5 Bek Berkebangsaan Inggris yang Berkiprah di Ligue 1 2025/2026

- Ligue 1 2025/2026 diwarnai kehadiran lima bek asal Inggris yang memperkuat berbagai klub Prancis, menambah daya saing dan variasi di lini pertahanan tim masing-masing.
- Charlie Cresswell, Ben Chilwell, dan Ainsley Maitland-Niles tampil konsisten sebagai pemain inti di klub mereka, sementara CJ Egan-Riley dan Eric Dier menghadapi tantangan menit bermain serta cedera.
- Kontribusi para bek Inggris ini menjadi aset penting bagi pelatih dalam menjaga stabilitas pertahanan sekaligus memperkaya dinamika kompetisi Ligue 1 musim 2025/2026.
Ligue 1 Prancis 2025/2026 menyajikan persaingan yang semakin ketat, terutama dengan keterlibatan para pemain asing. Salah satu sorotan utama jatuh pada barisan pertahanan yang dihuni oleh para pemain yang berasal dari Inggris. Kehadiran mereka memberikan warna baru sekaligus memperkokoh lini belakang tim yang mereka bela. Hingga 13 Maret 2026, berikut lima bek Inggris yang berkiprah di Ligue 1 2025/2026.
1. Charlie Cresswell hampir tidak tergantikan di posisi bek tengah FC Toulouse
Charlie Cresswell menjalani musim keduanya di Ligue 1. Ia memperkuat FC Toulouse sejak musim panas 2024. Toulouse memboyong Cresswell dari klub Inggris, yaitu Leeds United. Biaya kepindahannya saat itu sebesar 4,5 juta euro atau Rp88 miliar.
Tidak butuh waktu lama, Cresswell langsung menjadi andalan di skuad Toulouse. Pemain berusia 23 tahun ini hampir tidak tergantikan di posisi bek tengah. Cresswell telah membela Toulouse dalam 60 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh penampilan tersebut, ia turut berkontribusi dengan mencetak 8 gol dan 5 assist.
2. CJ Egan-Riley lebih sering duduk di bangku cadangan bersama Olympique Marseille
Setelah kontrak bersama Burnley berakhir, CJ Egan-Riley memutuskan untuk hijrah ke Ligue 1. Ia bergabung dengan Olympique Marseille pada musim panas 2025. Posisi utama Egan-Riley adalah bek tengah. Namun, dirinya juga dapat dimainkan sebagai bek kanan maupun gelandang bertahan.
Pemain berusia 23 tahun tersebut harus bekerja keras untuk mendapatkan tempat utama. Sejauh ini, dirinya lebih sering duduk di bangku cadangan. Egan-Riley baru bermain dalam 14 pertandingan dengan menorehkan 1 gol.
3. Ben Chilwell kerap dipercaya untuk bermain sebagai starter RC Strasbourg
Ben Chilwell tidak mendapatkan tempat utama selama bermain untuk Chelsea. Setelah masa baktinya habis, ia meninggalkan Stamford Bridge. Pemain berusia 29 tahun tersebut memutuskan untuk hengkang RC Strasbourg. Chilwell dikontrak selama 2 musim yang berlaku hingga Juni 2027 mendatang.
Keputusan Chilwell untuk bergabung dengan RC Strasbourg terbukti tepat. Ia kerap dipercaya untuk bermain sebagai starter. Chilwell merupakan andalan di posisi bek kiri. Hingga saat ini, dirinya telah mencatatkan 27 penampilan dengan mengemas 3 assist.
4. Ainsley Maitland-Niles menjadi pilar di lini pertahanan Olympique Lyon
Ainsley Maitland-Niles merupakan jebolan akademi Arsenal. Namun, dirinya kalah bersaing untuk mendapatkan tempat utama. Pada musim panas 2023, Maitland-Niles berlabuh ke Olympique Lyon. Klub berjuluk Les Gones tersebut berhasil mendapatkan Maitland-Niles secara gratis.
Maitland-Niles menjadi pilar di lini pertahanan Lyon. Pemain kelahiran London ini telah tampil dalam 108 laga di semua ajang. Dirinya juga turut berkontribusi dengan mencetak 5 gol dan 14 assist.
5. Eric Dier melewatkan banyak pertandingan bersama AS Monaco karena cedera
Nama terakhir yang masuk dalam daftar ini adalah Eric Dier. Ia diperkenalkan sebagai pemain baru AS Monaco pada musim panas 2025. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan tambahan amunisi bagi AS Monaco. Pasalnya, Dier dapat dimainkan di berbagai posisi di lini pertahanan.
Dier sempat menjadi pilihan utama bagi AS Monaco. Sayangnya, pemain berusia 32 tahun mengalami rentetan cedera. Kondisi tersebut membuat dirinya harus melewatkan banyak pertandingan. Selama berseragam Les Rouge et Blanc, Dier membukukan 12 penampilan dengan menyumbang 2 gol.
Itulah lima bek Inggris yang berkiprah di Ligue 1 2025/2026. Kemampuan yang mereka miliki menjadi aset berharga bagi pelatih dalam menentukan skema permainan tim. Kontribusi mereka diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas pertahanan, tetapi juga menjadi pembeda dalam ketatnya persaingan kompetisi.


















