Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Pelatih Paling Sering Memainkan Paco Alcacer

6 Pelatih Paling Sering Memainkan Paco Alcacer
stadion Barcelona, Camp Nou (pexels.com/Mario Cuadros)
Intinya Sih
  • Paco Alcacer resmi pensiun pada 11 Maret 2026 di usia 32 tahun setelah 15 tahun berkarier dan membela sejumlah klub besar Eropa serta Timur Tengah.
  • Unai Emery menjadi pelatih yang paling sering memainkan Alcacer dengan total 66 laga, disusul Nuno Espirito Santo dan Cosmin Olaroiu yang sama-sama memberinya banyak kesempatan bermain.
  • Lucien Favre tercatat sebagai pelatih yang membuat Alcacer paling produktif, mencetak 26 gol dari 47 laga saat memperkuat Borussia Dortmund pada periode 2018–2019.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Setelah 8 bulan tak memiliki klub, Paco Alcacer memutuskan untuk pensiun pada 11 Maret 2026. Mantan penyerang Timnas Spanyol itu pensiun pada usia 32 tahun setelah 15 tahun berkiprah sebagai pesepak bola profesional. Dalam kariernya, ia pernah dilatih sejumlah pelatih ternama di sejumlah klub besar. Lantas siapakah pelatih yang paling sering memainkannya?

1. Unai Emery (66 laga) melatih Paco Alcacer saat berseragam Valencia dan Villarreal

Paco Alcacer memulai karier profesional bersama Valencia pada 2011/2012. Kala itu, Unai Emery menjadi sosok yang mempromosikannya di tim utama. Namun, keduanya hanya bertemu semusim di Los Che. Pada 2020–2022, keduanya kembali bertemu di Villarreal. Oleh karena itu, penyerang asal Spanyol itu mampu mencatatkan 66 laga dengan mencetak 17 gol dan 10 assist.

2. Paco Alcacer menjadi pemain paling tajam saat dilatih Nuno Espirito Santo (54 laga) di Valencia

Nuno Espirito Santo pernah melatih Valencia selama 1,5 tahun (2014–2015). Pelatih asal Portugal itu sangat mengandalkan Paco Alcacer. Sebab, sang penyerang menjadi pemain Valencia paling tajam kala itu. Total 20 gol dan 8 assist dicatatkan Alcacer dalam 54 laga. Hal tersebut membuat namanya melejit sehingga bisa dipanggil dan debut di Timnas Spanyol.

3. Cosmin Olaroiu (53 laga) menjadi pelatih terakhir dalam karier Paco Alcacer

Cosmin Olaroiu menjadi pelatih terakhir dalam karier Paco Alcacer. Keduanya bertemu di Sharjah FC pada 2022–2023 dan 2024–2025. Sayangnya, pada 6 bulan terakhir kerja sama, Alcacer sudah tak diandalkan dan jarang masuk skuad. Hal tersebut membuatnya hanya mencetak 12 gol dan 13 assist dari 54 laga selama dilatih oleh pelatih asal Romania tersebut.

4. Paco Alcacer paling produktif saat dilatih Lucien Favre (47 laga)

Lucien Favre menjadi pelatih yang paling bisa memanfaatkan produktivitas Paco Alcacer dari sisi gol. Dari 47 laga, penyerang asal Spanyol itu mencetak 26 gol dan 4 assist. Torehan tersebut dicatatkan kala berseragam Borussia Dortmund. Momen tersebut terjadi selama 1,5 tahun, tepatnya pada 2018–2019.

5. Luis Enrique (27 laga) menjadi sosok yang membawa Paco Alcacer ke Barcelona

Luis Enrique menjadi sosok yang membawa Paco Alcacer dari Valencia ke Barcelona pada musim panas 2016. Kala itu, sang pemain diplot sebagai pelapis dari Luis Suarez. Meski hanya tampil 27 laga dengan menit bermain yang terbatas, ia tampil cukup efektif. Ia bisa mencetak 8 gol dan 4 assist. Sayangnya, kerja sama ini terjalin pada 2016/2017 saja karena Enrique mengundurkan diri dari jabatan pelatih Barcelona.

6. Juan Antonio Pizzi (27 laga) melatih Paco Alcacer di Valencia selama setengah tahun

Juan Antonio Pizzi pernah melatih Valencia pada paruh kedua 2013/2014. Kala itu, Paco Alcacer menjadi salah satu pemain yang paling diandalkan. Dari 31 laga yang dipimpin Pizzi, Alcacer tampil dalam 27 laga. Hasilnya, ia bisa mencetak 10 gol dan 2 assist. Keduanya berpisah karena sang pelatih dipecat oleh Valencia pada akhir musim.

Selama berkarier sebagai pesepak bola, Paco Alcacer dikenal sebagai sosok penyerang tajam. Namun, inkonsistensi dan cedera sering mengganggu kiprahnya, baik saat membela klub ternama maupun medioker. Dalam kariernya, ia pernah membela Valencia (2011–2016), Getafe (2012/2013), Barcelona (2016–2018), Borussia Dortmund (2018–2020), Villarreal (2020–2022), Sharjah FC (2022/2023 dan 2024/2025), dan Emirates Club (2023/2024).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us

Latest in Sport

See More