Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Komponen HP yang Berpengaruh Besar Terhadap Efisiensi Daya

5 Komponen HP yang Berpengaruh Besar Terhadap Efisiensi Daya
ilustrasi HP (unsplash.com/Arnel Hasanovic)
Intinya Sih
  • Lima komponen utama yang memengaruhi efisiensi daya HP adalah baterai, layar, chipset, RAM, dan sistem pendingin yang saling bekerja menjaga performa serta ketahanan perangkat.
  • Baterai besar dengan teknologi silicon carbon, layar AMOLED beresolusi rendah, dan chipset berukuran transistor kecil terbukti meningkatkan efisiensi penggunaan daya.
  • RAM bertipe LPDDR serta sistem pendingin seperti liquid cooling membantu menekan suhu dan konsumsi energi saat HP menjalankan aktivitas berat seperti gaming atau multitasking.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

HP atau smartphone merupakan perangkat elektronik yang sangat kompleks. Di dalamnya terdapat puluhan hingga ratusan komponen yang saling bekerja sama untuk memastikan fungsi berjalan dengan lancar. Tiap komponen juga punya kegunaannya masing-masing. Selain itu, tiap komponen juga berpengaruh terhadap efisiensi daya.

Jika HP menggunakan komponen berkualitas rendah maka efisiensi daya akan berkurang. Hal tersebut membuat HP tak bisa beroperasi dalam waktu yang lama dan kesehatan baterai bisa menurun secara drastis. Lantas, apa saja komponen HP yang berpengaruh besar terhadap efisiensi daya? Berikut daftarnya.

1. Baterai (semakin besar ukuran daya makin efesien)

ilustrasi baterai HP
ilustrasi baterai HP (unsplash.com/Lukenn Sabellano)

Dilansir blog resmi Motorola, baterai berukuran besar secara teori mampu memberikan daya tahan yang lebih lama. Hal tersebut dapat terjadi karena baterai besar mampu menyimpan banyak energi yang nantinya bisa meningkatkan daya tahan HP. Sekarang juga terdapat teknologi bernama baterai silicon carbon yang mampu memberikan kapasitas besar tanpa meningkatkan ukuran fisik baterai secara signifikan.

Meski begitu, ukuran atau kapasitas baterai tak selamanya bisa memberikan daya tahan yang sama. Sebagai contoh, dua perangkat dengan baterai berukuran sama (seperti 5000 mAh) bisa punya daya tahan yang berbeda. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti efisiensi chipset hingga optimalisasi software.

2. Layar (resolusi, panel, dan refresh rate berpengaruh pada baterai)

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Emiliano Cicero)

Ada banyak resolusi layar yang digunakan di HP, mulai dari HD, FHD, QHD, hingga UHD. Nah, semakin tinggi resolusinya, maka efisiensi dayanya akan makin buruk. Dilansir HONOR, layar QHD (1440p) punya konsumsi daya yang lebih boros sekitar 10-15 persen dibandingkan dengan layar beresolusi FHD (1080p). Hal serupa juga terjadi pada layar UHD (4K) yang lebih boros daripada layar QHD.

Selain resolusi layar, jenis panel layar yang digunakan juga berpengaruh. Masih dari laman HONOR, layar AMOLED umumnya bisa memberikan efisiensi daya yang lebih baik karena pikselnya bisa mati secara otomatis ketika menampilkan warna hitam. Refresh rate juga sangat berpengaruh. Semakin tinggi refresh rate, efisiensinya lebih buruk dan baterai bisa habis lebih cepat.

3. Chipset (efisiensi daya dipengaruhi oleh beberapa aspek)

MediaTek Dimensity 9500s
MediaTek Dimensity 9500s (mediatek.com)

Chipset tak hanya memengaruhi performa gaming atau kecepatan membuka aplikasi. Sebagai otak dari HP, chipset juga berpengaruh terhadap efisiensi dan daya tahan baterai. Laman uTechies menjelaskan bahwa ada beberapa aspek di chipset yang berpengaruh terhadap efisiensi, seperti besaran Thermal Design Power (TDP), ukuran transistor, dan manajemen pekerjaan.

Ukuran transistor pada chipset diukur dengan nanometer (nm) seperti 12 nm, 24 nm, 6 nm, dan 3 nm. Semakin kecil ukurannya, chipset makin efisien daya. TDP juga sama, semakin kecil angkanya, maka dayanya makin efisien. Konfigurasi core juga berpengaruh, di mana kehadiran core bikin chipset makin hemat daya.

4. RAM (jenis RAM HP dirancang untuk meningkatkan efisiensi)

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Phước Sang)

Dilansir SamMobile, sejak awal RAM HP sebenarnya sudah mengedepankan efisiensi daya. Hal tersebut tercermin dari penggunaan RAM bertipe Low-Power Double Data Rate (LPDDR) yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan efisiensi daya. Karena berfokus pada efisiensi, RAM LPDDR pada HP tak bisa di-upgrade atau ditambahkan. Selain soal jenis RAM, kapasitasnya juga berpengaruh pada efisiensi. Semakin besar kapasitas RAM yang digunakan, efisiensi dan daya tahan baterai menjadi semakin rendah. Namun, efeknya tak sebesar komponen lain.

5. Sistem pendingin (membuat suhu HP turun dan efisiensi meningkat)

ilustrasi HP
ilustrasi HP (unsplash.com/Triyansh Gill)

Sistem pendingin atau cooling system merupakan komponen yang dirancang untuk menurunkan suhu HP. Penurunan suhu bisa meningkatkan kinerja komponen lain dan secara tak langsung membuat daya lebih efisien. Sebab, suhu dingin membuat daya baterai tak banyak terkuras. Sistem pendingin di HP juga dibagi menjadi beberapa jenis, seperti liquid cooling, fan cooling, dan vapor chamber. Sistem pendingin sendiri biasanya sangat berpengaruh untuk meningkatkan efisiensi ketika kamu menjalankan pekerjaan berat seperti multitasking, rendering, dan gaming.

Ada banyak komponen HP yang berpengaruh besar terhadap efisiensi daya, membuktikan bahwa HP merupakan perangkat dengan sistem yang sangat kompleks. Semua komponen tersebut tak bekerja sendiri, tapi saling mendukung dan bekerja beriringan. Kombinasi antara tiap komponen juga mampu meningkatkan kinerja HP, entah itu dari sisi performa hingga pengalaman penggunaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More