Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Tradisi Suporter Piala Dunia Berbagai Negara, Ada Mexican Wave

8 Tradisi Suporter Piala Dunia Berbagai Negara, Ada Mexican Wave
ilustrasi suporter sepak bola (pexels.com/Omarramadan)
Intinya Sih

  • Piala Dunia bukan cuma soal pertandingan, tapi juga ajang unjuk kreativitas suporter lewat tradisi unik.

  • Beberapa negara punya ciri khas dukungan masing-masing, seperti Tartan Army Skotlandia dengan aksi sosial Sunshine Appeal dan suporter Jepang yang terkenal karena kebiasaan bersih-bersih stadion.

  • Dari Senegal hingga Maroko, berbagai tradisi suporter menonjolkan semangat nasional dan kekompakan lewat nyanyian, gerakan serempak, serta ekspresi budaya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Piala Dunia selalu menghadirkan pengalaman menarik bagi para penikmat sepak bola. Tak hanya laga seru di setiap pertandingan, ajang ini juga menjadi panggung bagi para suporter untuk menunjukkan kreativitas dalam mendukung tim kesayangannya.

Melihat ke belakang, ada banyak tradisi suporter di Piala Dunia yang kemudian menjadi terkenal dan banyak ditiru oleh pendukung tim lain. Sebagian di antaranya berupa nyanyian khas, gerakan serempak, hingga perayaan unik di tribun atau sekitar stadion.

Lantas, apa saja tradisi suporter Piala Dunia berbagai negara yang paling ikonik? Berikut ini di antaranya yang bisa kamu simak.

Table of Content

1. Mexican Wave

1. Mexican Wave

Mexican Wave menjadi salah satu tradisi suporter paling terkenal di dunia. Aksi ini biasa dilakukan dengan cara penonton berdiri dan mengangkat tangan secara bergantian sehingga menciptakan efek gelombang yang seakan bergerak mengelilingi stadion.

Awal mula munculnya tradisi ini mungkin masih banyak diperdebatkan. Namun, ada sebagian yang mengeklaim Mexican Wave sendiri mulai dikenal luas saat Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Terlepas dari perdebatan sejarahnya, tradisi Mexican Wave masih tetap terlihat sampai sekarang. Sedikit bedanya, mungkin namanya bisa berbeda-beda di negara lain.

2. Viking Clap

Berikutnya ada Viking Clap. Tradisi ini diyakini menjadi populer ketika Islandia tampil di turnamen internasional, seperti Euro 2016.

Teknisnya cukup sederhana. Para suporter merentangkan tangan lurus ke atas sambil menunggu aba-aba. Jika aba-abanya muncul, mereka akan menepuk tangannya secara serempak sambil meneriakkan "Huh!" dengan ritme yang semakin cepat.

Selain Islandia, tradisi ini juga mulai banyak digunakan suporter tim lain di berbagai penjuru dunia. Bedanya, mungkin ada sedikit modifikasi terhadap kata-kata yang diucap saat menepuk tangan serempak.

3. Oranje Fanwalk

Suporter Belanda memiliki tradisi bernama Oranje Fanwalk. Tradisi ini berupa para suporter yang mengenakan atribut serba oranye berjalan bersama menuju stadion sebelum pertandingan dimulai. Sepanjang jalan, mereka juga bakal terus bernyanyi dan bersorak dengan meriah.

Pada Euro 2024 lalu, tercatat ada ribuan suporter Belanda yang sempat berpartisipasi dalam pawai Oranje Fanwalk. Mereka membanjiri jalanan Dortmund dengan warna oranye.

Di Piala Dunia 2026 ini, tradisi tersebut kemungkinan juga bakal berlanjut. Para suporter akan sangat bersemangat untuk mendukung Belanda yang tergabung di Grup F bersama Jepang, Swedia, dan Tunisia.

4. Viking Row

Ada lagi Viking Row yang dilakukan pendukung Norwegia. Tradisi ini mirip Viking Clap yang identik dengan suporter Islandia.

Tata caranya pun cukup mirip. Setelah dua dentuman drum, para suporter menirukan gerakan mendayung sambil mengatakan "Yoo." Efeknya bakal sangat mencolok ketika dilakukan serempak oleh penonton yang hadir.

5. Tartan Army Sunshine Appeal

Tartan Army adalah sebutan bagi kelompok suporter Skotlandia. Mereka punya salah satu tradisi bernama Sunshine Appeal, yaitu kegiatan penggalangan dana untuk berbagai kegiatan sosial di negara yang mereka kunjungi.

Tradisi ini sudah dimulai para suporter Skotlandia setidaknya sejak 2003 lalu. Kegiatan ini membuat para Tartan Army tidak hanya karena dukungannya di stadion, tetapi juga kontribusi positif mereka di luar lapangan.

6. Bersih-bersih stadion ala suporter Jepang

Timnas Jepang dikenal sebagai salah satu tim terkuat di kawasan Asia. Mereka juga menjadi langganan turnamen besar internasional, termasuk Piala Dunia.

Kesampingkan timnasnya, suporter Jepang terkenal karena kebiasaan membersihkan area tribun setelah pertandingan selesai. Mereka membawa kantong sampah sendiri dan memungut sampah yang tersisa di sekitar tempat duduk.

Tradisi ini mungkin didasarkan pada slogan “Tatsu tori ato wo nigosazu” yang artinya “burung yang terbang tidak mengotori atau meninggalkan apa pun”. Tradisi tersebut mendapat banyak pujian dari dunia internasional karena menunjukkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

7. Seven Letter Senegal

Timnas Senegal punya suporter ikonik bernama 12eme Gainde yang artinya “Singa ke-12”. Mereka juga punya cara unik saat mendukung tim kebanggaannya bermain.

Biasa dikenal dengan Seven Letter, sebanyak tujuh suporter akan mengecat tubuhnya dengan satu huruf berwarna hijau. Jika berkumpul dan berjejer, ketujuh orang itu akan membentuk kata "Senegal".

Selain itu, mereka juga mengenakan celana yang menyerupai bendera Senegal dan mengenakan topi 12ème Gainde yang serasi. Sedangkan untuk dada dan wajahnya bakal dicat warna putih.

8. Viking Clap ala Maroko

Suporter Maroko juga punya tradisi menarik saat mendukung tim kebanggaannya. Mereka melakukan gerakan ala Viking Clap, tetapi dengan beberapa modifikasi.

Setelah merentangkan tangan lurus ke depan dan menunggu instruksi, mereka semua akan bertepuk tangan dan berteriak "SIR!" yang berarti "mulai" dan di dalam dialek Arab Maroko dikenal sebagai Darija. Para suporter akan mengulangi gerakan ini dan menghasilkan suara gemuruh hingga mencapai klimaks dan diakhiri dengan tepukan tangan panjang.

Itulah tadi sejumlah tradisi suporter Piala Dunia berbagai negara yang bisa diketahui. Bagaimana menurutmu?

Untuk informasi Piala Dunia 2026 selengkapnya, bisa cek pada laman Soccertime IDN Times di bawah ini, ya.

FAQ seputar tradisi suporter Piala Dunia berbagai negara

Apa saja tradisi suporter Piala Dunia dari berbagai negara?

Ada banyak tradisi menarik. Di antaranya seperti Mexican Wave, Viking Clap, Oranje Funwalk, Seven Letters, dan lainnya.

Piala Dunia 2026 dimana?

Piala Dunia 2026 digelar di tiga negara tuan rumah. Sebut saja seperti Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.

Kenapa suporter Jepang selalu membersihkan sampah di stadion setelah pertandingan?

Ini menjadi salah satu tradisi yang dimiliki suporter Jepang. Bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap lingkungan, namun juga rasa hormat.

Apa tradisi unik para suporter di Piala Dunia?

Sebenarnya ada banyak. Contohnya yang populer seperti Mexican Wave dengan membentuk efek gelombang yang seakan memutari stadion.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana

Related Articles

See More