Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bocor Paten Samsung Galaxy Z Rollable, Kamera Ikut Bergeser
ilustrasi Galaxy Z-Roll (youtube.com/TECHEXPRESS)
  • Samsung mengajukan paten Galaxy Z Rollable dengan layar gulung dan modul kamera belakang yang ikut bergeser mengikuti bodi perangkat saat layar diperluas.
  • Paten tersebut menampilkan teknologi sensor canggih yang mampu menyesuaikan posisi kamera, antena, dan komponen lain agar tetap presisi saat perangkat berubah bentuk.
  • Belum ada konfirmasi peluncuran resmi, namun paten ini menunjukkan keseriusan Samsung dalam mengembangkan inovasi smartphone futuristik dengan desain fleksibel dan mekanisme unik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Samsung kembali mencuri atensi lewat bocoran paten smartphone futuristik terbarunya. Setelah dikenal sebagai salah satu pemimpin pasar HP lipat, perusahaan asal Korea Selatan tersebut kini disebut sedang mengeksplorasi perangkat dengan layar rollable atau layar gulung. Menariknya, konsep ini tidak hanya menghadirkan layar yang dapat melebar, tetapi juga modul kamera belakang yang ikut bergerak mengikuti bodi perangkat.

Paten terbaru yang ditemukan oleh Wearview pada 20 Mei 2026 memperlihatkan desain smartphone dengan layar fleksibel yang dapat meluas ke samping. Saat layar dibentangkan, bagian kamera belakang juga akan ikut bergeser bersama bodi smartphone. Lalu, apa yang membuat konsep Galaxy Z Rollable berbeda dibanding HP foldable yang ada di pasaran saat ini?

1. Desain bisa berubah dari smartphone ke tablet

Samsung Galaxy S26 Ultra (samsung.com)

Dalam kondisi tertutup, perangkat tersebut tampak seperti smartphone biasa dengan desain ramping mirip seri flagship Samsung saat ini. Layarnya terlihat tinggi dengan kamera selfie punch-hole di bagian tengah atas. Bentuknya bahkan disebut menyerupai Samsung Galaxy S26 Ultra ketika layar masih tersimpan di dalam bodi utama.

Namun, ketika layar digeser dan diperluas, perangkat berubah menjadi lebih lebar seperti tablet mini. Bentuk ini membuatnya terasa mendekati pengalaman penggunaan Samsung Galaxy Z Fold7. Samsung tampaknya ingin menghadirkan perangkat yang dapat berfungsi sebagai smartphone biasa sekaligus perangkat layar besar dalam satu desain.

Bagian paling menarik terdapat di sisi belakang perangkat. Modul kamera ditempatkan pada bagian bodi yang dapat bergerak. Ketika layar diperluas, area kamera akan ikut bergeser keluar mengikuti mekanisme rollable. Saat perangkat kembali ditutup, kamera masuk ke slot khusus di rangka belakang sehingga tampilan perangkat terlihat lebih rapi. Desain seperti ini dinilai dapat memberikan tampilan futuristik yang berbeda dibanding HP lipat konvensional yang saat ini sudah beredar di pasaran.

2. Dokumen paten ungkap teknologi sensor dan mekanisme baru

konsep rancangan Samsung Galaxy Z Rollable (wearview.co)

Dalam dokumen paten, Samsung menjelaskan perangkat ini akan memiliki layar fleksibel, housing bergerak, modul kamera, antena, sensor, hingga prosesor yang dirancang mengikuti perubahan bentuk perangkat. Sensor tersebut nantinya dapat mendeteksi perubahan ukuran layar dan posisi kamera dan antena ketika layar dibuka maupun ditutup. Teknologi ini penting untuk memastikan fungsi kamera tetap presisi meski posisinya terus berubah. Selain itu, sistem tersebut juga disebut berpotensi membantu fitur augmented reality (AR) dan penyesuaian posisi perangkat agar tetap optimal saat digunakan dalam berbagai mode layar.

Samsung sebenarnya bukan pertama kali memperlihatkan konsep layar gulung. Pada 2023 lalu, Samsung Display sempat memamerkan prototipe OLED rollable. Pada 2021, perusahaan juga diketahui pernah mengajukan paten perangkat yang dapat dilipat sekaligus digulung dalam satu desain. Konsep Galaxy Z Rollable ini pun dianggap sebagai kelanjutan dari eksperimen Samsung di kategori smartphone futuristik. Sejumlah perangkat konsep lain seperti Motorola RIZR Rollable dan TECNO PHANTOM Ultimate sebelumnya juga sempat memperlihatkan ide serupa.

3. Belum dipastikan rilis ke pasar

Konsep lipatan smartphone rollable vs foldable (youtube.com/TECHEXPRESS)

Meski terdengar menarik, paten belum tentu berubah menjadi produk komersial. Banyak perusahaan teknologi sering mengajukan berbagai konsep futuristik tanpa benar-benar merilisnya ke pasar. Samsung sendiri hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait jadwal peluncuran perangkat rollable tersebut.

Tantangan terbesar kemungkinan berada pada aspek ketahanan perangkat. Mekanisme layar bergerak saja sudah cukup kompleks, apalagi jika harus dipadukan dengan modul kamera yang ikut bergeser. Samsung perlu memastikan seluruh komponen tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

Meski demikian, keberadaan paten ini menunjukkan Samsung masih serius mengeksplorasi masa depan perangkat layar fleksibel. Jika berhasil diwujudkan, Galaxy Z Rollable berpotensi menjadi penerus inovasi HP lipat sekaligus menghadirkan pengalaman baru yang lebih futuristik bagi pengguna smartphone premium. Konsep tersebut juga membuka kemungkinan lahirnya kategori perangkat baru di industri smartphone. Menurut kamu, apakah inovasi smartphone dengan kamera bergerak seperti ini layak ditunggu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team