- Pilih menu 'Settings' > 'General' > 'About'
- Perhatikan kode model (Model Number) di bagian akhir, tepat sebelum tulisan “/A”.
- Jika tertulis PA/A atau ID/A, itu menandakan iPhone iBox resmi Indonesia.
- Apabila kodenya LL/A, ZP/A, ZA/A, JA/A, perangkat tersebut termasuk iPhone inter.
Cara Membedakan iPhone Inter dan iBox dengan Mudah

- Cara membedakan iPhone inter dan iBox bisa dilakukan lewat pengaturan dengan melihat kode model iPhone.
- Perbedaan iPhone inter dan iBox paling krusial ada pada status IMEI dan garansi.
- Phone iBox memiliki IMEI terdaftar dan garansi resmi Apple Indonesia, sementara iPhone inter berisiko diblokir dan garansinya terbatas.
Cara membedakan iPhone inter dan iBox harus diketahui, apalagi saat kamu akan membeli iPhone. Jika memahami perbedaannya, kamu pun lebih mudah menentukan pilihan ketika menemukan harga iPhone yang lebih murah dari pasaran.
Terlebih, perbedaan iPhone inter dan iBox tidak selalu terlihat dari luar. Padahal, dampaknya besar untuk pemakaian jangka panjang. Salah pilih iPhone bisa berujung masalah seperti perangkat tidak legal.
Lewat artikel ini, kamu akan tahu cara membedakan iPhone inter dan iBox secara praktis. Jika memahami ciri iPhone inter dan ciri iPhone iBox sejak awal, kamu pun bisa menghindari risiko dapat iPhone yang tidak sesuai kebutuhan.
Table of Content
Bagaimana cara membedakan iPhone inter dan iBox?

Untuk mengetahui bagaimana cara membedakan iPhone inter dan iBox, kamu perlu melihat beberapa indikator yang bisa diverifikasi secara langsung. Jadi, bukan hanya informasi dari klaim penjual.
Perbedaan ini penting karena menyangkut legalitas perangkat, kelancaran sinyal, dan perlindungan garansi saat iPhone digunakan nanti. Dengan memahami pengecekan yang tepat, kamu bisa menilai jenis iPhone secara objektif sebelum memutuskan beli.
Nah, berikut ini adalah daftar cara membedakan iPhone iBox dan inter. Simak dengan baik.
1. Cek kode model iPhone lewat menu Pengaturan
Cara cepat untuk membedakan iPhone inter dan iBox adalah melalui menu Pengaturan. Metode ini bisa dilakukan langsung dari perangkat tanpa perlu aplikasi tambahan. Karena itu, pengecekan lewat Pengaturan sering dijadikan langkah awal sebelummbeli iPhone baru maupun bekas.
Melalui menu ini, kamu bisa melihat kode model iPhone yang menunjukkan wilayah distribusi resmi. Dari sinilah perbedaan iPhone inter dan iBox bisa diketahui dengan cukup akurat.
Cek kode model iPhone:
Misalnya, LL/A kode iPhone apa? iPhone dengan kode tersebut berasal dari Amerika Serikat atau Kanada. Jadi, kode model iPhone menunjukkan wilayah distribusi awal perangkat. Karena iPhone iBox didistribusikan resmi di Indonesia, kodenya disesuaikan dengan wilayah lokal.
2. Cek status IMEI
Selain kode model, status IMEI menjadi faktor krusial dalam membedakan iPhone inter dan iBox. IMEI adalah nomor identitas unik setiap ponsel yang menentukan apakah perangkat diakui oleh sistem telekomunikasi Indonesia.
Perbedaan status IMEI inilah yang sering berdampak langsung pada sinyal. Jika IMEI bermasalah, iPhone bisa kehilangan akses jaringan seluler. Karena itu, pengecekan IMEI wajib dilakukan sebelum transaksi.
Sebelum beli iPhone, pastikan IMEI iPhone iBox sudah terdaftar Kemenperin. Selain itu, IMEI yang terdaftar menunjukkan bahwa pajak dan administrasi impor sudah dipenuhi sesuai aturan.
Jadi, sinyal seluler aman digunakan di semua operator Indonesia jika IMEI terdaftar. Risiko pemblokiran jaringan juga hampir tidak ada karena perangkat sudah legal.
Risiko IMEI iPhone inter tidak terdaftar:
- Banyak iPhone inter belum terdaftar resmi di sistem pemerintah.
- Perangkat bisa mengalami kondisi tidak memiliki layanan setelah periode tertentu.
- Harus dicek manual melalui situs IMEI Kemenperin untuk memastikan statusnya.
Inilah alasan utama kenapa iPhone inter sering disebut memiliki risiko legalitas lebih tinggi dibanding iPhone iBox.
3. Cek perbedaan garansi

Garansi menjadi pembeda penting, tapi tak jarang baru disadari setelah iPhone digunakan beberapa bulan. Pasalnya, banyak pembeli baru menyadari perbedaannya saat perangkat mengalami masalah teknis.
Untuk itu, memahami jenis garansi harus diperhatikan. Sebab, perbedaan iPhone inter dan iBox dari sisi garansi berpengaruh langsung pada biaya dan kemudahan servis.
Garansi resmi iPhone iBox
- Garansi resmi Apple Indonesia.
- Bisa diklaim di Authorized Service Provider seperti iBox dan Digimap.
- Berlaku nasional dan terintegrasi dengan sistem Apple.
Garansi iPhone inter terbatas
- Umumnya hanya garansi toko atau distributor tidak resmi.
- Garansi internasional sering kali tidak berlaku di Indonesia.
- Biaya perbaikan bisa lebih mahal jika terjadi kerusakan.
4. Cek kemasan iPhone iBox dan inter
Kemasan (dus) sering dianggap sepele, padahal bisa menjadi petunjuk untuk membedakan iPhone inter dan iBox. Dari dus dan kelengkapan dokumen, kamu bisa melihat apakah perangkat tersebut memang ditujukan untuk pasar Indonesia atau tidak.
Perbedaan ini biasanya terlihat jelas jika dibandingkan secara langsung.
Ciri kemasan iPhone iBox
- Label dan informasi produk berbahasa Indonesia.
- Buku petunjuk penggunaan dalam bahasa Indonesia.
- Segel resmi dari distributor Apple Indonesia, misalnya iBox atau Erajaya.
- Biasanya, ada segel green peel pada produk iBox baru.
Ciri kemasan iPhone inter
- Label menggunakan bahasa asing.
- Dus bisa berbeda atau berasal dari unit rekondisi.
- Ada unit yang sudah tidak memakai plastik pelindung bawaan.
5. Bandingkan harga

Harga memang menjadi alasan utama kenapa banyak orang tertarik dengan iPhone inter. Selisih harga yang cukup jauh membuat calon pembeli tergoda tanpa mempertimbangkan risikonya. Padahal, perbedaan harga ini tidak terjadi tanpa sebab.
Memahami alasan di balik harga bisa membantu kamu mengambil keputusan yang lebih rasional. Sebab, iPhone inter yang dijual lebih murah belum tentu menawarkan keamanan penggunaan jangka panjang di Indonesia.
- iPhone iBox umumnya lebih mahal karena melewati jalur distribusi resmi, termasuk pajak dan bea masuk yang berlaku.
- iPhone inter cenderung lebih murah karena masuk melalui jalur impor di luar distributor resmi Apple Indonesia.
- Harga yang lebih rendah sering diikuti risiko pada aspek legalitas perangkat dan keterbatasan garansi.
Tabel perbedaan iPhone iBox dan iPhone inter
Aspek Perbandingan | iPhone iBox | iPhone Inter |
|---|---|---|
Jalur distribusi | Distributor resmi Apple Indonesia (iBox, Digimap) | Impor dari luar negeri di luar distributor resmi |
Kode model | PA/A, ID/A | LL/A, ZP/A, ZA/A, JA/A, dan kode negara lain |
Status IMEI | Terdaftar di database Kemenperin | Berisiko belum terdaftar |
Risiko sinyal | Aman digunakan di semua operator | Berpotensi no service jika IMEI bermasalah |
Garansi | Garansi resmi Apple Indonesia | Umumnya garansi toko atau tidak bergaransi |
Klaim garansi | Bisa di Apple Authorized Service Provider | Tidak bisa klaim resmi Apple Indonesia |
Kemasan | Memiliki stiker resmi dari iBox | Tidak terdapat stiker resmi iBox |
Harga | Lebih mahal | Lebih murah |
Risiko | Rendah | Lebih tinggi |
Cocok untuk siapa | Pengguna yang ingin aman dan praktis | Pengguna yang siap menanggung risiko |
Tips aman sebelum membeli iPhone inter atau iBox
Sebelum memutuskan membeli iPhone, ada beberapa langkah penting yang sebaiknya selalu kamu lakukan agar tidak salah pilih. Langkah-langkah ini membantu meminimalkan risiko, terutama jika kamu sedang mempertimbangkan iPhone inter yang harganya lebih murah dari pasaran.
- Cek kode model iPhone langsung di menu pengaturan untuk mengetahui asal distribusinya.
- Pastikan IMEI terdaftar di situs resmi Kemenperin agar perangkat bisa digunakan tanpa risiko pemblokiran sinyal.
- Tanyakan jenis dan masa berlaku garansi secara detail, termasuk lokasi klaim jika terjadi kerusakan.
- Bandingkan harga dengan pasaran untuk menghindari penawaran yang tidak masuk akal.
Langkah-langkah ini memang sederhana. Namun, caranya sangat menentukan keamanan pembelian dan kenyamanan penggunaan iPhone.
Kesimpulan
Cara membedakan iPhone inter dan iBox cukup sederhana jika kamu tahu apa saja yang perlu cek. Perbedaan utama terlihat dari kode model, status IMEI, jenis garansi, kemasan, dan harga.
iPhone iBox didistribusikan resmi di Indonesia sehingga IMEI terdaftar dan garansinya bisa diklaim di Apple Authorized Service Provider. Sebaliknya, iPhone inter umumnya masuk lewat jalur di luar distributor resmi Indonesia, sehingga berisiko mengalami masalah sinyal dan keterbatasan garansi.
Jadi, sebelum tergiur harga murah, pastikan kamu sudah melakukan pengecekan dasar agar tidak menyesal di kemudian hari, ya. Jika butuh informasi lain seputar iPhone, baca artikel IDN Times!
FAQ seputar cara membedakan iPhone inter dan iBox
| Bagaimana cara cek iPhone inter atau iBox lewat Pengaturan? | Kamu bisa mengeceknya lewat Pengaturan > Umum > Mengenai, lalu melihat kode model. Kode PA/A atau ID/A menandakan iPhone iBox. |
| Kalau iPhone iBox, kodenya apa? | iPhone iBox resmi Indonesia menggunakan kode model PA/A atau ID/A yang menandakan distribusi untuk pasar Indonesia. |
| Apakah iPhone inter aman digunakan di Indonesia? | iPhone inter bisa digunakan, tetapi berisiko kehilangan sinyal jika IMEI tidak terdaftar resmi di database pemerintah. |
Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan bantuan AI dan telah melalui proses editing oleh tim content IDN Times.




![[QUIZ] Tebak Logo Merek HP, Seberapa Tech Geek Kamu?](https://image.idntimes.com/post/20240306/kuis-tebak-merek-hp-4c2a87306ee081fd96bf82ddf8690732.jpg)













