Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Madrid Menang atas Alaves, Vinicius dan Mbappe Minta Maaf ke Fans
Kylian Mbappe dan Luis Diaz berduel saat Bayern Munich bekuk Real Madrid di Liga Champions (AFP / Pierre-Philippe Marcou)
  • Real Madrid menang 2-1 atas Deportivo Alaves, namun atmosfer di Santiago Bernabeu tegang karena cemoohan fans terhadap Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.
  • Cemoohan muncul akibat kekecewaan suporter setelah Madrid tersingkir dari Liga Champions oleh Bayern Muenchen, membuat beberapa pemain jadi sasaran kritik.
  • Mbappe dan Vinicius tetap mencetak gol serta menunjukkan gestur permintaan maaf, sementara kemenangan ini menjaga peluang Madrid dalam perburuan gelar LaLiga meski tekanan masih tinggi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kemenangan Real Madrid atas Deportivo Alaves justru menyisakan ironi dalam laga lanjutan LaLiga 22025/26. Meski menang 2-1, dua bintang utama Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, malah disambut cemoohan fans di Santiago Bernabeu, Rabu (22/4) dini hari WIB.

Laga Real Madrid vs Alaves ini sejak awal sudah terasa tidak biasa. Atmosfer stadion tegang, bahkan ketika pertandingan baru dimulai.

Setiap sentuhan bola dari Mbappe dan Vinicius langsung direspons negatif sebagian suporter. Sorakan terdengar jelas, menandakan kekecewaan yang belum reda.

1. Kekecewaan suporter atas kegagalan Madrid di Liga Champions

Menurut laporan Sport, reaksi tersebut merupakan buntut kekecewaan atas kegagalan Madrid di Liga Champions usai disingkirkan Bayern Muenchen.

Bukan hanya dua bintang itu, nama seperti Eduardo Camavinga dan Alvaro Carreras juga ikut menjadi sasaran kritik dari tribune.

Di tengah tekanan itu, Mbappe tetap menunjukkan ketajamannya. Ia membuka keunggulan Madrid pada menit ke-30 lewat bola rebound di dalam kotak penalti.

Namun, tidak ada selebrasi emosional. Mbappe hanya tersenyum tipis, seolah menyadari gol tersebut tidak cukup meredakan kekecewaan publik Bernabeu.

2. Vinicius menangkat tangan tanda minta maaf

Vinicius memberikan respons berbeda. Usai mencetak gol, ia terlihat mengangkat tangan ke arah tribune sebagai gestur permintaan maaf kepada para pendukung.

Satu gol balasan Alaves yang dicetak Toni Martinez sempat membuat laga kembali hidup, tetapi tidak mengubah hasil akhir pertandingan.

Hasil Real Madrid vs Alaves ini menjaga peluang Los Blancos dalam perburuan gelar La iga, meski tekanan tetap besar.

3. Kans Madrid juara LaLiga masih ada walau berat

Saat ini, Madrid masih tertinggal enam poin dari FC Barcelona. Jarak itu bisa melebar menjadi sembilan poin jika Barcelona mampu menang di laga berikutnya.

Dengan hanya lima pertandingan tersisa, kemenangan saja tidak lagi cukup bagi Real Madrid. Di tengah tekanan perburuan gelar, hubungan antara pemain dan suporter kini menjadi persoalan lain yang tak kalah krusial.

Editorial Team