Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Top Skor Crystal Palace di UEFA Conference League 2025/2026
ilustrasi bola sepak (pexels.com/PABLO GOMEZ)

Bersama Oliver Glasner, Crystal Palace kembali menciptakan sejarah setelah menyudahi perlawanan Rayo Vallecano dengan skor 1-0 pada partai final UEFA Conference League 2025/2026. Jean-Philippe Mateta menjadi pahlawan kemenangan The Eagles lewat sumbangan golnya menit ke-50. Berkat pencapaian luar biasa tersebut, Inggris tercatat akan mengirim sebanyak sembilan wakil untuk bersaing di berbagai ajang antarklub Eropa 2026/2027.

Crystal Palace melakoni sebanyak 15 pertandingan dengan mencetak 26 gol selama Conference League 2025/2026. Terdapat lima pemain masuk daftar top skor The Eagles di ajang bergengsi antarklub Eropa tersebut. Mereka ditugaskan memperkuat posisi bek, gelandang, dan penyerang. Namun, ada satu pemain yang memperoleh kesempatan singkat.

1. Ismaila Sarr (9 gol) sering dipasang di sisi kanan penyerang

Ismaila Sarr sering dipasang sejak menit pertama sebagai penyerang sayap kanan Crystal Palace pada Conference League 2025/2026. Dia juga pernah digeser ke gelandang serang dan penyerang sayap kiri. Pemain berkebangsaan Senegal ini merepotkan pertahanan lawan karena mempunyai kecepatan dan stamina mumpuni sehingga aktif bergerak demi mendapat celah kosong untuk dieksploitasi. Selain itu, naluri membuat golnya juga patut diperhitungkan. Dirinya mencetak 9 gol dari 13 pertandingan (1.103 menit) bersama The Eagles.

2. Maxence Lacroix (2 gol) menjadi salah satu andalan di area pertahanan

Maxence Lacroix menjadi salah satu andalan area pertahanan Crystal Palace pada Conference League 2025/2026. Pemain yang kini berusia 26 tahun tersebut kerap ditugaskan oleh Glasner di posisi bek tengah utama. Dirinya membantu distribusi bola karena dibekali ketenangan, tidak takut terlibat kontak fisik, diandalkan saat pertarungan udara, dan cerdik memotong jalur umpan lawan. Dia menghasilkan 2 gol dan 1 assist dari total 14 pertandingan untuk klub London Selatan tersebut.

3. Tyrick Mitchell (2 gol) diplot sebagai gelandang kiri sesuai kebutuhan taktik

Meski posisi aslinya bek kiri, Tyrick Mitchell diplot sebagai gelandang kiri sesuai kebutuhan taktik Crystal Palace. Ini membuatnya sering masuk starter pada Conference League 2025/2026. Pemain kelahiran London ini mempunyai stamina mumpuni sehingga dibutuhkan untuk aktif bergerak memperlancar distribusi bola, menjaga keseimbangan permainan, dan mengganggu pergerakan lawan. Selain itu, dia tidak ragu terlibat kontak fisik demi mengamankan area. Dirinya merumput 13 kali dengan menorehkan 2 gol dan 2 assist bersama The Eagles.

4. Jean-Philippe Mateta (2 gol) sering ditugaskan sebagai penyerang tengah utama

Glasner sering menugaskan Jean-Philippe Mateta sebagai penyerang tengah utama Crystal Palace pada Conference League 2025/2026. Dia diperhitungkan pertahanan lawan karena menggabungkan kekuatan fisik serta penyelesaian akhir di dalam kotak penalti. Tak hanya diam menunggu bola, pemain yang kini berusia 28 tahun ini rajin bergerak membuka ruang serta membantu melakukan pressing. Dengan tinggi 192 cm, kehadirannya juga menjadi ancaman saat duel udara. Cedera lutut sempat membuatnya absen beberapa pertandingan. Ia tampil 12 pertandingan dengan membukukan 2 gol dan 3 assist

5. Christantus Uche (2 gol) tidak mentas reguler pada Conference League 2025/2026

Christantus Uche tidak mentas reguler bersama Crystal Palace pada Conference League 2025/2026. Penyerang tengah kelahiran Owerri ini sempat berperan sebagai pelapis dari Mateta. Setelah itu, ia ternyata dicoret dari skuad karena Glasner lebih memilih memberi kesempatan kepada rekrutan baru sektor depan yang diboyong saat musim dingin 2026. Ini berdampak terhadap menit bermain yang didapatkan. Meski begitu, ia menunjukkan kontribusi untuk The Eagles dengan mencetak 2 gol dari 4 pertandingan (173 menit).

Kelima pemain di atas menjadi top skor untuk Crystal Palace pada Conference League 2025/2026. Sarr, Mateta, serta Uche memberikan kontribusi untuk sektor penyerangan. Lacroix tampil tangguh mengisi posisi bek tengah dan Mitchell mengawal sisi kiri pertahanan. Mereka berjasa mengantar The Eagles mencetak sejarah di kancah Eropa.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article