Los Angeles Siap Gelar Opening Ceremony Piala Dunia 2026

- Los Angeles ditunjuk sebagai tuan rumah utama upacara pembukaan Piala Dunia 2026 dengan pertunjukan megah sebelum laga Amerika Serikat kontra Paraguay pada 13 Juni 2026.
- FIFA menghadirkan musisi dunia seperti Katy Perry, LISA, dan Anitta untuk menampilkan keberagaman budaya yang mencerminkan semangat inklusif Amerika Serikat.
- Tiga negara tuan rumah—Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat—akan menggelar upacara pembukaan terhubung sebagai simbol persatuan dalam sejarah baru Piala Dunia 2026.
Jakarta, IDN Times - Setelah pembukaan di Meksiko, Piala Dunia 2026 akan menggelar perayaan spektakuler yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen. Los Angeles, yang dikenal sebagai ibu kota hiburan dunia, dipercaya menjadi panggung utama upacara pembukaan jelang laga Amerika Serikat kontra Paraguay pada Sabtu (13/6/2026) pagi WIB.
Sederet bintang musik dunia dan konsep perayaan lintas negara dipersiapkan untuk memeriahkan acara. FIFA menyiapkan pembukaan yang dirancang untuk memukau jutaan penggemar di seluruh dunia.
1. Katy Perry hingga LISA bakal tampil

Upacara pembukaan di Los Angeles akan menghadirkan sederet musisi papan atas dunia. Nama-nama besar seperti Katy Perry, Future, Anitta, LISA, Rema, dan Tyla dipastikan menjadi pengisi acara utama dalam perayaan bersejarah tersebut.
FIFA juga mengisyaratkan masih ada sejumlah artis kelas dunia lain yang akan diumumkan menjelang acara berlangsung. Kehadiran para superstar tersebut diharapkan mampu menghadirkan pertunjukan berenergi tinggi yang mencerminkan skala dan ambisi besar Piala Dunia 2026.
2. FIFA Soroti Keberagaman Budaya Amerika Serikat

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menilai upacara pembukaan ini akan menjadi gambaran nyata besarnya penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Infantiono menyatakan susunan artis yang tampil mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi kekuatan utama Amerika Serikat.
“Upacara pembukaan di Los Angeles ini mencerminkan besarnya skala dan kemegahan yang akan dihadirkan oleh FIFA World Cup 2026. Deretan artis yang tampil merepresentasikan keberagaman budaya di Amerika Serikat serta semangat dari berbagai komunitas diaspora yang ada. Hal ini menegaskan besarnya pengaruh negara tersebut dalam dunia musik, hiburan, dan budaya pop, sekaligus menunjukkan kekuatan musik sebagai sarana yang mampu menyatukan masyarakat dari berbagai latar belakang di seluruh negeri,” ujar Infantino.
3. Tiga negara bersatu dalam sejara baru Piala Dunia 2026

Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, tiga upacara pembukaan akan digelar di tiga negara tuan rumah berbeda. Perayaan akan dimulai di Mexico City pada 11 Juni, lalu berlanjut di Toronto dan Los Angeles pada 12 Juni sebagai simbol persatuan Amerika Utara.
FIFA menyebut seluruh rangkaian acara tersebut terhubung oleh satu gagasan utama, yakni semangat bersama yang menyatukan pemain, penggemar, dan negara-negara tuan rumah. Konsep ini akan diwujudkan melalui visual spektakuler, cerita imersif, serta pertunjukan langsung yang menghubungkan budaya Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat dalam satu panggung global.
Piala Dunia 2026 menghadirkan 104 pertandingan di 16 kota tuan rumah hingga partai final pada 19 Juli 2026 waktu setempat.


















