Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral Ejek Son Heung Min, Timnas Korsel Boikot Media Lokal
Gelandang Korea Selatan, Hwang In-beom (#06), mencetak gol pembuka ke gawang Republik Ceko dalam laga Grup A Piala Dunia 2026 di Stadion Guadalajara, Zapopan, 11 Juni 2026. (Foto: Ulises RUIZ / AFP)
  • Beberapa jurnalis Korea Selatan kedapatan mengejek Son Heung Min soal wajib militer saat latihan di Meksiko, dan rekaman ejekan itu viral di media sosial.
  • Federasi Sepak Bola Korea (KFA) mengecam keras insiden tersebut serta menuntut tanggung jawab media demi menjaga lingkungan pemberitaan yang sehat bagi tim nasional.
  • Sebagai bentuk protes, skuad Korea Selatan memutuskan boikot wawancara dengan media lokal namun tetap memenuhi kewajiban konferensi pers resmi sesuai aturan FIFA.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pewarta dari Timnas Korea Selatan (Korsel) mendapat kabar buruk. Mereka tidak lagi bisa mewawancarai kesebelasan negaranya di Piala Dunia 2026 akibat sebuah insiden konyol.

Sejumlah jurnalis melemparkan ejekan tak pantas kepada sang kapten, Son Heung Min, terkait mengenai kewajiban dinas militer. Ejekan mereka terekam oleh mikrofon yang masih menyala hingga akhirnya viral di media sosial.

1. Kronologi ejekan kepada Son Heung Min

Insiden memalukan ini bermula di sebuah sesi latihan Taeguk Warriors yang digelar di di Guadalajara, Meksiko. Saat itu, Son sedang sedang menjalani sesi latihan terpisah dari rekan-rekan setimnya.

Tanpa disadari, mikrofon yang masih menyala berhasil merekam percakapan tidak pantas dari beberapa oknum reporter Korsel di pinggir lapangan. Mereka terdengar mencemooh eks kapten Tottenham Hotspur yang terbebas dari wajib militer.

Ejekan tersebut membuat internal skuad Korsel murka. Terlebih, Son memang terbebas dari kewajiban tersebut berkat membawa Taeguk Warriors meraih medali emas di Asian Games 2018 di Indonesia.

2. KFA murka, tuntut media lebih bertanggung jawab

Merespons insiden audio bocor tersebut, Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) langsung melontarkan respons keras. Mereka menuntut seluruh insan pers untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

"Kebocoran percakapan tidak pantas di antara beberapa oknum media telah menimbulkan keterkejutan dan kekecewaan yang besar bagi tim. KFA akan terus memprioritaskan perlindungan skuad dan berupaya menciptakan lingkungan media yang sehat," bunyi rilis resmi KFA, dikutip dari NST.

3. Boikot media lokal, tapi tetap wajib taati FIFA

Buntut dari kekecewaan tersebut, seluruh skuad Timnas Korea Selatan sepakat untuk mogok bicara di hadapan jurnalis lokal. Namun, aksi boikot ini dipastikan tidak akan melanggar aturan turnamen karena mereka tetap diwajibkan menghadiri agenda wawancara resmi yang telah diamanatkan oleh FIFA.

Di sisi lain, meski mendapat dispensasi bebas wamil 21 bulan, Son tetap mengikuti pelatihan militer dasar selama tiga minggu pada 2020 lalu. Dia melewati simulasi berat seperti paparan gas air mata hingga berjalan sejauh 30 kilometer.

Editorial Team

Related Article