Apple Experience Digelar 4 Maret, Sinyal iPhone 17e Rilis?

- Format acara berbeda dari keynote Apple Park, disebut sebagai “experience”.
- Logo kaca berwarna picu spekulasi rilisnya produk baru dengan desain “Liquid Glass”.
- iPhone 17e disebut-sebut berpotensi jadi sorotan, bersama dengan sejumlah produk lainnya.
Apple akan menggelar acara bertajuk Apple Experience pada 4 Maret 2026. Pengumuman ini menarik perhatian karena formatnya berbeda dari peluncuran produk Apple yang biasanya dipusatkan di Apple Park dan disiarkan secara global. Kali ini, acara dirancang berlangsung serentak di tiga kota besar dunia, yakni New York, London, dan Shanghai.
Undangan yang disebarkan juga terbilang minim informasi dan hanya memuat ajakan untuk mengikuti “pengalaman” secara langsung. Tidak ada rincian produk, agenda presentasi, maupun konfirmasi peluncuran perangkat tertentu. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa Apple tengah menyiapkan pengumuman perangkat baru dalam waktu dekat. Lalu, produk dan inovasi apa saja yang berpotensi diperkenalkan dalam Apple Experience ini?
1. Format acara berbeda dari keynote Apple Park

Berbeda dari keynote besar yang biasanya dipusatkan di Apple Park, agenda kali ini tidak disebut sebagai “event”, melainkan “experience”. Pilihan istilah tersebut diduga bukan tanpa alasan, mengingat Apple dikenal konsisten menggunakan diksi sebagai bagian dari strategi komunikasinya. Label “experience” mengisyaratkan format acara yang lebih ringkas dan berorientasi pada sesi hands-on perangkat.
Selain itu, acara dijadwalkan pukul 9 pagi waktu New York, Amerika Serikat, dan 2 siang waktu London, Inggris. Pelaksanaan di tiga kota sekaligus membuka peluang bagi media global untuk menjajal perangkat baru secara bersamaan. Pola ini berpotensi menciptakan eksposur internasional yang serentak tanpa bergantung pada satu keynote utama.
2. Logo kaca berwarna picu spekulasi rilisnya produk baru

Undangan acara menampilkan logo Apple yang tersusun dari potongan kaca berwarna biru, hijau, dan kuning dalam bentuk tiga dimensi. Visual ini memicu spekulasi bahwa Apple tengah memberi isyarat pada pendekatan desain Liquid Glass yang belakangan digunakan dalam bahasa visual perangkat lunaknya. Elemen kaca berlapis juga dinilai dapat merepresentasikan inovasi estetika maupun material pada perangkat mendatang. Meski demikian, Apple belum memberikan penjelasan resmi terkait makna desain undangan tersebut.
Di sisi lain, kombinasi warna cerah pada logo juga dikaitkan dengan kemungkinan varian warna perangkat baru. Warna tersebut bisa merujuk pada Mac generasi terbaru atau seri iPad yang disebut akan mendapat penyegaran. Namun, tafsir ini masih bersifat spekulatif mengingat Apple kerap menggunakan visual artistik yang tidak selalu mencerminkan produk yang akan diumumkan.
3. iPhone 17e disebut-sebut berpotensi jadi sorotan

Salah satu perangkat yang paling sering dikaitkan dengan acara ini adalah iPhone 17e. Sebelumnya, perangkat ini diprediksi meluncur pada Februari, tetapi jadwal acara 4 Maret 2026 yang sudah dikonfirmasi membuat banyak pihak memperkirakan pengumumannya akan dialihkan ke tanggal tersebut. Kehadiran varian “e” umumnya merujuk pada model iPhone dengan harga lebih terjangkau.
Spekulasi ini semakin menguat karena Apple tidak menyertakan detail produk dalam undangan, yang sering kali menjadi tanda adanya kejutan peluncuran. Selain itu, momentum awal tahun juga kerap dimanfaatkan Apple untuk memperkenalkan produk penyegaran di luar siklus iPhone utama. Walau belum ada konfirmasi resmi, iPhone 17e dinilai berpotensi menjadi salah satu perangkat yang diperkenalkan dalam acara bertajuk Apple Experience.
4. Deretan produk Apple lain juga dirumorkan meluncur

Selain iPhone 17e, sejumlah produk lain juga disebut-sebut akan hadir dalam waktu dekat. Mengutip MacRumors dan Forbes, Selasa (17/2/2026), perangkat yang dirumorkan meliputi MacBook Pro dengan chip M5 Pro dan M5 Max, iPad Air generasi terbaru, dan iPad generasi ke-12. Tidak hanya itu, pembaruan Studio Display, Apple TV, dan HomePod mini turut masuk dalam daftar spekulasi yang beredar.
Kehadiran beberapa produk sekaligus dinilai masuk akal jika acara diformat sebagai sesi pengalaman langsung bagi media. Artinya, Apple dapat memperkenalkan berbagai perangkat tanpa harus menggelar presentasi panjang untuk setiap produk. Meski begitu, seluruh informasi tersebut masih bersifat prediksi hingga ada pengumuman resmi.
Format multilokasi yang digunakan membuka kemungkinan bahwa acara ini dirancang sebagai ajang hands-on global bagi media. Pendekatan ini memungkinkan Apple menghadirkan pengalaman langsung terhadap perangkat baru tanpa harus menggelar keynote besar. Meski belum dapat dipastikan sebagai ajang peluncuran utama, Apple Experience dinilai sebagai sinyal kehadiran produk baru. Jika spekulasi yang beredar akurat, acara ini berpotensi menjadi panggung awal bagi iPhone 17e dan sejumlah perangkat lain dalam ekosistem Apple.


















