihat dari efektivitas di depan gawang. Como mampu mencetak empat gol melalui Martin Baturina, Tasos Douvikas, Nico Paz, dan Assane Diao. Sementara itu, Leipzig hanya mampu membalas satu gol lewat Andrija Maksimovic.

Hasil tersebut membuat Como menutup laga debutnya dengan kemenangan meyakinkan sekaligus memberikan sinyal bahwa mereka siap bersaing di Liga Champions

2. Fabregas puas, tapi minta Como tak terlena

Pelatih Como, Cesc Fabregas, mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun, eks gelandang Barcelona, Chelsea, dan Arsenal itu mengingatkan timnya agar tidak terbuai.

“Itu adalah penampilan yang luar biasa malam ini. Ini adalah pertandingan pertama kami di Liga Champions, jadi ini adalah malam bersejarah bagi kami,” kata Fabregas di situs resmi UEFA.

"Selepas kemenangan ini, kami tidak boleh melupakan jati diri kami. Kami harus tetap rendah hati dan berpijak pada kenyataan,” lanjutnya.

3. Como langsung merangsek ke papan atas

Kemenangan telak atas Leipzig turut membawa Como melesat ke papan atas klasemen fase liga Liga Champions. Wakil Serie A tersebut berada di bawah Paris Saint-Germain, Bayern Muenchen, Barcelona, dan Manchester United (MU).

Debut impresif ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Como dalam petualangan pertamanya di kompetisi Liga Champions 2026/27. Namun, seperti kata Fabregas, mereka harus terus menatap ke depan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article