5 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Membeli Google Fitbit Air

- Google merilis Fitbit Air tanpa layar, mengandalkan aplikasi Google Health di HP untuk semua interaksi dan pelacakan aktivitas pengguna.
- Fitbit Air dibanderol US$99 dan tetap berfungsi baik tanpa langganan Google Health Premium, meski fitur AI tambahan tersedia bagi pelanggan berbayar.
- Perangkat ini tahan air hingga 50 meter, kompatibel dengan iOS, namun tidak memiliki GPS bawaan sehingga pelacakan lokasi bergantung pada HP.
Google akhirnya merilis Fitbit Air setelah perjalanan yang cukup kontroversial sejak akuisisi pada 2021. Selama beberapa tahun terakhir, banyak pengguna Fitbit merasa kecewa karena Google menghapus fitur komunitas favorit, menghentikan beberapa lini populer dan menyingkirkan platform web Fitbit, sembari lebih fokus mempromosikan Pixel Watch. Kini, Fitbit Air hadir sebagai perangkat baru yang sekilas memberi kesan bahwa Fitbit mulai “bangkit” kembali, meski belum sepenuhnya.
Secara keseluruhan, perangkat ini memang terlihat menjanjikan, tapi di balik fitur unggulan seperti pelatih kesehatan berbasis AI, ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui sebelum membelinya. Berikut pembahasannya.
1. Butuh HP untuk berinteraksi dengan Fitbit Air

Google Fitbit Air hadir dengan pendekatan yang cukup berbeda dibanding kebanyakan smartwatch. Jika biasanya pengguna membeli smartwatch untuk olahraga sekaligus melihat notifikasi langsung di pergelangan tangan, perangkat ini justru tidak menawarkan itu. Tidak ada layar sama sekali, jadi hampir semua interaksi dilakukan lewat aplikasi Google Health di HP. Bagi sebagian orang, pendekatan ini justru jadi keunggulan di mana pengguna cukup pakai, lalu biarkan Fitbit Air diam-diam melacak aktivitas tanpa gangguan layar tambahan. Tapi bagi yang terbiasa mengecek notifikasi atau bahkan sekadar melihat jam, ini bisa jadi kekurangan besar. Interaksi langsung dengan perangkat juga sangat minim di mana hanya ada lampu indikator untuk status baterai, serta getaran alarm pagi yang bisa dimatikan dengan tap dua kali.
2. Bisa digunakan tanpa harus berlangganan
Fitbit Air dengan harga US$99 terlihat menarik bagi sebagian orang, tapi juga memunculkan kekhawatiran bahwa ada biaya ekstra yang harus dikeluarkan dalam bentuk berlangganan layanan tertentu. Untuk mendapatkan pengalaman yang maksimal, pengguna perlu membayar sekitar US$9,99 per bulan untuk berlangganan Google Health Premium, yang pada dasarnya berisi fitur berbasis AI seperti pelatih virtual, rekomendasi latihan personal dan analisis kebiasaan kesehatan. Namun, berlangganan Google Health Premium sebenarnya opsional karena tanpa berlangganan pun, Fitbit Air tetap berfungsi dengan baik untuk memantau data dasar seperti aktivitas, tidur, dan kondisi tubuh. Jadi, Google Health Premium lebih terasa seperti fitur ekstra yang opsional daripada yang benar-benar wajib.
3. Olahraga air bukan fokus utama

Google Fitbit Air sebenarnya bisa digunakan untuk berenang karena memiliki fitur ketahanan air hingga kedalaman 50 meter dan mendukung pelacakan gaya renang, jumlah lap, serta panjang kolam. Namun, Google sendiri memberi catatan bahwa ketahanan air tidak dijamin bertahan di sepanjang usia perangkat, dan menariknya, fitur yang berkaitan dengan olahraga di air juga tidak banyak ditonjolkan dalam materi promosinya. Jika dibandingkan dengan Apple Watch, perbedaannya cukup jauh di mana Apple menyediakan fitur khusus renang seperti mode mengeluarkan air yang masuk ke perangkat, pelacakan yang lebih detail, bahkan pada model tertentu ada sensor suhu air dan pengukur kedalaman. air, ada pilihan smartwatch lain yang jauh lebih optimal.
4. Mendukung iOS
Berbeda dengan Apple Watch yang hampir tidak bisa digunakan di Android tanpa trik tertentu dan fitur yang terbatas, Fitbit Air justru dirancang agar tetap kompatibel dengan iPhone atau iOS tanpa banyak kendala. Pengguna cukup mengunduh aplikasi Google Health, dan selama iPhone sudah menjalankan iOS 16.4 atau yang lebih baru, perangkat ini bisa digunakan dengan lancar. Karena Fitbit Air memang fokus pada pelacakan kesehatan, berbagai masalah integrasi yang biasanya muncul seperti notifikasi terbatas, balasan pesan, atau fitur komunikasi, tidak menjadi masalah di iPhone. Selama terhubung via Bluetooth, data kesehatan bisa langsung tersinkron ke aplikasi, sehingga Fitbit Air jadi pilihan menarik bagi pengguna iPhone yang ingin smartwatch non-Apple tanpa ribet soal kompatibilitas.
5. Tidak fitur pelacakan lokasi bawaan

Fitbit Air tidak dibekali GPS bawaan yang artinya, semua fitur pelacakan lokasi seperti jarak, rute, dan kecepatan bergantung pada HP lewat aplikasi. Dengan kata lain, jika ingin data lari atau jalan yang lengkap, pengguna tetap harus membawa HP. Hal ini sebenarnya agak mengurangi kepraktisan smartwatch yang seharusnya bisa digunakan tanpa HP, apalagi ketika olahraga dengan pakaian yang tidak memiliki tempat aman untuk menyimpan HP. Alhasil, ketika menggunakan Fitbit Air, pengguna mau tidak mau harus menggunakan alat seperti arm strap atau tas kecil. Meskipun begitu, absennya GPS bukanlah hal aneh di smartwatch atau fitness tracker di kisaran harga US$100, sehingga apakah ini jadi kekurangan besar atau tidak tergantung seberapa penting fitur pelacakan lokasi untuk pengguna.
Demikian tadi ulasan mengenai beberapa hal yang perlu diketahui sebelum membeli Fitbit Air. Tertarik membeli Fitbit Air setelah membaca ulasan di atas?




















