4 Trofi Liga Top Eropa Pertama Hansi Flick sebagai Pelatih

Hansi Flick meraih pencapaian apik pada 2025/2026. Ia sukses mempersembahkan trofi juara LaLiga Spanyol untuk Barcelona. Klub yang berbasis di Katalonia itu mengunci gelar juara usai menang 2-0 atas Real Madris pada pekan 35.
Prestasi gemilang ini menegaskan kapasitas Hansi Flick sebagai pelatih berkualitas di liga top Eropa. Kini, ia telah mengoleksi empat trofi selama menangani tim di liga-liga terbaik Benua Biru. Itu termasuk ketika menjuarai Bundesliga sebagai juru taktik Bayern Munich.
1. Sebagai pelatih interim, Hansi Flick membawa Bayern Munich juara Bundesliga 2019/2020
Hansi Flick untuk pertama kalinya meraih gelar juara di liga top Eropa sebagai pelatih pada 2019/2020. Pada awal musim, Flick hanya berstatus sebagai asisten pelatih Niko Kovac di Bayern Munich. Namun, manajemen mengangkat Flick sebagai pelatih interim untuk menggantikan Kovac yang dipecat pada November 2025.
Keputusan manajemen terbukti tepat. Flick mampu mengangkat performa tim hingga sukses merengkuh gelar juara Bundesliga 2019/2020. Pada akhir musim, Die Roten memiliki 82 poin dan terpaut 13 poin dari Borussia Dortmund sebagai runner-up.
Ketika Flick mengambil alih kendali, Bayern berada di peringkat keempat. Dalam empat laga pertama bersama Flick sejak pekan ke-11 hingga ke-14, Die Roten meraih 2 kemenangan dengan skor 4-0 dan 2 kekalahan 1-2. Setelah itu, pasukan Flick tak terbendung hingga tak pernah kalah sejak pekan ke-15 sampai akhir musim.
2. Hansi Flick membawa Bayern Munich mempertahankan gelar juara Bundesliga pada 2020/2021
Usai musim debut apik sebagai pelatih interim Bayern Munich pada 2019/2020, Hansi Flick diangkat sebagai pelatih permanen pada musim berikutnya. Manajemen mengikatnya dengan kontrak berdurasi 3 musim. Kepercayaan ini juga diberikan lantaran Flick berhasil mempersembahkan trofi Liga Champions Eropa pada 2019/2020.
Kiprah Flick sebagai juru taktik Bayern Munich sempat menuai sorotan pada awal Bundesliga 2020/2021. Setelah menang telak 8-0 atas Schalke pada pekan pembuka, anak asuhnya kalah telak 1-4 dari Hoffenheim pada pekan kedua. Die Roten juga kembali menemui kesulitan dengan hanya mencatatkan satu kemenangan sejak pekan ke-8 hingga ke-11. Hasil kurang memuaskan ini membuat Bayern turun ke peringkat kedua.
Untungnya, Flick mampu membawa timnya kembali tampil stabil. Meski sempat beberapa kali kalah, Bayern selalu berada di puncak klasemen sejak pekan ke-13 hingga pekan terakhir. Die Roten lantas menutup musim sebagai juara dengan 78 poin, berjarak 13 poin dari RB Leipzig di peringkat kedua.
3. Hansi Flick langsung mempersembahkan trofi LaLiga pada musim debut di Barcelona
Usai melewati periode apik bersama Bayern Munich, Hansi Flick dipilih sebagai pelatih Timnas Jerman sejak 2021 hingga 2023. Setelah itu, ia kembali menangani klub dengan menerima tawaran Barcelona pada musim panas 2024. Kesempatan ini menjadi awal perjalanannya meraih trofi LaLiga.
Bersama Flick, Blaugrana sukses melalui persaingan ketat di LaLiga 2024/2025 dengan merengkuh gelar juara pada akhir musim. Mereka mengunci gelar usai menang 2-0 atas Espanyol pada pekan ke-36, sepekan setelah menang atas Real Madrid. Blaugrana mengakhiri musim dengan koleksi 88 poin, unggul 4 poin dari Madrid di peringkat kedua.
4. Bersama Hansi Flick, Barcelona kembali menjadi juara LaLiga pada 2025/2026
Hansi Flick menjalani musim kedua sebagai pelatih Barcelona pada 2025/2026. Salah satu target yang harus dipenuhi ialah membawa Lamine Yamal dan kolega mempertahankan gelar juara LaLiga. Sang juru taktik berhasil memenuhi ekspektasi tersebut.
Blaugrana mengunci gelar juara dengan cara yang menarik. Pasukan Flick melakukannya usai menang 2-0 atas Real Madrid pada pekan ke-35. Keberhasilan itu diwarnai dengan hanya sekali turun dari puncak klasemen sejak pekan ke-14.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara LaLiga 2025/2026 semakin menegaskan kualitas Hansi Flick sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa saat ini. Ia mampu membangun konsistensi Barcelona di tengah persaingan ketat sekaligus menjaga mental juara tim sepanjang musim. Dengan koleksi trofi liga di Jerman dan Spanyol, Flick kini menunjukkan kapasitasnya untuk terus bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa.



















