5 Alasan MacBook Neo Lebih Menarik dari Laptop Windows Murah

- MacBook Neo hadir sebagai laptop terjangkau mulai Rp10 jutaan dengan build quality aluminium premium, bobot ringan, dan desain kokoh yang menonjol dibandingkan laptop Windows di kelas harga sama.
- Laptop ini dibekali chipset Apple A18 Pro berproses 3nm yang mampu menjalankan game berat hingga 60 FPS serta mendukung aktivitas editing dan produktivitas harian secara stabil.
- Dengan daya tahan baterai mencapai 13–16 jam dan dukungan ekosistem Apple yang seamless, MacBook Neo cocok untuk pelajar maupun pekerja mobile yang butuh efisiensi tinggi.
Di tengah krisis harga laptop dan krisis memori, Apple membawa angin segar dengan merilis MacBook Neo. Produk terbaru dari Apple tersebut merupakan laptop murah dengan harga mulai Rp10 jutaan. Meski harganya terjangkau, MacBook Neo membawa banyak kelebihan. Jika dibandingkan dengan laptop Windows di kelas harga yang sama, bahkan MacBook Neo nampak lebih menarik.
1. MacBook Neo punya build quality premium

Laman WIRED menjelaskan bahwa bodi MacBook Neo seluruhnya dilapisi material aluminium yang kuat, kokoh, dan premium. Jika dibandingkan, material dan dimensinya serupa dengan MacBook Air. Bobotnya juga ringan di 1,2 kilogram dan ketebalannya hanya 1,27 centimeter. Material aluminium tersebut tentunya jauh lebih premium daripada material plastik yang dipakai di laptop lain di kelas yang sama seperti Acer Aspire Go, HP Victus Gaming, dan Axioo Pongo 725. Material aluminium juga membuat MacBook Neo tahan benturan, gesekan, dan tahan lama.
2. MacBook Neo menghadirkan sistem biometrik fingerprint

Laptop Windows di kelas Rp10 jutaan umumnya tak memiliki sensor biometrik, entah itu fingerprint atau face recognition. Untuk membuka laptop kamu harus menggunakan kata sandi yang agak terlihat kuno. Di sisi lain, MacBook Neo sudah memberikan keamanan biometrik berupa fingerprint atau Touch ID. Namun, laman Macworld menerangkan bahwa Touch ID hanya tersedia pada MacBook Neo varian tertinggi, yaitu 512GB. Varian tertinggi tersebut dijual dengan harga sekitar Rp14 juta--15 jutaan di Indonesia jika melihat harga retail dari berbagai distributor resmi.
3. MacBook Neo punya dukungan ekosistem Apple

Seperti produk Apple lain, MacBook Neo secara langsung sudah terkoneksi ke dalam ekosistem Apple. Laman resmi Apple menjelaskan bahwa MacBook Neo bisa terhubung ke iPhone dengan sangat mudah tanpa harus menggunakan kabel. Berbagai fitur seperti universal clipboard, screen mirroring dari MacBook Neo ke iPhone, copy paste data secara instan, hingga AirDrop bisa berjalan seamless tanpa adanya lag. Semua hal tersebut tentunya bisa memudahkan pekerjaan, entah itu sekadar mengerjakan tugas sekolah, menulis email, atau membuat laporan keuangan perusahaan.
4. MacBook Neo memiliki performa yang sangat bersaing

MacBook Neo menggunakan chipset iPhone, yaitu Apple A18 Pro. Meski begitu, performanya sangat bersaing, lho. Berdasarkan pengetesan Hot Hardware, MacBook Neo bisa menjalankan berbagai game seperti Resident Evil 2 Remake, Cyberpunk 2077, Elden Ring, dan Resident Evil 9 Requiem di 50 hingga 60 FPS. Pengetesan lewat aplikasi Steel Nomad Light Stress Test juga membuktikan bahwa kestabilan MacBook Neo ada di angka 89.8 persen.
Jika melihat spesifikasinya, Apple A18 Pro merupakan chipset dengan proses fabrikasi 3nm. Chipset tersebut ditenagai GPU Apple A18 Pro GPU dan punya clock speed hingga 4GHz. Konfigurasinya sendiri adalah dua core Everest dan empat core Sawtooth. Andalkan chipset tersebut MacBook Neo bisa lancar untuk bermain game kasual, editing foto, hingga rendering video 1080p.
5. MacBook Neo menghadirkan efisiensi daya yang luar biasa

MacBook Neo merupakan salah satu laptop dengan efisiensi daya dan ketahanan baterai terbaik di kelasnya. Apple mengeklaim bahwa MacBook Neo bisa bertahan hingga 16 jam untuk video playback. Sementara itu, pengetesan dari Tom's Guide membuktikan bahwa laptop tersebut bisa bertahan hingga 13 jam 28 menit untuk penggunaan normal seperti browsing dan pekerjaan ringan seperti membuka aplikasi Slack.
Angka tersebut lebih tinggi dari kebanyakan laptop Windows yang daya tahan baterainya di bawah 10 jam. Misal pun ada yang ada di atas 10 jam, biasanya daya tahannya hanya sekitar 11 atau 14 jam, tetap lebih rendah dari MacBook Neo. Berkat efisiensi daya yang optimal, MacBook Neo sangat cocok buat pejalar atau buat pengguna yang mobile karena sering bepergian dan sulit menemukan sumber listrik.
Beberapa alasan MacBook Neo lebih menarik dari laptop Windows murah tersebut bisa menjadi pertimbangan kamu sebelum beli laptop. MacBook Neo sendiri lebih cocok untuk penggunaan ringan hingga menengah. Pelajar, pekerja kantoran, dan pekerja lepas menjadi beberapa orang yang cocok menggunakan MacBook Neo. Di sisi lain, gamer kompetitif dan editor animasi 3D tak akan cocok dengan MacBook Neo.





















