Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Usai Vozinha, Giliran Kiper Curacao yang Curi Perhatian dan Cetak Rekor

Usai Vozinha, Giliran Kiper Curacao yang Curi Perhatian dan Cetak Rekor
Kiper Curacao, Eloy Room, usai tampil di laga kontra Ekuador (Getty Images via AFP / Charlotte Wilson)
Intinya Sih
  • Eloy Room, kiper Curacao, tampil gemilang dengan 15 penyelamatan saat melawan Ekuador di Piala Dunia 2026.
  • Catatan tersebut menjadi rekor terbanyak penyelamatan dalam satu laga Piala Dunia sejak 1966.
  • Berkat performa Room, Curacao meraih poin perdana dan membuka peluang bersaing di Grup E menuju babak 32 besar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sensasi dari aksi pemain negara terkecil di dunia tak berhenti di Vozinha. Tapi, kiper Curacao, Eloy Room, juga tak mau kalah karena menampilkan performa impresif saat menghadapi Ekuador dalam penyisihan Grup E Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu pagi WIB (21/6/2026).

Dalam duel melawan Ekuador, Room tampil tangguh di bawah mistar gawang Curacao. Dia melakukan 15 penyelamatan saat berlaga.

Jumlah ini, dilansir RTE, ternyata merupakan yang terbanyak dilakukan oleh kiper selama 90 menit dalam pertandingan Piala Dunia sejak 1966.

Tapi, dilansir BBC Sport, jika digabungkan dengan pertandingan yang berjalan 120 menit, legenda Amerika Serikat, Tim Howard, pernah melakukannya. Howard dipaksa untuk menyelamatkan gawangnya 15 kali saat jumpa Belgia pada Piala Dunia 2014 lalu. Jumlah ini, sama dengan milik Room di laga kontra Ekuador.

Beberapa penyelamatan gemilang memang sempat dilakukan Room. Enner Valencia, Moises Caicedo, Pedro Vite, Kevin Rodriguez, dan Piero Hincapie bahkan dibuat mati kutu. Penyelamatan Room saat menghadapi Valencia dalam situasi satu lawan satu di menit ketiga menjadi yang terbaik di laga ini.

Secara total, ada 27 tembakan dilepaskan oleh Ekuador dan Room bisa menyelamatkan 15 yang mengarah ke gawang. Hal itu membuat gawang Curacao perawan hingga 90 menit dan mampu mengamankan poin perdananya sepanjang sejarah partisipasinya di Piala Dunia.

Tak cuma itu, Curacao juga menghidupkan persaingan di Grup E. Jika gak kalah dari Pantai Gading dan Ekuador dibekuk oleh Jerman, Curacao bisa saja bersaing memperebutkan tiket ke babak 32 besar, minimal lewat peringkat tiga terbaik.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More