chip modem C1 pada iPhone 16e (youtube.com/Apple)
Sebagai pengingat, iPhone 16e merupakan model paling terjangkau dalam lini iPhone pada masanya. Perangkat ini mengusung layar Super Retina XDR OLED berukuran 6,1 inci dan resolusi 2.532 x 1.170 piksel. Berbeda dari model yang lebih premium, iPhone 16e masih mempertahankan desain notch klasik untuk menempatkan kamera depan 12 MP, alih-alih menggunakan Dynamic Island.
Pada sektor fotografi, Apple membekali iPhone 16e dengan kamera utama 48 MP yang mendukung sistem kamera 2-in-1, sehingga mampu menghasilkan pembesaran optik setara telefoto 2x. Untuk performa, perangkat ditenagai chip A18 yang tersedia dalam pilihan penyimpanan 128 GB, 256 GB, dan 512 GB. Dukungan Apple Intelligence juga telah tersedia, mencakup fitur seperti Writing Tools, integrasi ChatGPT, ringkasan notifikasi, hingga berbagai kemampuan pengolahan gambar berbasis AI. Fitur lainnya meliputi dukungan jaringan 5G, WiFi 6, Bluetooth 5.3, port USB-C, sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu, serta fitur komunikasi satelit yang dapat digunakan pada kondisi tertentu.
Namun, ada beberapa fitur yang tidak tersedia pada iPhone 16e. Salah satunya adalah MagSafe, sehingga pengisian daya nirkabel hanya mendukung standar Qi tanpa sistem magnetik khas Apple. Meski begitu, bagi pengguna yang mengutamakan performa, dukungan pembaruan perangkat lunak yang panjang, dan harga yang lebih terjangkau, absennya fitur tersebut kemungkinan bukan menjadi kendala besar.
iPhone 16e refurbished resmi Apple menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang ingin masuk ke ekosistem iPhone dengan biaya lebih rendah karena selisih harganya mencapai Rp4 juta dibandingkan unit baru. Apalagi, perangkat telah melalui proses sertifikasi resmi Apple sehingga menawarkan pengalaman yang jauh lebih mendekati unit baru dibandingkan membeli smartphone bekas biasa. Bagi calon pembeli yang tidak terburu-buru mengejar model terbaru, program refurbished resmi ini dapat menjadi cara untuk memperoleh perangkat berkualitas dengan harga yang lebih bersahabat. Terlebih di tengah potensi kenaikan harga iPhone pada generasi berikutnya, opsi refurbished berpotensi menjadi pilihan yang semakin diminati.