Tangguh di Paruh Kedua Super League, Bhayangkara FC Beberkan Resepnya

- Bhayangkara FC tampil impresif di paruh kedua Super League 2025/26 dengan lima kemenangan beruntun tanpa kekalahan maupun hasil imbang.
- Sumardji menyebut peningkatan performa tim dipicu oleh perekrutan pemain baru seperti Moussa Sidibe, Hendry Doumbia, dan Ryo Matsumura yang memberi dampak signifikan.
- Manajemen Bhayangkara FC menargetkan finis di posisi lima besar pada akhir musim, namun tetap realistis jika harus puas di peringkat tujuh besar.
Jakarta, IDN Times - Bhayangkara FC tengah ciamik-ciamiknya di Super League 2025/26 saat ini. Dalam lima laga terakhir, mereka sama sekali tak tersentuh kekalahan maupun hasil imbang.
Terbaru, dalam laga pekan 25 lawan Arema FC, Bhayangkara menang dengan skor 2-1. COO Bhayangkara FC, Sumardji, membeberkan resep ketangguhan dari skuad asuhan Paul Munster ini.
1. Pemilihan pemain yang tepat

Ditemui awak media di Jakarta, Jumat (13/3/2026), Sumardji menyebut salah satu sebab naiknya performa Bhayangkara, khususnya di putaran kedua ini, adalah pemilihan pemain yang tepat.
Tercatat, Bhayangkara FC mendatangkan Moussa Sidibe, Hendry Doumbia, Privat Mbarga, Alan Cardoso, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura di tengah musim 2025/26. Hasilnya, performa tim terangkat.
"Kalau ditanya terkait soal perkembangan kenapa Bhayangkara akhir-akhir ini di putaran kedua ini bagus. Karena pertama, pemilihan pemain ini mempunyai kualitas yang, boleh dikatakan, lumayan baik," ujar Sumardji.
2. Berdampak pada performa Bhayangkara

Sumardji juga mengungkapkan, hadirnya para pemain baru, terutama asing, meningkatkan performa tim secara keseluruhan. Hasilnya, selama paruh kedua liga, Bhayangkara FC baru kalah sekali.
"Saya juga melihat pemain-pemain baru yang ada di Bhayangkara itu boleh dikatakan performanya juga cukup baik. Sehingga, dari putaran kedua kita baru kalah sekali, terus imbang sekali, lima kali menang berturut-turut sampai dengan kemarin," kata Sumardji.
3. Targetkan bisa masuk lima besar

Seiring performa yang meningkat ini, Sumardji menargetkan Bhayangkara FC finis lima besar di akhir liga. Itu sesuai dengan target yang mereka canangkan di awal musim. Jikapun meleset, tujuh besar tak apa-apa.
"Dari awal memang Bhayangkara, saat itu pernah saya sampaikan, target kita itu lima besar, kalau bisa. Kalau pun memang misalnya meleset, mungkin jangan lebih dari tujuh (besar) Super League," ujar Sumardji.
















