Amorim Gak Mau Numpang Lewat di AC Milan, Janji Militan

- Ruben Amorim menyadari risiko dipecat tetap terbuka saat melatih AC Milan, mengingat tekanan dan sorotan besar yang melekat pada klub elite Eropa.
- Menjelang laga melawan Chelsea di Jakarta, Amorim menegaskan kritik serta pembicaraan tentang pekerjaannya adalah hal normal bagi pelatih klub besar.
- Amorim mengaku telah berdiskusi dengan legenda Milan yang mendukung pekerjaannya, serta bertekad mempertahankan posisi dengan membantu pemain dan klub meraih sukses.
Jakarta, IDN Times - Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, sudah memasang mode waspada. Dia sadar, posisinya di kursi pelatih tak aman karena bergantung pada hasil-hasil yang diraih Milan di musim 2026/27.
Status raksasa dan klub legendaris yang melekat pada Milan, diakui Amorim, memberikan tekanan tersendiri. Tanggung jawab yang diembannya begitu besar, sehingga harus memenuhi ekspektasi seluruh pihak.
1. Selalu ada risiko tangani klub raksasa
Dalam sesi jumpa pers jelang laga lawan Chelsea di Jakarta, Jumat (7/8/2026), Amorim mengungkapkan risiko menangani raksasa di Eropa selalu besar. Tuntutan prestasi, hingga permainan atraktif, selalu diminta oleh manajemen hingga suporter.
"Ketika menjadi manajer atau pelatih dari klub besar, Anda harus mengharapkan semua kritik dan pembicaraan seputar pekerjaan. Itu normal," kata Amorim.
2. Pahami kultur Milan dengan legenda
Demi memahami kultur dan tanggung jawab menjadi pelatih Milan, Amorim mengaku sudah menemui para legenda klub. Dari situ, dia mendapat masukan, sekaligus semakin sadar bebannya begitu berat.
"Apa yang bisa saya katakan, dan hal yang paling penting adalah saat ini sudah berbicara dengan banyak legenda Milan. Mereka percaya pada pekerjaan kami. Itu hal terpenting," kata Amorim.
3. Siap mempertahankan posisi pelatih Milan
Lebih lanjut, Amorim menyadari banyak orang yang ingin menjadi pelatih Milan. Alhasil, dia merasa bersyukur sekaligus siap mempertahankan posisi ini, alias jangan sampai kena pecat.
"Saya paham, semua orang menginginkan pekerjaan ini (melatih AC Milan). Jadi, saya harus berjuang dan, lebih penting lagi, harus membantu pemain serta klub untuk sukses," ujar Amorim.
















