Wonderkid Manchester United Jadi Korban Pelemparan Fans

Jakarta, IDN Times - Duel Leeds United versus Manchester United dalam laga bertajuk Red Rose Derby di Elland Road, Minggu malam WIB (20/2/2022) berlangsung begitu intens. Tak pelak, sempat terjadi insiden yang membuat salah satu wonderkid MU, Anthony Elanga, menjadi korban pelemparan dari suporter Leeds.
Semua bermula kala Elanga dan para pemain MU merayakan gol Fred di menit 70. Kebetulan, mereka berselebrasi di dekat tribun suporter Leeds.
Ketika merayakan gol, sejumlah suporter melakukan pelemparan ke arah pemain MU. Elanga menjadi korban pelemparan, terkena benda seperti vape.
Spontan saja, Elanga berteriak. Dia jatuh dan meringis kesakitan karena lemparan tersebut. Steward pun langsung melindungi Elanga, demi menghindari kejadian yang tak diinginkan lainnya.
1. Kasusnya langsung diinvestigasi FA

Kasus ini langsung diinvestigasi oleh Federasi Sepak bola Inggris, FA. Mereka menyadari kalau ini memang ancaman serius buat para pemain.
Maka dari itu, FA bertindak cepat. Mereka ingin menemukan siapa pelaku pelemparan tersebut. Kubu Leeds juga membantu FA. Mereka merasa tindakan suporternya sangat tak terpuji.
2. Tak seharusnya terjadi

Manajer MU, Ralf Rangnick, menyatakan kalau insiden ini memang tak seharusnya terjadi. Sebab, sudah seharusnya para pemain dilindungi.
"Insiden tersebut tak seharusnya terjadi. Apalagi, dalam pertandingan dengan atmosfer seketat ini," ujar Rangnick.
3. Tetap senyum meski dilempari vape

Usai laga, Rangnick menyatakan kalau Elanga tak mengalami syok usai menerima pelemparan. Pemuda 19 tahun tersebut malah tersenyum ketika hendak masuk ke ruang ganti.
"Dia terlihat gembira. Apalagi, dia bisa cetak gol. Saya rasa, memang seharusnya kami bisa tenang agar situasi macam itu bisa diatasi dan tak melebar," kata Rangnick.



















