Jakarta, IDN Times - Para pemain Timnas Putri Iran menerima label kurang enak saat berlaga di Piala Asia Putri 2026. Mereka dicap pengkhianat ketika tak menyanyikan lagu kebangsaan saat laga melawan Korea Selatan, pada 2 Maret 2026.
Label ini muncul setelah presenter Televisi Nasional Iran, Mohammad Reza Shahbazi, mengungkapkannya ke publik. Reza menyatakan mereka tak memiliki rasa patriotisme dan aksinya merupakan titik terendah dari rasa hormat atas apa yang terjadi di sebuah negara.
"Izinkan saya bicara, pengkhianat selama masa perang harus berurusan dengan hal-hal serius. Siapa pun yang melawan negara ini harus menderita. Ini berlaku pula untuk Timnas Putri Iran yang tak mau menyanyikan lagu kebangsaan," kata Reza dalam siarannya, dilansir Al Jazeera.
