Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Chipset Kelas Menengah Murah yang Bisa Merekam Video 4K

MediaTek Dimensity 7300
MediaTek Dimensity 7300 (motorola.com)
Intinya sih...
  • Kini banyak chipset kelas menengah murah mampu mendukung perekaman video resolusi tinggi hingga 4K, sehingga fitur ini tidak hanya eksklusif di perangkat premium saja.
  • Makin banyak chipset mendukung perekaman video 4K 30 FPS dan dipasangkan di smartphone dengan harga lebih terjangkau.
  • Chipset-chipset ini juga dilengkapi ISP dan fitur AI yang meningkatkan kualitas video seperti dynamic range dan noise reduction sehingga cocok untuk pencinta fotografi dan videografi pemula atau content creator dengan budget terbatas.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Fungsi smartphone tak terbatas pada komunikasi atau hiburan. Perangkat tersebut juga bisa digunakan untuk merekam video, serupa dengan kamera profesional. Kemampuan perekaman video disokong oleh chipset. Jika memiliki chipset berkualitas maka smartphone mampu merekam video di resolusi tinggi, mulai dari 1080p, 2K, hingga 4K.

Menariknya, kamu tak perlu mencari chipset kelas atas untuk merekam video 4K. Sebab, ada banyak chipset kelas menengah murah yang bisa merekam video 4K. Beberapa di antaranya adalah MediaTek Dimensity 7300 dan Snapdragon 7s Gen 3. Penasaran gimana kemampuan dan performa semua chipset tersebut? Ulik di bawah ini, yuk!

1. MediaTek Dimensity 7300

MediaTek Dimensity 7300
MediaTek Dimensity 7300 (i.mediatek.com)

MediaTek Dimensity 7300 merupakan chipset kelas menengah yang dirilis pada 2024. Chipset ini sering dipakai pada HP Rp3 juta--4 jutaan seperti POCO X7, Motorola Edge 60 Fusion, TECNO Pova Curve 5G, dan TECNO Camon 40 Pro 5G. MediaTek Dimensity 7300 menggunakan fabrikasi 4nm, GPU Mali-G615 MP2, dan clock speed mencapai 2.5 GHz.

Dilansir NanoReview, chipset ini mampu merekam video di 4K 30 FPS serta mendukung kamera beresolusi 200MP. Ia dilengkapi ISP bernama MediaTek Imagiq 950 dengan teknologi 12-bit HDR-ISP. ISP tersebut memiliki kemampuan noice reduction, face detection, dan HDR tingkat tinggi. MediaTek juga mengeklaim kalau chipset ini memiliki dynamic range yang tiga kali lebih luas dari kompetitor.

2. MediaTek Dimensity 7400

MediaTek Dimensity 7400
MediaTek Dimensity 7400 (motorola.com)

MediaTek Dimensity 7400 merupakan versi upgrade dari Dimensity 7300 dengan perubahan minor. Laman resmi MediaTek menjelaskan kalau MediaTek Dimensity 7400 masih menggunakan ISP magiq 950 ISP dengan kemampuan yang mirip dengan pendahulunya. Namun, chipset ini punya fitur tambahan, yaitu end-to-end HDR yang mampu meningkatkan kemampuan dynamic range. Resolusi perkemanannya juga sama, yaitu 4K 30 FPS. Selain di sisi kamera, Dimensity 7400 juga punya clock speed yang sedikit lebih tinggi, yaitu 2.6 GHz.

3. Snapdragon 7s Gen 3

Snapdragon 7s Gen 3
Snapdragon 7s Gen 3 (qualcomm.com)

Dari MediaTek beralih ke Qualcomm, tepatnya ke Snapdragon 7s Gen 3. Chipset ini dirancang sebagai versi toned down dari Snapdragon 7 Gen 3 yang berada satu tingkat di atasnya. Kemampuan Snapdragon 7s Gen 3 mencakup perekaman video 4K 30 FPS, mendukung tiga codec video (H.264, H.265, dan VP9), serta bisa dipasangkan dengan kamera beresolusi 200MP.

Laman Qualcomm menjelaskan kalau Qualcomm Spectra Triple ISP di chipset ini sudah terintegrasi dengan AI. Hal tersebut membuatnya dibekali banyak fitur, seperti AI Remosaic hingga AI Video Re-Touch. Semua fitur tersebut bisa meningkatkan ketajaman, dynamic range, dan warna yang lebih vivid. REDMI Note 13 Pro Plus dan iQOO Z10 dengan harga Rp3 juta--5 jutaan jadi dua HP yang menggunakan chipset.

4. Snapdragon 6 Gen 3

Snapdragon 6 Gen 3
Snapdragon 6 Gen 3 (gsmarena.com)

realme 14, realme P3, dan Samsung Galaxy A36 yang dibanderol sekitar Rp3 juta--5 jutaan merupakan beberapa HP yang menggunakan Snapdragon 6 Gen 3. Laman GSMAren menjelaskan kalau Snapdragon 6 Gen 3 memiliki kemampuan untuk merekam video di resolusi maksimal 4K 30 FPS. Namun, ia juga mampu merekam di 1080p 60 FPS untuk video yang lebih mulus.

Kemampuan perekaman video tersebut juga didukung oleh Spectra ISP dan fitur AI De-Noising (AIDE) yang mampu menghilangkan noise dengan maksimal. Qualcomm juga menjelaskan kalau Snapdragon 6 Gen 3 memiliki kemampuan low light yang baik serta peningkatan kontras pada foto. Performa chipset ini juga cukup tinggi dengan skor AnTuTu v10 mencapai 620 ribuan.

5. Snapdragon 6 Gen 1

Snapdragon 6 Gen 1
Snapdragon 6 Gen 1 (qualcomm.com)

Snapdragon 6 Gen 1 menjadi salah satu chipset dengan perekaman 4K 30 FPS termurah di daftar ini. Sebab, kamu bisa membelinya di HP Rp2 juta--3 jutaan seperti di iQOO Z9x dan OPPO Reno 14F 5G. Namun, Snapdragon 6 Gen 1 tetap mumpuni berkat kehadiran Qualcomm Spectra triple 12-bit ISP, dukungan resolusi 200MP, kemampuan HDR video komputasional, dan mampu mempertahankan ketajaman gambar saat melakukan zooming. Chipset ini juga mampu menangkap jaringan 5G, bisa dipasangkan dengan penyimpanan bertipe UFS 3.1, dan pakai GPU Adreno 710.

Semoga rekomendasi beberapa chipset kelas menengah murah yang bisa merekam video 4K di atas bisa menjadi acuan kamu dalam memiliki chipset atau smartphone berkualitas. Karena kemampuan perekamannya, semua chipset tersebut sangat cocok untuk pencinta fotografi, videografi, hingga content creator pemula yang tidak memiliki banyak budget.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Tech

See More

Cara Screen Record iPhone, Bisa Merekam saat Video Call

16 Feb 2026, 15:12 WIBTech